Remaja Kini Mulai Terkena Hipertensi, Pakar: Gaya Hidup yang Tak Sehat

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 Oktober 2025, 17:37 WIB
Ilustrasi hipertensi. (Sumber: halodoc)

Ilustrasi hipertensi. (Sumber: halodoc)

Techverse.asia - Hipertensi atau tekanan darah tinggi erat kaitannya dengan usia lanjut. Semakin tua usia seseorang, maka memiliki kemungkinan untuk kena hipertensi semakin tinggi. Namun, kejadian hipertensi saat ini mengalami perubahan, semakin lama mulai merambat pada usia yang lebih muda dibandingkan beberapa dekade lalu.

Terlebih hipertensi dikenal dengan istilah the silent killer atau penyakit yang membunuh secara diam-diam. Pasalnya, seringkali hipertensi tidak menimbulkan gejala yang jelas hingga membuat penderita tidak menyadarinya.

Baca Juga: Apple Watch Series 11 Mampu Deteksi Hipertensi, Tersedia 2 Ukuran

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2023 menunjukkan jumlah penyandang hipertensi secara global mencapai 33 persen, artinya satu dari tiga orang penduduk di dunia mengalami hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan pada tahun ini akan mencapai 1,5 miliar orang.

Guru Besar dan Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. dr. Fatwa Sari Tetra Dewi menanggapi bahwa hipertensi yang kini mulai menyerang anak muda tidak hanya berasal dari faktor genetik, tapi didukung dengan faktor perilaku hidup yang kurang sehat.

Beberapa perilaku seperti merokok, pola makan yang tinggi lemak, natrium, kurangnya konsumsi sayur dan buah, kurangnya aktivitas fisik serta stres yang cukup tinggi dapat menjadi penyebab hipertensi di usia muda.

Baca Juga: Yup: Bank Digital Indonesia Kantongi Pendanaan Sebesar Setengah Triliun Rupiah

“Faktor genetik saja tidak cukup menerangkan terjadinya hipertensi yang mulai pada usia-usia yang lebih muda, yang lebih banyak terjadi adalah faktor perilaku hidup yang kurang sehat,” jelasnya, Jumat (3/10/2025).

Selain faktor perilaku hidup, sambungnya, pemeriksaan rutin harus tetap dilakukan walaupun di usia yang muda, karena hipertensi baru akan diketahui setelah adanya pemeriksaan. Hal ini didukung dengan program pemerintah yang menyelenggarakan pemeriksaan screening di populasi agar penderita dapat segera diketahui yang menderita hipertensi dan segera ditangani dengan baik.

“Anak-anak muda tidak menyadari kalau mereka menderita hipertensi karena masih merasa sehat dari sisi kemampuan tubuh,” katanya.

Fatwa menambahkan bahwa pengendalian hipertensi yang paling efektif itu dilakukan seawal mungkin, dimulai saat masih dini dengan menanamkan perilaku hidup sehat.

Baca Juga: Pembuluh Darah Pecah: Salah Satu Efek Buruk Tekanan Darah Tinggi

Dalam hal ini, keluarga menjadi peran penting dalam penanganan hipertensi, mulai dari menyediakan makanan sehari-hari yang seimbang, memperkenalkan olahraga atau kegiatan yang termasuk aktivitas fisik mulai dari yang ringan hingga yang berat, serta pengelolaan stress yang baik.

“Pola asuh yang demokratis, tidak instruktif pada anak-anak akan mempengaruhi resiliensi mereka,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Profesor Fatwa juga menekankan untuk mengelola hipertensi dengan baik pada anak-anak remaja memang harus diselenggarakan dan memiliki kerjasama yang baik dengan semua pihak yang bersangkutan.

Bagi remaja, perubahan pola hidup sehat pun tidak bisa secara langsung, jadi perubahannya tidak terlalu mendadak dan tetap enjoy dalam melakukannya. “Perilaku hidup bersih yang sehat sebetulnya kan sudah lama, hanya saja bagaimana kita mau bergerak bersama itu yang penting,” kata dia.

Baca Juga: Bukan Hanya Tekanan Darah Tinggi, Terlalu Banyak Konsumsi Garam Bikin Susah Tidur

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.
Automotive16 Juni 2026, 17:14 WIB

All New Lexus ES Segera Meluncur di Indonesia pada Juli 2026

Selain tersedia dalam tipe BEV, mobil ini juga akan tersedia dalam model HEV.
Lexus ES. (Sumber: Lexus)