Bukan Hanya Tekanan Darah Tinggi, Terlalu Banyak Konsumsi Garam Bikin Susah Tidur

Uli Febriarni
Selasa 13 September 2022, 18:53 WIB
too much salt / freepik

too much salt / freepik

Garam merupakan bumbu masakan yang memberikan rasa asin pada makanan. Terdiri dari 40% natrium dan 60% klorida, garam yang dikonsumsi dalam jumlah tertentu dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Karena natrium merupakan zat yang dibutuhkan manusia. Tapi....yang tidak sehat adalah memakan garam dalam jumlah berlebih.

Efek Ketika Tubuh Kita 'Mabuk Garam'

Ahli Diet Julia Zumpano dalam tulisan di laman Cleveland Clinic mengatakan, ada beberapa tanda pada tubuh yang menjadi penunjuk bahwa kita sudah terlalu banyak mengonsumsi garam atau asupan natrium dalam badan kita terlalu tinggi

  • Kembung

Natrium itu punya sifat menarik air. Jika kita makan banyak kudapan asin, tanpa disadari bagian perut dan mata membengkak. Bahkan sesekali, bila mau menengok cermin, bengkak tersebut terlihat juga di bagian kaki dan jemari tangan. Pembengkakan yang terjadi, merupakan respon tubuh menahan lebih banyak air untuk menjaga keseimbangan kadar air dalam tubuh.

  • Haus dan Dehidrasi

Sodium yang dikandung garam membantu keseimbangan cairan dalam tubuh, akan tetapi jika asupan garam terlalu tinggi. Untuk diketahui, tubuh memerlukan lebih banyak cairan untuk membersihkan jaringan-jaringan. Tujuannya agar otot dan organ-organ lain bisa berfungsi baik. Jika kita sedang tidak minum cukup air dan di waktu sama mengonsumsi makan dan minuman mengandung garam berlimpah, maka tubuh akan menarik cairan dari sel-sel. Kondisi ini menyebabkan dehidrasi.

  • Tekanan Darah Naik

Efek yang satu ini sudah hafal di luar kepala ya? Jika kita makan terlalu banyak natrium, maka yang terjadi ada lebih banyak air masuk ke aliran darah. Volume darah yang lebih besar mendorong dinding pembuluh darah, menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

  • Kualitas tidur buruk

Makan terlalu banyak garam dapat mengganggu tidur, terutama jika kita mengonsumsinya saat malam hari. Rasa haus yang muncul akan membuat kita terus menenggak air minum. Padahal banyak minum akan membuat kita keluar-masuk kamar mandi di malam hari. Sangat mengganggu usaha keras kita untuk memejamkan mata.

  • Fungsi Ginjal Terganggu

Mengonsumsi garam berlebih bisa mengganggu fungsi ginjal. Ginjal bertugas menyingkirkan produk-produk beracun, menjaga keseimbangan cairan dan mengontrol produksi sel-sel darah merah. Konsumsi garam terlalu banyak bakal menambah protein dalam ginjal dan meningkatkan risiko muncul batu ginjal. Serapan garam yang tinggi bisa membuat urin menjadi lebih kental dan berwarna kuning tua.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Yogyakarta Kembangkan Aplikasi Pemantauan Gejala Akibat Kemoterapi untuk Anak

  • Otot kejang

Konsumsi garam terlalu banyak juga berefek pada keseimbangan sodium dan potasium dalam tubuh. Jika itu terjadi, kita bisa menderita kejang pada otot dan diiringi dengan rasa sakit.

Bagaimana Cara Membuang Kelebihan Garam Dalam Tubuh?

  • Hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk mengurangi kelebihan kadar garam dalam tubuh adalah berolahraga dan bergerak. Karena itu akan membuat tubuh kita secara alami berkeringat, mengeluarkan air mata, buang air kecil.
  • Ke sauna, menjadi langkah alternatif untuk yang malas bergerak, tapi tetap ingin berkeringat 'mengeluarkan garam'
  • Minum cukup air putih dan sayur serta buah yang punya banyak serat. Selain itu, tidak menahan keinginan buang air kecil

Nah, ingat terus kata Lee Seung Gi ya, "Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk tidak makan lebih dari dua ribu miligram sodium setiap hari. Jika Anda terus mengonsumsi banyak sodium setiap hari, ketika berusia 50 tahun atau lebih akan cenderung mengalami tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung. Bahkan bisa menyebabkan penyakit Alzheimer," kata sosok pemeran Kim Jeong Ho dalam drama The Law Cafe itu.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.