Ajak Anak Mainkan Game Edukatif dengan Gerakan Tangan

Uli Febriarni
Jumat 26 Januari 2024, 20:22 WIB
seorang anak usia PAUD sedang mencoba memainkan gim edukasi menggunakan hand gesture recognition (Sumber: ITS)

seorang anak usia PAUD sedang mencoba memainkan gim edukasi menggunakan hand gesture recognition (Sumber: ITS)

Mencari game edukatif bagi anak, bukanlah hal mudah. Terlebih, jika goals yang ingin didapatkan adalah: mereka bisa memainkan game ramah anak, bermuatan edukasi, sekaligus memicu tubuh mereka aktif bergerak.

Namun demikian, kini para orang tua bisa memanfaatkan game edukasi yang dikembangkan oleh tim kolaborasi dosen dan mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro dan Departemen Teknik Komputer Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Tim tersebut berhasil menemukan game edukatif berbasis gerakan tangan untuk anak usia dini.

Inovasi ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) melalui program Special Interest Group on Humanitarian Technology (SIGHT).

Baca Juga: Cara Menggunakan Pixel 8 Pro Sebagai Termometer

Wakil ketua tim game ITS, Feby Artwodini Muqtadiroh, mengungkap pentingnya pilihan metode pembelajaran yang tepat bagi perkembangan anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pemilihan metode pembelajaran yang tepat menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

"Kami menawarkan game edukasi dengan pemanfaatan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan pengalaman belajar anak-anak," ungkapnya, seperti dikutip dari laman universitas, Jumat (26/1/2024).

Lebih lanjut, mahasiswa doktoral ITS tersebut menjelaskan, inovasi yang berjudul Smart Game Based on Cultural Wisdom for Kidpreneur Learning ini merupakan sebuah paket pembelajaran berupa permainan gim edukasi.

Baca Juga: Samsung Galaxy S24 dan S24 Plus Pakai Chip Exynos 2400, Bukan Snapdragon 8 Gen 3

Baca Juga: Pasar Otomotif 2024, LCGC dan LMVP Bakal Dominasi Penjualan

Game ini menggunakan teknologi hand gesture (gestur tangan) dengan kamera sebagai antarmuka. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan dalam kemajuan teknologi pada computer vision, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara augmented reality (AR).

Tak hanya memanfaatkan teknologi, inovasi ini juga membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

"Dalam memainkan game ini, pemain diharuskan untuk berinteraksi langsung dengan melakukan gerakan tangan yang tepat. Dengan interaksi secara langsung, kita juga dapat meningkatkan keterampilan motorik halus siswa," tambah mahasiswa yang mengembangkan game ini bersama Eko Mulyanto Yuniarno ini.

Baca Juga: GorryWell Kembangkan Kecerdasan Buatan, Bisa Analisis Pola Tidur hingga Tingkat Stres

Baca Juga: Seagate Rilis Mozaic 3 Plus, Terobosan Volume Ramp Hard Drive

Poin menarik lainnya, game ini dibalut dengan berbagai jenis materi permainan edukatif seperti matematika, bahasa, dan logika.

Tema yang dipilih juga mencakup aspek budaya, lingkungan, dan cinta pada negara, sehingga memungkinkan para guru di sekolah untuk dapat memperkaya pengalaman belajar siswa.

"Hal inilah yang nantinya akan mendasari perkembangan kognitif secara akademik maupun aspek sosial yang lebih baik pada anak-anak," urainya.

Feby dan timnya berhasil mengimplementasikan inovasi ini di Puri Cendekia Islamic Entrepreneur School di Surabaya, sebuah sekolah yang menekankan nilai-nilai kewirausahaan dan Islami untuk anak usia dini.

Pemilihan sekolah didasarkan pada keunikannya yang menerima semua siswa dari berbagai latar belakang. Feby berharap timnya dapat membantu lebih banyak sekolah dengan paket pembelajaran ini.

Baca Juga: Lenovo Tab M11, Tablet Ramah Anak dengan Kids Space

Baca Juga: ASUS Rilis 3 Laptop Khusus untuk Anak-anak, Ini Tipenya

Dengan dukungan dana yang diterima, Feby dan tim berhasil menyelesaikan inovasi ini hingga sekarang sudah siap untuk digunakan.

Inovasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk kepentingan sekolah, namun diharapkan juga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas dalam pengembangan pendidikan anak usia dini.

"Ke depannya, semoga inovasi dapat terus kami kembangkan dengan menyesuaikan jenis permainannya sesuai kebutuhan siswa," imbuhnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle16 Juni 2026, 16:03 WIB

ASICS x Isa Boulder Hadirkan Siluet Hypersync dengan Sentuhan Khas Bali

Sepatu ini bisa kamu beli secara online atau datang ke Potato Head Bali.
ASICS x Isa Boulder. (Sumber: ist)
Techno16 Juni 2026, 15:16 WIB

Marshall Meluncurkan Headphone Milton ANC, Harganya Rp4 Juta

Perangkat wearable ini menjanjikan daya baterai hingga 80 jam dengan mode ANC non-aktif.
Marshall Milton ANC.
Travel16 Juni 2026, 14:58 WIB

Kerontjong Pesisir 2026 Digelar di Pantai Cangkring Bantul, Ini Daftar Musisinya

Acara ini menggaungkan senandung muda-mudi dan menggeliatkan perekonomian sekitar.
Kerontjong pesisir yang akan digelar di Pantai Cangkring Bantul. (Sumber: istimewa)
Techno15 Juni 2026, 18:02 WIB

Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur ini dapat menghasilkan ide konten berdasarkan tren viral terkini.
Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)
Automotive15 Juni 2026, 17:20 WIB

Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Hadir di Indonesia

MX King 150 Prima Pramac livery sebagai partner bermobilitas paling ganteng dan paling kenceng.
Yamaha MX King 150 Prima Pramac. (Sumber: yamaha)
Techno15 Juni 2026, 16:52 WIB

Sony WH-1000XM6 Sandstone Dipasarkan Rp7,5 Juta

Warna Sandstone sebagai tambahan terbaru pada jajaran WH-1000XM6.
Sony WH-1000XM6 Sandstone. (Sumber: null)
Hobby15 Juni 2026, 16:43 WIB

Review Backrooms: Manifestasi Pikiran Manusia dalam Lorong Tak Berujung

Film ini dibuat oleh seorang Youtuber yang usianya baru 20 tahun.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno15 Juni 2026, 15:51 WIB

Rasio Klik-Tayang Anjlok, Google Meluncurkan Fitur Profil Pencarian

Hal ini disebabkan oleh ringkasan AI yang berdampak terhadap penurunan tajam dalam lalu lintas dan rujukan.
Google Search Profiles. (Sumber: ist)
Lifestyle15 Juni 2026, 15:34 WIB

Esports Foundation Resmi Buka Program Kreator untuk Streaming EWC dan ENC 2026

Pendaftaran telah dibuka bagi para kreator di seluruh dunia.
Program kreator 2026. (Sumber: ist)
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)