Honda Resmi Mengumumkan Setop Produksi 3 Mobil Listrik

Rahmat Jiwandono
Senin 16 Maret 2026, 14:17 WIB
Honda 0 Saloon Prototype (Sumber: Honda)

Honda 0 Saloon Prototype (Sumber: Honda)

Techverse.asia - Honda telah mengumumkan pembatalan tiga mobil listrik yang padahal akan segera diproduksi di pusat produksi kendaraan elektrik (EV Hub) di Ohio, Amerika Serikat (AS). Ya, perusahaan secara resmi membatalkan SUV dan sedan 0 Series, serta Acura RSX, dengan alasan "situasi pendapatan yang sangat menantang."

Produsen mobil Jepang ini, yang gagal melakukan merger dengan Nissan tahun lalu, menyatakan bahwa pihaknya memperkirakan akan mengalami kerugian bersih sebesar ¥360 miliar hingga ¥630 miliar pada tahun fiskal yang berakhir bulan ini.

Itu yang, menurut laporan The Financial Times, akan menjadi kerugian tahunan pertama Honda sejak menjadi perusahaan publik 50 tahun yang lalu.

Baca Juga: BYD Perkenalkan Pengisian Daya Cepat untuk Mobil Listriknya, Hanya 4 Menit Baterai Terisi Penuh

Honda sebagian menyalahkan penghapusan kredit pajak kendaraan listrik federal, pelonggaran peraturan bahan bakar fosil, dan tarif AS atas keputusan tersebut. Perusahaan mengatakan permintaan AS untuk kendaraan listrik telah melambat karena perubahan kebijakan itu.

Honda, yang sedang bergulat dengan tarif Presiden AS Donald Trump, telah menjadi salah satu produsen mobil paling agresif dalam mengejar kendaraan elektrik.

Perusahaan tersebut menyatakan untuk menargetkan 30 EV baru pada 2030 mendatang dengan penjualan dua juta unit, penjualan mobil tanpa emisi 100 persen pada 2040, dan netralitas karbon “untuk semua produk dan aktivitas perusahaan” pada 2050. Kekinian mereka malah encatat kerugian atas investasi EV sebesar ¥340 miliar - ¥570 miliar.

Baca Juga: Mobil Listrik Honda 0 Series Dipamerkan di CES 2024, Ini 2 Tipenya

Sementara itu di China, perusahaan tersebut mengakui tidak dapat menandingi nilai yang ditawarkan oleh produsen baru yang membangun kendaraan berbasis perangkat lunak dengan siklus produksi yang lebih pendek. CEO Honda Toshihiro Mibe mengatakan pada konferensi pers bahwa pergeseran permintaan telah membuat profitabilitas EV sangat sulit.

“Kami tidak mampu menghadirkan produk yang menawarkan nilai uang yang lebih baik daripada produsen EV baru, yang mengakibatkan penurunan daya saing,” katanya.

Dengan begitu, Honda akan mengalihkan sumber daya ke arah hibrida generasi berikutnya dan hanya akan memasarkan mobil listrik ketika permintaan membenarkannya. Perusahaan juga membagikan rencana untuk berekspansi di India, di mana mereka memperkirakan pasar hibrida akan berkembang.

Honda sebelumnya telah memamerkan ketiga model tersebut, dan mengklaimnya hampir siap produksi di CES 2025. Di event ini, Honda 0 SUV dan Honda 0 Saloon resmi diperkenalkan. Model produksi berdasarkan kedua prototipe tersebut akan diluncurkan di Amerika Utara pada tahun ini, lalu diikuti oleh pasar global.

Baca Juga: 5 Nilai Inti di Kendaraan Elektrik Honda 0 Series

Apa arti Honda sebenarnya?

Honda sedang menghadapi krisis identitas. Pada intinya, Honda adalah perusahaan mesin pembakaran internal. Mereka membuat mesin yang sangat bagus, dan hal itu mulai kurang penting. Ciri-ciri lain dari mobil-mobilnya juga sedang diserang.

Selama bertahun-tahun, perusahaan ini membanggakan diri sebagai pembuat mobil yang berorientasi pada pengemudi. Mobil-mobilnya ringan, efisien, dan mudah dikendalikan. Tetapi ketika mobil tersebut dapat mengemudi sendiri, apa arti sebenarnya dari "mobil yang berorientasi pada pengemudi"?

Mengesampingkan otonomi, bisa diasumsikan bahwa pasar untuk mobil yang berorientasi pada pengemudi memang terbatas. Orang-orang tertarik pada Honda karena keandalannya dan harganya yang wajar. Fakta bahwa mobil-mobil tersebut mudah dikendalikan hanyalah bonus tambahan, mungkin membantu konsumen dalam memilih jika mereka bingung antara dua merek.

Namun, kendaraan listrik menjanjikan keandalan yang jauh lebih tinggi daripada kendaraan berbahan bakar fosil, dan seperti yang ditunjukkan oleh produsen mobil China, begitu harga baterai turun, biaya kendaraan secara keseluruhan juga akan turun. Apabila Honda tidak mampu bersaing dalam hal keandalan atau harga, konsumen akan ragu untuk membelinya.

Baca Juga: Resep Rahasia Mobil Listrik China Lebih Unggul dari Pabrikan Jepang Atau Eropa

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat Untuk Memberikan Pengalaman yang Nyaman Bagi Keluarga Tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Motorola Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)
Techno30 April 2026, 16:29 WIB

Merambah Kategori Kebugaran, Spotify x Peloton Sediakan 1.400 Video Latihan

Kelas-kelas Peloton di aplikasi akan mencakup lari di luar ruangan, latihan kekuatan, kardio, yoga, dan banyak lagi.
Spotify kini dilengkapi dengan fitur fitness. (Sumber: Spotify)
Automotive30 April 2026, 15:09 WIB

Honda Prelude Dijual Seharga Rp974,9 Juta, Pemesanan Tembus 280 Unit

Capaian pemesanan ini melampaui target yang telah ditetapkan oleh Honda sebelumnya.
Honda Prelude. (Sumber: Honda)
Automotive30 April 2026, 14:33 WIB

Chery Tiggo V Tawarkan 3 Mode Sebagai Kendaraan Keluarga

Platform Kendaraan 3-in-1, Satu Kendaraan, Banyak Kebutuhan.
Chery Tiggo V.
Techno30 April 2026, 13:41 WIB

Insta360 Rilis Pembaruan Software untuk Gimbal Genggam Seri Flow

Pembaruan ini meningkatkan kompatibilitas untuk Samsung, Google Pixel, Huawei, Vivo, Oppo, iPhone, dan banyak lagi.
Insta360 Flow 2 Series mendapat pembaruan software.
Techno30 April 2026, 13:26 WIB

Vivo T5 Series Meluncur di Indonesia, Begini Spesifikasi dan Harganya

Dengan T5 dan T5 Pro 5G vivo kedepankan “performance meets style” ramah di kantong untuk Mahasiswa dan Profesional Muda.
Vivo T5 Series. (Sumber: Vivo)
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.