Review Sinners: Film Vampir Berbalut Sejarah Kelam, Musik, dan Budaya

Rahmat Jiwandono
Kamis 29 Januari 2026, 15:14 WIB
Poster film Sinners. (Sumber: Warner Bros)

Poster film Sinners. (Sumber: Warner Bros)

Techverse.asia - Film Sinners yang telah tayang pada April tahun lalu kini kembali mencuri perhatian publik usai mendapat 16 nominasi di ajang film bergengsi yakni Oscar 2026. Ini mengalahkan film La La Land (2016) yang total meraih 14 nominasi piala Oscar saat itu. Lantas banyak orang yang penasaran mengenai sinopsis dan ulasan Sinners?

Sinners sejatinya adalah film vampir yang ditulis dan disutradarai oleh Ryan Coogler. Sinners mengambil latar tahun 1932. Yang menjadi aktor utamanya adalah Michael B. Jordan dengan memainkan karakter ganda menjadi Elias "Stack" Moore dan Elijah "Smoke". Si kembar ini merupakan bekas tentara Perang Dunia (PD) pertama.

Keduanya berencana untuk pulang kampung ke Clarksdale, Mississippi, setelah lama mengadu nasib kepada kelompok kriminal di Kota Chicago, Amerika Serikat (AS). Uang yang mereka berhasil kumpulkan dipakai buat membangun juke joint - tempat kumpul untuk orang-orang kulit hitam setempat - yang diramaikan dengan musik blues, menjual minuman alkohol, dan makanan.

Baca Juga: Garena Gelar Free Fire Nusantara Series 2026, Catat Jadwalnya

Film dibuka dengan munculnya karakter Sammie (Sammie Caton) yang kembali ke gereja ayahnya dalam kondisi terluka dan membawa sebuah gitar klasik yang telah patah. Alur film kemudian mundur satu hari sebelumnya, di mana "Smokestack" brothers tersebut menjemput Sammie yang tak lain adalah keponakannya.

Sammie diajak untuk menjadi pengisi acara dalam pembukaan juke joint itu, lantaran dia merupakan seorang musisi blues. Namun sebelum pergi, sang ayah yang bekerja sebagai pendeta telah memperingatkannya bahwa musik yang ia mainkan dapat mengundang kehadiran roh halus.

Imbauan itu pun ia hiraukan dan tetap pergi bersama Smokestack. Dalam perjalanan menuju ke juke joint, si kembar itu mengajak sejumlah tokoh lokal seperti Delta Slim (Delroy Rindo) musisi blues yang sudah sepuh, Annie (Winmi Mosaku), Bo (Thomas Pang), Grace Chow (Li Jun Li), dan Cornbread (Omar Benson Miller).

Baca Juga: Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Singkat cerita, mereka semua tiba di juke joint tersebut, komunitas orang kulit hitam berkumpul. Di sini Coogler menggambarkan tentang Ku Klux Klan (KKK), segregasi ras, perbudakan, fasisme, hingga penggabungan unsur musik blues serta folk Irlandia sebagai sebuah tanda perlawanan sekaligus sejarah kelam Negeri Paman Sam, enggak cuma mengancam orang Afrika-Amerika, tapi juga vampir.

Namun siapa sangka, malam perayaan tersebut justru berubah menjadi petaka kala tarian dan musik blues mengundang kehadiran para vampir. Di babak ini, sang sutradara film Black Panther ini mulai menaikkan tensinya.

Perlahan namun pasti, unsur gaib pun muncul secara samar-samar, menyadarkan audiens bahwa dunia mereka tak hanya bergelut dengan konflik sosial saja, tapi juga supranatural. Lebih lanjut, saat para vampir itu muncul, tensi dan ketegangan film ini mulai menurun, meski ada adegan aksinya.

Sementara itu, dari segi musik latar yang digubah oleh Ludwig Göransson terasa sangat intens dari awal film, setiap nada menyatu seamless pada setiap adegan. Bahkan dentingan musik blues dan folk Irlandia berpadu dengan epik yang membuat suasana lebih mencekam dan magis.

Baca Juga: DreadHaunt, Gim Horror Psikologis yang Akan Dirilis Nuon Pada September Mendatang

Sinematografi karya Durald Arkpaw pun layak mendapat pujian lantaran dia sukses menyuguhkan visual yang memukau. Suasana siang dan malam pun membuat audiens merasa mengerikan. Visual film Sinners menurut penulis benar-benar pas di mata.

Kesimpulannya, Coogler sukses meramu unsur horor, sejarah, musik, hingga aksi di film ini menjadi suatu pesan moral yang sangat kuat. Meski begitu, menjadi suatu perdebatan apakah film ini memang layak mendapat belasan nominasi Oscar 2026? Boleh jadi ini dikarenakan pada tahun lalu tidak banyak film blockbuster yang tayang, mungkin hanya One Battle After Another dan Marty Supreme.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)