Techverse.asia - Untuk model tahun mendatang, pelanggan Volvo EX30 dapat menantikan powertrain entry-level baru, desain interior yang lebih baik, hingga penawaran Black Edition yang lebih luas. EX30 juga akan tersedia dengan fungsionalitas Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan mobil untuk bertindak sebagai powerbank dan memasok energi ke perangkat dan peralatan lain.
Di sisi lain, pembaruan perangkat lunak (software) yang akan datang akan memperkenalkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Beberapa fitur juga akan tersedia untuk pengemudi EX30 saat ini, gratis, melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air. Jajaran Volvo EX30 Cross Country juga diperluas, dengan penambahan trim level Plus dan opsi motor tunggal yang lebih efisien.
Volvo EX30 kini memperkenalkan dua ruang interior premium tambahan. Ruang interior ‘Harvest’ menawarkan estetika bernuansa terang yang hangat yang terinspirasi oleh malam musim panas Skandinavia.
Baca Juga: Volvo Ungkap ES90: Sedan Listrik dengan Daya Jelajah hingga 700 Km
Interiornya mencakup pelapis tekstil daur ulang tenun berwarna terang, pelapis Nordico yang kontras secara halus yang terbuat dari bahan daur ulang seperti botol PET, dekorasi linen gelap yang elegan, dan lapisan atap hitam untuk nuansa kontemporer dan alami.
Sedangkan, ruang interior model ‘Black’ hadir dalam warna hitam pekat, di mana pelapis Nordico yang halus dengan jahitan yang sedikit kontras dipadukan dengan dekorasi linen gelap alami untuk tampilan abadi. Volvo EX30 Black Edition kini juga tersedia dengan ruang interior Black yang baru.
Sementara itu, tiga warna eksterior yang dapat dipilih yakni Onyx Black, Vapour Grey, dan Crystal White. Beralih ke jantung pacunya, Volvo EX30 memperkenalkan powertrain baru yang menghasilkan daya 110kW (150PS) dengan baterai 51 kWh dan jangkauan 339 kilometer (km), pilihan awal yang pas bagi orang yang membutuhkan pengalaman listrik premium untuk perjalanan sehari-hari.
Baca Juga: Merayakan Hari Jadi ke-80, Vespa Rilis 2 Model Baru dan Aksesori Edisi Terbatas
Sebagai alternatif, bagi mereka yang sesekali menikmati perjalanan jarak jauh, dapat meningkatkan ke baterai 69 kWh yang lebih besar untuk jangkauan hingga 476 km. Bersama dengan opsi powertrain yang ada, pembaruan ini berarti pelanggan sekarang memiliki kebebasan yang lebih besar untuk memilih konfigurasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Mobil listrik premium kelas entry level berkembang pesat, dan Volvo EX30 telah menjadi pemimpin di segmen ini sejak diluncurkan,” ungkap Erik Severinson selaku Chief Commercial Officer (CCO) Volvo Cars.
Lebih lanjut, pembaruan UX baru meningkatkan akses ke kontrol yang paling penting bagi pelanggan. Sistem pengaturan dan kontrol yang didesain ulang sepenuhnya menghadirkan kontrol yang tepat lebih dekat, bersama dengan bilah konten yang dapat disesuaikan yang memungkinkan untuk menggunakan ruang tersebut untuk tindakan prediktif atau tindakan yang paling penting baginya.
Volvo EX30 siap secara perangkat keras (hardware) untuk menawarkan V2L, sebuah teknologi yang memungkinkan pelanggan untuk menyimpan energi di baterai Volvo listrik mereka dan menggunakannya nanti.
Baca Juga: Volvo Tampilkan 5 Mobil Baru di GIIAS 2025, Tipe XC90 Jadi yang Termahal
Fungsi ini awalnya hanya tersedia di pasar tertentu saja, dapat mengubah EX30 menjadi powerbank untuk mengisi daya perangkat listrik lainnya, seperti sepeda listrik, atau untuk memberi daya pada peralatan seperti perkakas listrik, sistem suara, dan perlengkapan berkemah.
Yang dibutuhkan hanyalah adaptor yang menghubungkan mobil listrik ini dengan peralatan tersebut (tersedia untuk dibeli sebagai aksesori). Penambahan V2L dan UX baru tersebut direncanakan akan diberikan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air selama musim panas kepada pelanggan EX30 baru dan yang sudah ada.
“EX30 terbaru akan semakin meningkatkan pasar potensial kami di segmen ini, menjadi pendorong pertumbuhan elektrifikasi untuk Volvo Cars dan menarik lebih banyak pelanggan menuju elektrifikasi penuh, bersama dengan pilihan kendaraan listrik kami di semua segmen ukuran lainnya,” katanya.
Baca Juga: Kabin Mobil Listrik Ferrari Luce yang Dirancang Jony Ive Hadir pada Mei 2026