Mengirim Barang Sekaligus Berjuang Menembus Kemacetan, Sepeda Kargo Solusinya

Uli Febriarni
Selasa 25 Oktober 2022, 20:30 WIB
sepeda kargo / facebook DHL

sepeda kargo / facebook DHL

Kemacetan adalah problem utama di negara-negara berkembang, apalagi dengan bentuk negara yang mempunyai ibu kota sekaligus pusat perekonomian menjadi satu.

Salah satu penyumbang kemacetan hari-hari ini adalah kendaraan bermotor, entah sepeda motor, mobil, truk pengirim barang, hingga truk yang mengangkut barang-barang berat.

Baca Juga: Twiplomacy, Sebuah Gaya Diplomasi Lewat Aplikasi Twitter

Saat ini, masyarakat tentunya menginginkan adanya solusi untuk mengurai kemacetan. Dan solusi tersebut bukan hanya sekedar membuat kenyamanan dalam menggunakan kendaraan umum. Melainkan juga bagaimana dapat mengurangi pemakaian kendaraan bermotor.

Berbicara tentang transportasi, saat ini, apa yang kamu pikirkan tentang tren penggunaan sepeda dalam kegiatan sehari-hari? 

Secara umum, tren sepeda akhir-akhir ini mulai ramai diperbincangkan di dalam negeri. Mulai dari sepeda yang seharga ratusan ribu, hingga ratusan juta. Hal ini diakibatkan adanya serangan pandemi Covid-19, yang memaksa kita harus sehat fisik, dan juga hanya utuk memamerkan kelas sosial.

Baca Juga: 18 Brand Otomotif Ternama Pamerkan Kendaraan Mereka Di Sleman City Hall, Gas Mampir

Namun yang sering kali yang terlupakan adalah bagaimana cara dan fungsi dari sepeda. Termasuk misalnya, seperti adanya jalan yang dikhususkan bagi pesepeda. Sudah barang tentu, keinginan pemerintah membuat itu untuk mengurangi pemakaian kendaraan bermotor. Upaya itu, juga menjadi cara untuk mendorong masyarakat mau menggunakan sepeda, jika ingin mengunjungi suatu tempat yang tak begitu jauh.

Tidak hanya masyarakat umum yang harus berpikir dalam memaknai pemakaian sepeda adalah hal yang sangat efisen. Tetapi juga kurir-kurir dari perusahaan pengirim barang, mereka sudah memakai sepeda untuk mengirim paket dengan jarak yang dekat. 

Jadi, kalau akhir-akhir ini kamu berjalan-jalan ke luar negeri dan mengunjungi London khususnya, kamu akan melihat banyak kurir barang yang memakai sepeda kayuh. Sepeda kayuh tersebut dilengkapi kargo untuk meletakkan barang-barang yang akan diantarkan.

Baca Juga: Sosok 'Uzumaki' Dalam Electric Bike Dan Merch Culture Fly x Super73

Laporan yang dipublikasikan oleh Wired menyatakan, peneliti senior Active Travel Academy di University Westminster London, Ersilia Verlinghieri mengatakan, sepeda kargo memiliki serangkaian efek positif.

"Termasuk untuk mengurangi polusi udara dan kebisingan, serta meningkatkan pemakaian ruang publik," sebutnya.

Sepeda yang digunakan oleh kurir-kurir pengirim barang di London dapat menempuh jarak 10 hingga 15 mil.

Kita tentunya bisa bayangkan, jika di kota-kota besar di Indonesia banyak yang menggunakan sepeda dan transportasi umum, pastinya kemacetan dapat terurai dengan tanpa menghabiskan biaya daerah untuk melebarkan jalan. Tentunya biaya-biaya itu dapat dialihfungsikan untuk memperbaiki ruang publik dan transportasi umum.

Diperkirakan, sepeda kargo dapat menggantikan sekitar 51% dari semua perjalanan motor yang ada di Eropa. Persentase itu akan lebih tinggi lagi, jika menggunakan sepeda kargo elektrik.

Menurut studi baru-baru ini di Prancis, pengiriman kargo dengan menggunakan sepeda telah mencapai 91% di negara itu. 

Jika budaya ini dapat dipahami dan diimplementasikan secara sinergis, antara masyarakat dan pembuat kebijakan, -tentang bagaimana masyarakat mau memakai ruang publik dengan benar dan juga pembenahan ruang publik yang baik oleh pemerintah-, maka konsep menggunakan sepeda dalam kebutuhan harian akan berlajan lancar.

Paparan ini menunjukkan bahwa, efisiensi adalah hal yang dibutuhkan untuk hari ini. Selain hemat biaya juga hemat akan waktu.

Hemat akan waktu bukan berarti dapat menggunakan kendaraan berat. Namun dengan adanya penggunaan fasilitas umum secara bijak, akan menambahkan efisiensi dalam kehidupan.

Contohnya seperti yang dilakukan oleh para perusahaan ekspedisi tadi. Mau mengubah kebiasaan pengiriman barang mereka, untuk menggunakan sepeda kargo saat mengirim barang ke lokasi tujuan yang jaraknya dekat.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Travel14 Mei 2026, 20:51 WIB

Program Bule Mengajar Perlu Standar Operasional Prosedur yang Jelas

Program ini sekarang lagi digodok oleh Pemkot Yogyakarta.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (ketiga dari kiri) jadi pembicara di FGD Program Bule Mengajar. (Sumber: dok. pemkot jogja)
Travel14 Mei 2026, 19:41 WIB

Klook x Garuda Indonesia x InJourney Hadirkan Pengalaman Pariwisata Terintegrasi

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kaya atraksi.
Klook x Garuda Indonesia x InJourney. (Sumber: istimewa)
Travel14 Mei 2026, 18:05 WIB

7 Destinasi Relaksasi Mewah di Western Australia

Western Australia menawarkan berbagai pengalaman relaksasi mewah bagi wisatawan yang ingin sejenak melambat.
Destinasi pantai di Australia Barat. (Sumber: ist)
Travel14 Mei 2026, 17:44 WIB

Kamar Solek x Juara Suguhi Kemewahan Ritual Nusantara

Sinergi strategis bagi masa depan wellness Nusantara.
Mandi air es di Kamar Solek House of Tugu Jakarta. (Sumber: istimewa)
Techno14 Mei 2026, 15:58 WIB

Apple Menghadirkan Obrolan RCS Terenkripsi ke iPhone Lewat Pembaruan iOS 26.5

Akhirnya pesan teks antara pengguna Android dan iPhone dapat dienkripsi ujung-ke-ujung.
Ilustrasi sistem RCS pada perpesanan di iPhone. (Sumber: Apple)
Techno14 Mei 2026, 15:44 WIB

Harga dan Spek Sony A7R VI, Pakai Prosesor Bionz XR2 Terbaru

Sony mempercepat fotografi resolusi tinggi dengan Alpha 7R VI.
Sony A7R VI. (Sumber: Sony)
Techno14 Mei 2026, 15:20 WIB

ASUS Republic of Gamers Rilis Strix OLED XG34WCDMS dan Strix XG129C

Monitor ultrawide QD-OLED Tandem RGB 34 inci dan layar sentuh sekunder 12,3 inci yang serbaguna.
ASUS ROG Strix OLED XG34WCDMS (atas) and Strix XG129C.
Techno14 Mei 2026, 15:08 WIB

ASEAN Foundation x Google Meluncurkan Scam Ready ASEAN

Komitmen multi-tahun ini memperkuat pergeseran kawasan menuju pencegahan proaktif, membantu warga negara menavigasi ruang digital dengan aman dan percaya diri.
Peluncuran Scam Ready ASEAN. (Sumber: ist)
Lifestyle14 Mei 2026, 14:50 WIB

Swatch x Audemars Piguet Hadirkan 8 Jam Saku dalam Royal Pop Collection

Ditenagai movement hand-wound Sistem51, dial bergaya “Tapisserie,” dan lanyard kulit sulit yang serbaguna.
Seluruh koleksi jam saku Audemars Piguet x Swatch Royal Pop dalam sebuah kotak. (Sumber: Swatch)
Lifestyle14 Mei 2026, 13:50 WIB

Mengenal Hantavirus, Pakar Sebut Bisa Menyebabkan Sindrom Paru-paru

Virus ini berasal dari pegunungan Andes, Amerika Selatan.
Ilustrasi hantavirus.