Twiplomacy, Sebuah Gaya Diplomasi Lewat Aplikasi Twitter

Uli Febriarni
Selasa 25 Oktober 2022, 19:55 WIB
kerangka pikir diplomasi digital / unpar

kerangka pikir diplomasi digital / unpar

Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan yang masif pada berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, dan politik. Era digital juga telah membuat seluruh aktivitas berubah tidak seperti biasanya.

Baca Juga: Kabar Melegakan Hari Ini: Empat Anak Pasien Gagal Ginjal Akut Di Yogyakarta, Dinyatakan Sembuh

Seiring waktu bila kita kaji lebih jauh, ternyata digitalisasi pada akhirnya bukan hanya diterapkan pada kendaraan, sistem transaksi, sistem pendidikan, melainkan juga politik. Ya, di masa kini, diplomasi dikabarkan mengalami pergeseran menjadi diplomasi digital atau yang lebih dikenal dengan digital diplomacy.

Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (HI UNPAR), Prof. Sukawarsini Djelantik, Dra, M.Int.S, PH.D mengatakan, topik hard power seperti kerja sama militer, kerja sama ekonomi, bilateral, kepentingan nasional, dan lain-lain sudah semakin sedikit peminatnya.

Baca Juga: Sosok 'Uzumaki' Dalam Electric Bike Dan Merch Culture Fly x Super73

"Diplomasi yang memanfaatkan teknologi digital sangat penting untuk dikembangkan," tuturnya, dikutip Techverse pada Selasa (25/10/2022).

Hal tersebut dikarenakan digital diplomacy memiliki beberapa dampak positif, yakni membatasi Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi lebih murah, akses dan ketersediaan pemerintah ke seluruh warga yang lebih massal dan terbuka, serta meningkatkan efisiensi dalam pelayanan. 

Ia menerangkan, ada beberapa tujuan dari diplomasi digital. Antara lain yaitu memperoleh dan mengelola informasi. Tujuan lainnya, yaitu mendukung diplomasi publik, mengelola informasi agar tepat sasaran dan komunikasi konsular dan merespons krisis.

Baca Juga: Ketimbang Sibuk Dengan Pro Kontra Aborsi, Pengembang Menstrual App Sempurnakan Fitur Fertility

Diplomasi digital juga bisa dijadikan teknik dalam merespon bencana, contohnya bisa kita lihat saat dunia dilanda pandemi Covid-19. 

Diplomasi digital yang juga didukung adanya kebebasan internet di mana seluruh masyarakat bebas mengakses informasi, bisa dijadikan cara dalam memanfaatkan sumber daya eksternal serta merancang kebijakan.

Bukan hanya menjelaskan mengenai pergeseran sistem politik yang kini juga mengenal diplomasi digital, Sukawarsini juga memperkenalkan istilah Twiplomacy atau Diplomasi Twitter. 

Diplomasi Twitter, yakni saat diplomasi atau komunikasi dilakukan melalui aplikasi Twitter, bertujuan untuk mendapatkan respons publik.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang dipublikasikan pada November 2021, Presiden Joko Widodo menempati posisi ke-5 sebagai tokoh pemerintahan dengan pengikut terbanyak.

“Kita bisa melihat dari sini, popularitas dari seorang pemimpin bisa dilihat dari pengikutnya dari Twitter,” ungkapnya. 

Ia menjelaskan, pendekatan komunikasi pada diplomasi digital mengandaikan pemerintah menjadi pemegang kendali. Pemerintah menjadi aktor utama dan pertama yang dapat memiliki ide, merancang berbagai program/aktivitas, termasuk melihat bentuk program yang akan dijalankan.

Bukan hanya itu, keterlibatan aktor non negara juga memiliki peran signifikan dalam diplomasi multi jalur ini. Aktor non negara dapat meliputi kelompok bisnis, kelompok pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan lain-lain.

“Kalau diplomasi multi jalur ini, banyak aktor-aktor non negara yang sifatnya mendukung diplomasi publik tersebut,” ujarnya.

Meskipun demikian, Sukawarsini menyatakan bahwa, hal yang terpenting dalam diplomasi publik adalah media.

Efektivitas sebuah program nantinya akan diukur dari respon yang didapatkan oleh sasaran yakni masyarakat di negara penerima, bukan negara sendiri. Hal ini merupakan upaya nation branding atau membangun citra positif di negara lain.

Sebagai contoh, negara Korea Selatan berhasil memiliki citra positif di mata masyarakat Indonesia. 

“Diplomasi Publik Korea sangat berhasil, kita harus melakukan hal yang sama entah gimana caranya,” tuturnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.