Daerah Istimewa Yogyakarta Jadi Destinasi Favorit Libur Natal dan Tahun Baru

Tugu Golong Gilig, simbol kawasan Kota Yogyakarta (Sumber: Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta)

Techverse.asia - Menutup tahun 2025, Agoda membagikan tren perjalanan keluarga Indonesia melalui laporan Travel Outlook 2026. Dalam laporan ini disebutkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi destinasi wisata favorit liburan keluarga di dalam negeri dan paling banyak dicari.

Senior Country Director Agoda untuk Indonesia Gede Gunawan menjelaskan bahwa Kota Budaya ini naik ke peringkat pertama dan menggantikan Pulau Bali dalam daftar tujuan utama liburan akhir tahun bersama keluarga menurut data pencarian akomodasi di pelantarnya.

"Minat wisatawan domestik terhadap DIY tersebut naik sampai 29 persen dibandingkan tahun lalu, yang didorong oleh opsi rekreasi, situs budaya, hingga akitivitas edukatif yang ditawarkan oleh daerah ini," kata Gede melalui keterangan tertulisnya kami kutip, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Trailer Pertama Film The Odyssey: Matt Damon Berjuang untuk Pulang

Pulau Dewata yang sebelumnya berada di posisi teratas tahun ini harus turun ke peringkat dua dalam daftar tujuan liburan keluarga. Namun begitu, Bali tetap menjadi pilihan bagi keluarga yang mencari liburan ke pantai.

Sedangkan, Bandung menempati posisi ketiga dengan peningkatan pencarian sebesar 22 persen dari tahun lalu. Ini berkat iklim yang sejuk, beragam pilihan kuliner, dan aktivitas luar ruangan yang ramah untuk keluarga, dianggap jadi daya tarik untuk mengunjungi Kota Kembang.

"Lalu, Jakarta sendiri ada di posisi keempat dan juga masih menjadi pilihan yang relevan dengan beragam atraksi perkotaan, termasuk pusat edukasi dan museum yang interaktif," katanya.

Di posisi kelima ada Malang, yang mempertahankan daya tariknya lewat perpaduan taman rekreasi serta lanskap alam, memberikan alternatif destinasi liburan bagi keluarga.

Baca Juga: Dubes Inggris Akan Serahkan Salinan Manuskrip Digital Jawa dari British Library Kepada Pemda DIY

Menurut Gede, kekinian perjalanan tak cuma sekadar mengunjungi destinasi wisata saja, tapi juga menciptakan kenangan bersama seperti Yogyakarta dan Bandung, yang kian diminati jelang akhir tahun.

Data pencarian akomodasi di Agoda juga menunjukkan bahwa Singapura adalah destinasi favorit di kalangan keluarga Indonesia yang berencana untuk melakukan perjalanan ke luar negeri pada akhir tahun ini. Destinasi ini diminati lantaran menawarkan banyak aktivitas ramah keluarga yang mudah dijangkau.

"Kota Tokyo, Jepang, yang tahun lalu ada di posisi teratas, sekarang harus turun ke nomor dua, tapi masih diminati karena perpaduan pengalaman budaya dan atraksi modern seperti Tokyo Disneyland," ujarnya.

Baca Juga: Cari Fasilitas Publik di DIY yang Aksesibel Untuk Difabel? Buka Accessive.id

Kuala Lumpur, Malaysia, ada di peringkat ketiga sebab lokasinya dianggap lebih mudah buat dijangkau dan menawarkan pilihan aktivitas yang sesuai untuk keluarga. Lalu, Bangkok, Thailand, ada di posisi keempat sebagai destinasi wisata internasional, dengan daya tariknya seperti kuliner, wisata belanja, hingga hiburan.

Melengkapi lima besar, Shanghai, China, tahun ini menggantikan Hong Kong, didukung oleh berkembangnya atraksi urban serta pengalaman untuk keluarga. Kota ini mencatatkan minat pertumbuhan tertinggi dengan peningkatan pencarian sebesar 130 persen.

"Secara internasional, meningkatnya ketertarikan pada kota-kota seperti Singapura dan Shanghai menunjukkan keinginan buat menjelajahi pengalaman yang beragam," katanya.

Baca Juga: Royal Carribean Navigator of the Seas Siap Hadir di Singapura Mulai 2026-2027

Lebih lanjut, untuk wisatawan domestik sendiri menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi di kawasan Asia. Laporan Travel Outlook 2026 Agoda mengungkapkan mereka telah memiliki rencana perjalanan paling banyak, durasi menginap yang paling lama, dan lebih cenderung bepergian bersama keluarga.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta memproyeksikan sekitar tujuh juta orang akan masuk ke Kota Yogyakarta selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Angka ini merupakan bagian dari pergerakan orang dengan tujuan ke DIY yang diperkirakan mencapai 9,38 juta orang.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI