Techverse.asia - Ducati resmi mengumumkan DesertX generasi kedua yang dirancang dengan tujuan untuk semakin meningkatkan performa off-road tanpa mengorbankan kenikmatan berkendara khas pabrikan asal Bologna, Italia ini. Motor ini akan tiba di dealer Eropa mulai April 2026, sementara distribusi kemudian akan diteruskan ke Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.
Hasilnya ialah motor yang didesain ulang dari nol, dengan tampilan yang khas, nyaman dikendarai di jalan raya maupun off-road, berkat suspensi yang lebih efisien dan tangki bahan bakar anyar yang lebih ringan dan ergonomis. Ducati DesertX terbaru membawa mesin V2 serta rangka monokok supaya menjadi lebih bertenaga, modern, dan meningkatkan performanya.
Mesin Ducati V2 890 cm3 terbaru merupakan mesin dua silinder yang diklaim teringan dengan empat katup per silinder yang pernah mereka produksi, dan sistem IVT (Variable Intake Valve Timing) yang unik di kelasnya, mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga besar di seluruh rentang pemakaian dengan respons yang cepat setiap kali gas dibuka.

Tenaganya sebesar 110 daya kuda dan torsi maksimumnya mencapai 92 Nm, dengan kurva yang lebih stabil dibandingkan pendahulunya: 70 persen dari nilai maksimum sudah tersedia pada 3.000 rpm, memastikan respons cepat serta akselerasi yang baik kala keluar dari tikungan.
Baca Juga: Yamaha Fazzio Hybrid Warna Starry Night Dibanderol Rp25 Jutaan, Jumlah Terbatas
Rasio gigi yang dibuat khusus untuk DesertX menawarkan empat gigi awal yang lebih pendek guna melewati rintangan, dan gigi keenam yang lebih panjang untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar serta kenyamanan saat perjalanan cepat. Dengan begitu, menghasilkan interval servis terdepan di kelasnya.
Sementara itu, rangka monokok Ducati DesertX dikembangkan khusus untuk motor ini, menggunakan mesin sebagai elemen struktural sekaligus berfungsi sebagai kotak udara mesin atau airbox, meningkatkan kekakuan rangka untuk memperbaiki pengendalian dan kenyamanan berkendara secara intuitif.

Posisi baru airbox itu juga memberikan akses lebih baik ke filter udara, yang bisa dilepas dan dibersihkan dengan mudah setelah setiap perjalanan off-road. Pun rangka teralis belakangnya tergolong kokoh, dirancang guna memberikan akses yang lebih mudah ke komponen mesin, mempermudah perawatan dan menekan biaya pemeliharaan.
Lengan ayun aluminium pada motor ini dikembangkan khusus dan menjamin kekuatan yang dibutuhkan untuk menaklukkan beragam rintangan. Sistem pengereman tentunya menggunakan Brembo, dengan kaliper monobloc M4.32, cakram baru 305 milimeter (mm), kampas khusus, dan pompa aksial dengan tuas yang telah didesain ulang.
Baca Juga: Aprilia Tuareg 660: Motor untuk Petualangan dan Off-road
DesertX generasi kedua ini didukung dengan suspensi belakang dengan sistem penghubung progresif. Garpu depan dari Kayaba baru lebih halus dan mampu meredam medan yang kasar dengan lebih baik. Tak ketinggalan, dilengkapi pula penyesuaian hidrolik independen di kedua sisinya.

Roda depan tanpa ban dengan jari-jari 21 inci dan roda belakang 18 inci dipasangi ban Pirelli Scorpion Rally Street berukuran 90/90 dan 150/70. Sedangkan, bagi kamu yang ingin meningkatkan performa on-road atau off-road, bisa menjajal ban Pirelli Scorpion berkat homologasi tiga lapis DesertX.
Tangki bahan bakar polimer baru berkapasitas 18 liter lebih ramping dan ringan, memudahkan pergerakan di atas jok, serta dilengkapi dengan pelindung tangki, yang membuatnya sangat aman jika jatuh pada kecepatan rendah yang biasa terjadi saat penggunaan off-road.
Sementara itu, dasbor horizontal, dengan utility bar standar, membebaskan ruang di bagian atas penutup bodi untuk memasang instrumen navigasi dan memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap area tepat di depan motor, sehingga memungkinkan identifikasi rintangan yang lebih akurat saat berdiri di medan off-road.
Baca Juga: Royal Enfield Bear 650 Diniagakan di Indonesia, Tawakan 5 Opsi Warna

DesertX baru memiliki tinggi jok 880 mm, yang dapat diturunkan menjadi 840 mm dengan menggunakan jok rendah dan kit suspensi yang diturunkan. Motor baru ini dilengkapi dengan paket elektronik generasi terbaru berbasis platform inersia 6-sumbu dan dikembangkan khusus untuk penggunaan off-road berkat pengalaman para pembalap dan penguji Ducati.
Setiap sistem kontrol elektronik dikonfigurasi secara khusus dalam enam Mode Berkendara yang telah ditentukan (Sport, Touring, Urban, Wet, dan dua mode yang dirancang untuk penggunaan off-road: Enduro dan Rally) untuk mengubah manuver DesertX sesuai dengan situasi, dan tentunya dapat diubah oleh pengendara untuk menyesuaikan setiap mode dengan gaya berkendaranya.
Semua informasi ditampilkan pada dasbor TFT 5 inci baru yang lebih lengkap, dengan resolusi 800 x 480 dan dua lubang USB sebagai standar. Tiga mode tampilan, yaitu Road, Road Pro, dan Rally, masing-masing dengan pergantian otomatis dari tampilan siang ke malam, disebut Info Mode dan dapat dipilih menggunakan tombol pengendali berbentuk petal pada blok kiri.
Setiap mode menampilkan informasi paling relevan sesuai konteks agar dapat dibaca dengan maksimal. Pada mode Road dan Road Pro, tampilan menyoroti informasi terpenting untuk berkendara di jalan, sedangkan pada mode Rally, tampilan berubah menjadi alat navigasi sejati yang dilengkapi dengan pengukur perjalanan.
Baca Juga: Ducati Monster Generasi Kelima Produksinya Resmi Dimulai, Ada 2 Warna














