Kampung Wisata Sosromenduran Kota Yogyakarta Perkenalkan Logo Baru

Rahmat Jiwandono
Senin 22 Desember 2025, 13:44 WIB
Kampung wisata Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta. (Sumber: istimewa)

Kampung wisata Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Pemerintah Kota Yogyakarta terus melakukan berbagai upaya strategis untuk memperkuat identitas dan daya saing sektor pariwisata. Salah satunya diwujudkan melalui peluncuran branding dan logo baru Kampung Wisata Sosromenduran, Kecamatan Gedong Tengen, Yogyakarta, sebagai destinasi wisata kampung kota berbasis budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat urban.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menyatakan bahwa peluncuran logo anyar kampung wisata Sosromenduran merupakan peresmian identitas baru yang diharapkan mampu memperkuat citra Kampung Wisata Sosromenduran di mata publik, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Kota Yogyakarta secara keseluruhan.

Baca Juga: Kota Yogyakarta Berupaya untuk Mendatangkan Wisatawan dari China

Menurutnya, branding ini menjadi bagian dari upaya penguatan citra dan daya saing pariwisata Kota Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan identitas baru Kampung Wisata Sosromenduran kepada masyarakat luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Branding Kampung Wisata Sosromenduran ini menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata kampung kota yang mengangkat nilai budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat urban yang khas Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, logo baru Kampung Wisata Sosromenduran mengusung konsep Sapta Malioboro. Kata “Sapta” merepresentasikan tujuh kampung yang berada di bawah naungan Kampung Wisata Sosromenduran. Ketujuh kampung tersebut yakni Kampung Sitisewu, Sosrowijayan Wetan, Sosrowijayan Kulon, Sosromenduran, Sosrodipuran, Pajeksan, dan Jogonegaran.

Baca Juga: Grand Waterfront Resmi Dibuka dengan Konsep Tematik Outdoor ala Eropa

Masing-masing kampung memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang menjadi kekuatan utama Kampung Wisata Sosromenduran. Kampung Sitisewu, misalnya, menawarkan daya tarik berupa kerajinan kain perca serta kesenian musik tradisional kentongan yang masih lestari hingga kini.

Sementara itu, Kampung Sosrodipuran dikenal dengan potensi kerajinan kulit dan seni tari yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Kampung Pajeksan menawarkan atraksi seni barongsai serta musik tradisional keroncong, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Adapun Kampung Jogonegaran mengembangkan konsep kampung sayur dan kuliner olahan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat setempat. Untuk Kampung Sosrowijayan Kulon, Wahyu menyebutkan bahwa kawasan tersebut telah lebih dahulu memiliki branding tersendiri dengan keberadaan kawasan Pasar Kembang yang dikenal luas oleh wisatawan.

Keberagaman potensi inilah yang kemudian dirangkum dalam konsep Sapta Malioboro sebagai identitas bersama Kampung Wisata Sosromenduran.

Baca Juga: Wisata ke Yogyakarta? Mampir ke Sleman, Cicipi Jadah Tempe di Omah Jadah Kaliurang

Wahyu juga mengungkapkan bahwa dipilihnya Kampung Wisata Sosromenduran sebagai lokasi branding karena kawasan ini berada di lokasi yang sangat strategis, yakni di sekitar Malioboro. Keberadaan Kampung Wisata Sosromenduran turut mendukung kawasan sumbu filosofis Yogyakarta

“Letaknya yang strategis menjadikan Kampung Wisata Sosromenduran sebagai kawasan penyangga kegiatan pariwisata di Malioboro, dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana bagi wisatawan,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengapresiasi atas inisiatif penguatan identitas kampung wisata yang berbasis pada peran aktif masyarakat. Menurut Wawan, kampung wisata merupakan representasi nyata dari wajah Kota Yogyakarta yang hidup, dinamis, dan tumbuh dari partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Video Sharing di Aplikasi JogjaKita, Bagikan Istimewanya Yogyakarta!

Oleh karena itu, keberadaan kampung wisata tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata semata, tetapi juga sebagai ruang berkarya, ruang interaksi sosial, serta ruang pelestarian budaya. “Kampung wisata adalah cerminan kehidupan masyarakat Yogyakarta yang sesungguhnya. Di sinilah budaya, tradisi, kreativitas, dan kebersamaan tumbuh dan berkembang,” kata dia.

Ia berharap, dengan upaya re-branding Kampung Wisata Sosromenduran ini dapat mendorong tumbuhnya praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan kampung wisata, baik dari aspek kelembagaan, peningkatan pelayanan wisata, pelestarian budaya, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan bahwa Kampung Wisata Sosromenduran memiliki peran penting sebagai ruang publik bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya yang mencerminkan keistimewaan Yogyakarta. Keberadaan kampung wisata ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.

Baca Juga: Nasi Kuning Muna Cung, Kuliner Langganan Keluarga Keraton Yogyakarta

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno02 Januari 2026, 20:34 WIB

LG x Will.i.am Umumkan 4 Speaker Anyar dari Lini Xboom

Empat model baru yang dirancang untuk pesta dan petualangan, baik di dalam maupun di luar rumah.
LG x Will.i.am rilis pengeras suara portabel, Xboom. (Sumber: LG)
Techno02 Januari 2026, 20:10 WIB

Toleransi Konsumen Indonesia Rendah Terhadap Hambatan Pendaftaran untuk Suatu Layanan

Ini adalah hasil temuan dari studi Twilio terbaru bernama "Decoding Digital Patience: Are Asia Pacific's Digital Users Losing Their Cool".
Twilio mengeluarkan hasil studi berjudul Decoding Digital Patience. (Sumber: twilio)
Techno02 Januari 2026, 18:13 WIB

Dewan Direksi Warner Bros Discovery Siap Tolak Tawaran Terbaru Paramount

WBD dikabarkan berpegang teguh pada kesepakatan akusisi dengan Netflix.
Logo Warner Bros. (Sumber: istimewa)
Techno02 Januari 2026, 17:46 WIB

Meta Resmi Beli Manus: Startup AI dengan Agen Otomatisasi

Manus diakusisi dengan nominal lebih dari Rp33 triliun.
Manus. (Sumber: manus)
Techno02 Januari 2026, 17:16 WIB

LG Hadirkan 3 Monitor Gaming UltraGear Evo, Siap Mejeng di CES 2026

Memperluas Batasan Gaming Resolusi Tinggi dengan Jajaran Produk Baru yang Meliputi Format OLED, MiniLED Baru, dan Ultra-Wide.
Tiga monitor gaming LG UltraGear Evo. (Sumber: LG)
Techno02 Januari 2026, 15:16 WIB

Proyektor Portabel Freestyle Plus Terbaru dari Samsung Lebih Terang dan Cerdas

Samsung Meluncurkan Freestyle Plus Jelang CES 2026.
Samsung Freestyle Plus. (Sumber: Samsung)
Techno02 Januari 2026, 14:49 WIB

ASUS akan Memperkenalkan Zenbook Duo dan Laptop GoPro ProArt di CES 2026

ASUS akan membuka CES 2026 dengan PC AI baru yang inovatif dan teknologi visioner.
Jajaran produk ASUS yang akan dipamerkan di CES 2026. (Sumber: ASUS)
Culture31 Desember 2025, 21:41 WIB

Jogja International Art Fair Digelar Mulai 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026

Pameran seni tersebut menjadi ruang temu seniman lintas generasi.
Jogja International Art Fair 2025 yang dilaksanakan di JEC, Banguntapan, Bantul, DIY. (Sumber: istimewa)
Techno31 Desember 2025, 21:29 WIB

Amazfit Hadirkan Active Max, Ini Spesifikasi dan Harganya

Anggota terbaru dari keluarga Active ini memadukan desain baru, penyimpanan lebih besar, dan baterai yang lebih awet.
Amazfit Active Max. (Sumber: Amazfit)
Travel31 Desember 2025, 20:29 WIB

Kota Perth Tawarkan Wisata Keluarga, Ada Alam hingga Edutainment

Keseimbangan antara aktivitas dan relaksasi menjadi kunci dalam perencanaan perjalanan keluarga modern.
Kota Perth, Australia. (Sumber: Unsplash)