Satu Juta Wisatawan Diprediksi Serbu Jogja Saat Lebaran, Waspada Cuaca Buruk

Rahmat Jiwandono
Jumat 21 Maret 2025, 16:53 WIB
Ilustrasi pelancong yang lagi liburan. (Sumber: freepik)

Ilustrasi pelancong yang lagi liburan. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Sebanyak 1,05 juta sampai 1,1 juta wisatawan diproyeksikan akan berlibur ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat libur lebaran besok, yang mana mereka akan mengunjungi banyak destinasi wisata.

Jumlah itu diperkirakan mengacu pada perkiraan kenaikan pergerakan wisatawan sebesar sembilan persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dengan demikian, tentu akan menjadi peluang ekonomi yang cukup besar bagi pengelola wisata dan pemerintah daerah, bahkan mereka saat ini sudah mulai menyiapkan diri menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan.

Peneliti Pusat Studi Pariwisata (Puspar) Universitas Gadjah Mada (UGM) Destha Titi Raharjana menyampaikan, secara ekonomi pergerakan manusia dengan tujuan pulang kampung memberikan dampak yang signifikan berupa perputaran uang yang beredar, dan DIY jadi salah satu destinasi wisata yang banyak dituju oleh para pemudik.

Baca Juga: Cara Hadapi Pertanyaan Basa Basi Saat Idul Fitri

"Pada momen lebaran tahun ini, DIY masih menjadi tujuan favorit para pemudik. Apalagi dengan adanya kemudahan akses atau konektivitas yang bisa dijangkau dari beragam wilayah untuk liburan," ungkapnya pada Jumat (21/3/2025).

Banyaknya pilihan tempat wisata menjadi faktor pertimbangan wisatawan untuk datang ke Kota Budaya ini. Beragam inovasi atraksi serta aktivitas wisata yang telah dikembangkan pemerintah maupun pengelola objek wisata dinilai mampu mengunggah wisatawan luar Jogja guna menikmati dan mendapatkan pengalaman liburan di DIY.

"Sejumlah destinasi wisata di sini menawarkan pesona alam, seperti di pantai-pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul, area gua bawah tanah seperti Gua Pindul, Kali Suci, dan lain-lain, atau area Gunung Api Purba Nglanggeran," kata dia.

Lokasi-lokasi ini diperkirakan akan banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari luar DIY yang penasaran ingin melihat secara lebih dekat. Belum lagi, tempat-tempat wisata di Bumi Projotamansari, seperti Pantai Parangtritis dianggap masih jadi magnet yang menarik perhatian pelancong, baik dari DIY atau luar.

Baca Juga: Mampir ke Rumah Produksi Gula Aren di Bantul, Dicetak Tradisional Pakai Batok Kelapa

"Juga dengan wilayah Mangunan dengan keunggulan teduhnya hutan pinus yang masih ditemui di sana diduga akan menjadi alternatif wisata baru bagi wisatawan yang sudah jenuh dengan daya tarik lainnya," terangnya.

Sementara itu, di wilayah Yogyakarta sebelah barat, utamanya sekitar kawasan Menoreh Kabupaten Kulon Progo. Daerah ini pun enggak kalah menawarkan pesona dan aktivitas yang berbeda dengan lokasinya.

"Terlebih didukung dengan beragam tempat kuliner serta belanja yang tesebar di desa-desa wisata yang dapat menjadi opsi para wisatawan pemudik untuk mengunjunginya," ujarnya.

Dia tak menampik bahwa dengan adanya platform media sosial selama ini cukup mempengaruhi keinginan para wisatawan. Tampilan-tampilan lewat media sosial selama ini mengunggah rasa penasaran dan memunculkan motivasi untuk datang ke lokasi wisata.

Baca Juga: Tahun Ini Liburan Ke Kulon Progo Yuk! Ada 100 Kegiatan yang Menunggumu Hadir

"Di lokasi mereka bisa menikmati wisata kuliner meskipun cuma sekadar berfoto, semua itu enggak lain akibat dari dampak media sosial. Seiring dengan viralnya sebuah tujuan wisata maupun tempat kuliner tentu mendorong kuat wisatawan dari luar Jogja untuk menjajal dan mencicipinya," ujarnya.

Meski begitu, Destha menyayangkan karena lebaran tahun ini tampaknya masih dihantui dengan ancaman cuaca ekstrem. Risiko cuaca ekstrem diduga baru akan mengalami penurunan baru pada sepuluh hari pertama April 2025.

"BMKG DIY memprediksi cuaca ekstrem di wilayah Yogyakarta masih akan berlangsung hingga bulan depan," tambahnya.

Dia pun berpesan pemerintah dan pengelola wisata perlu melakukan upaya-upaya preventif dalam menyambut suasana lebaran di tengah musim hujan. Pemerintah dan pengelola wisata harus bisa memastikan tidak terjadi genangan air dan tumpukan sampah selama masa lebaran, serta mengantisipasi berbagai kemungkinan kerusakan akibat bencana angin kencang dan lain-lain.

"Apabila turun hujan lebat dan lama, maka harus bisa dipastikan air tidak tersumbat, tidak ada timbunan sampah karena beberapa waktu terakhir kota kita diterpa persoalan ini. Secara berkala perlu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pohon sebagai upaya mengurangi terjadinya resiko bencana oleh dinas terkait," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)