DigiTiket: Optimalkan Pendataan Usaha Pariwisata, Kreatif dan Tamu Bisnis dengan Digitalisasi

Uli Febriarni
Senin 05 Februari 2024, 17:47 WIB
platform digital ticketing DigiTiket (Sumber: null)

platform digital ticketing DigiTiket (Sumber: null)

Dalam rangka mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan solusi digital terbaru bernama DigiTiket.

DigiTiket dikembangkan oleh Indibiz, bertujuan mengoptimalisasi situs pariwisata yang dikelola oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),

Dengan DigiTiket, para pelaku bisnis pariwisata dan turunannya memiliki platform digital yang bisa mencatat urusan data, seperti kedatangan tamu, secara akurat.

Sistem pendataan tersebut juga bisa diperluas fungsinya dengan berbagai program promo dan loyalty, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha dalam menarik minat pengunjung.

Baca Juga: Tetap Disiplin Pakai Sunscreen Walau Musim Mendung Dan Sering Hujan

Kepala Eksekutif DigiTiket, Rizqi Mulyantara, mengaku optimistis DigiTiket yang dikembangkan sejak 2017 ini bisa diterima kalangan pelaku usaha pariwisata. Apalagi harga layanan DigiTiket termasuk yang paling kompetitif dibandingkan layanan serupa lainnya.

"DigiTiket dapat mencairkan transaksi yang didapat dalam tujuh hari kerja dibandingkan layanan lain yang bisa mencapai 30 hari kerja. Hal ini akan sangat memperlancar cashflow pelaku usaha kecil dan menengah, untuk bisa mempercepat ekspansi bisnisnya," kata Rizqi, seperti dikutip dari pernyataannya, Senin (5/2/2024).

Rizqi menambahkan, DigiTiket juga bisa mendukung pelaku usaha MICE (meeting, incentive, convention, exhibition) dan hiburan seperti acara konser, seni, hingga seminar.

"DigiTiket menawarkan kemudahan kepada masyarakat sehingga tidak perlu mengantri lagi membeli tiket secara offline, karena bisa dilakukan dari ponsel," terangnya.

Baca Juga: Lahir Dari Perekonomian Kusut, K-Pop Jadi Identitas Yang Mendunia

Sementara itu, Vice President Enterprise Business Orchestration Telkom, Iwan Rusdarmono, berharap akan semakin banyak pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang mendapat nilai tambah dari DigiTiket.

Ia menyebut, layanan DigiTiket termasuk yang paling terjangkau dimulai dari Rp499.000.

"Selain operator destinasi wisata, DigiTiket juga bisa digunakan oleh pelaku usaha hotel, oleh-oleh, restoran dan sebagainya karena bisa saling terintegrasi satu sama lain," kata Iwan.

Baca Juga: TikTok Dilaporkan Mencoba Unggahan Video dengan Durasi 30 Menit

Seperti diketahui banyak di antara kita, sektor pariwisata merupakan salah satu pilar utama ekonomi nasional dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai Rp700 triliun dan penyerapan tenaga kerja mencapai lebih dari 13 juta.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menargetkan nilai devisa pariwisata pada 2024 mencapai US$7,38 miliar hingga US$13,08 miliar, atau sekitar Rp114,06 triliun hingga Rp202,15 triliun. Sektor pariwisata juga ditargetkan mampu berkontribusi terhadap PDB sebesar Rp2.000 triliun.

Baca Juga: 4 Skincare dari Elsheskin untuk Perawatan Kulit Saat Musim Hujan

Indibiz adalah ekosistem solusi digital dunia usaha Indonesia untuk membawa UKM Go Global.

Kehadiran Indibiz merupakan langkah yang diambil oleh Telkom, untuk menunjukkan keseriusan mereka dalam menggarap segmen business-to-business (B2B).

Indibiz dirilis usai melepas IndiHome dan membiarkannya berada di bawah kelola Telkomsel.

Sebelum ada DigiTiket, Indibiz telah menghadirkan berbagai inovasi produk. Misalnya Indibiz Pay sebagai solusi digital untuk proses pembayaran, dan komunikasi omni channel yang terintegrasi melalui Omni Channel Assistant (OCA). Selain itu, Indibiz memiliki solusi digital untuk ekosistem pendidikan bernama Pijar.

Indibiz juga memiliki layanan kolaborasi dengan startup dan para developer yang fokus untuk solusi kemajuan UKM. Ada Logee, solusi digital untuk sektor logistik, Agree, platform digital untuk bidang pertanian, Kuncie, platform digital untuk belajar bisnis dan ratusan produk digital lainnya yang juga didukung konektivitas dari Telkom. Selain itu, untuk solusi digital industri perhotelan, Indibiz memiliki produk IOT Envion, dan masih banyak lagi ratusan solusi digital yang Indibiz siapkan.

Baca Juga: Alva: Produsen Motor Listrik Dalam Negeri Sukses Sabet 2 Sertifikasi ISO

Baca Juga: Mendung-mendung, Langka Cahaya Matahari Sebagai Sumber Vitamin D? Coba Konsumsi Makanan Berikut

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive05 Mei 2026, 18:32 WIB

Honda Insight Mulai Dipasarkan di Jepang, Berapa Harganya?

Insight generasi keempat memulai debutnya sebagai kendaraan listrik penumpang tipe crossover.
Honda Insight. (Sumber: Honda)
Techno05 Mei 2026, 18:17 WIB

JBL Tour One M3 dan Tour Pro 3 Punya Warna Baru dan Peningkatan Performa Audio

Kurva suara JBL terbaru menjadi fitur utama dalam peningkatan besar pada headphone dan earbud Tour andalan perusahaan.
JBL Tour One M3 (kiri) dan Tour Pro 3 mendapat pembaruan software dan warna baru. (Sumber: JBL)
Tips05 Mei 2026, 17:43 WIB

6 Cara Kelola Uang bagi Anak Muda

Penting untuk melek tentang pemahaman mengelola uang saat masih muda.
Ilustrasi uang. (Sumber: freepik)
Techno05 Mei 2026, 16:39 WIB

Realme C100 Dibekali Perlindungan IP69 Pro, Tahan Air dan Tahan Banting

Kesadaran akan ketahanan fisik smartphone jadi hal yang semakin penting, terutama bagi mereka yang aktif di luar ruangan.
Realme C100.
Lifestyle05 Mei 2026, 15:14 WIB

ASICS Gel Kayano 33 Bisa Dibeli Mulai 1 Juli 2026, Didukung Teknologi Fluidsupport

Model terbaru ini dirancang untuk memberikan pengalaman meluncur yang lebih lembut dan mulus dengan teknologi stabilitas generasi terbaru.
ASICS Gel Kayano 33. (Sumber: ASICS)
Techno05 Mei 2026, 15:00 WIB

Huawei Watch Fit 5 Series Dilansir Global, Lihat Spesifikasi Lengkapnya

Hadirkan sentuhan elegan dalam teknologi wearable.
Huawei Watch Fit 5 Series. (Sumber: Huawei)
Startup05 Mei 2026, 14:17 WIB

TransTRACK Umumkan Smart Fleet System Berbasis IoT Guna Menjawab Tantangan ESG

TransTRACK juga mengadakan Academy Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains.
TransTRACK.
Techno05 Mei 2026, 14:02 WIB

Gambar dan Detail Samsung Galaxy Glasses yang Dikabarkan Telah Bocor

Kacamata pesaing Ray-Ban Meta ini dilaporkan akan diluncurkan akhir 2026, dengan pasangan kedua yang dilengkapi layar akan hadir pada 2027.
Samsung Galaxy Glasses. (Sumber: null)
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.