Tekan Angka Kecelakaan Pengendara Motor, Ini Tips Mengerem Supaya Selamat di Jalan

Uli Febriarni
Rabu 22 Mei 2024, 16:26 WIB
Tekan angka kecelakaan, Suzuki beri tips cara mengerem bagi pengendara motor (Sumber: Suzuki)

Tekan angka kecelakaan, Suzuki beri tips cara mengerem bagi pengendara motor (Sumber: Suzuki)

Motor merupakan kendaraan yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Moda transportasi yang satu ini dianggap lebih efektif untuk menyusuri jalanan perkotaan dan menembus kemacetan jalanan, berkat bodinya yang ramping dan bertenaga.

Diketahui, sebanyak 85% rumah tangga di Indonesia memiliki sepeda motor dan rutin menggunakannya dalam aktivitas harian.

Namun, sangat disayangkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mempraktikkan teknik berkendara dengan benar, terutama saat dihadapkan dengan situasi berbahaya. Kondisi human error menjadi penyebab utama tingginya kecelakaan di Indonesia, tak terkecuali di kalangan pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Intip Eksterior dan Interior Wuling Cloud EV, Medium Hatchback Listrik dengan Kenyamanan

Temuan dari Korps Lalu Lintas Kepolisian (Korlantas) menunjukkan, sebanyak 76% kasus kecelakaan di Indonesia melibatkan sepeda motor. Penyebab tertinggi kecelakaan tersebut adalah karena kegagalan menjaga jarak aman dan kecerobohan saat berkendara, termasuk mengabaikan etika dan peraturan berkendara.

Sementara itu, kelompok usia yang paling banyak menggunakan kendaraan roda dua berasal dari kalangan usia remaja dan dewasa muda. Kemudian, waktu rawan terjadinya kecelakaan cenderung terjadi di pagi hari pukul 06.00 – 08.00 WIB saat jalanan dipadati dengan masyarakat yang berangkat ke tempat kerja atau sekolah, dan pukul 15.00 – 18.00 WIB pada saat masyarakat mengakhiri hari dan pulang ke rumah.

Asst. to Service Dept. Head PT SIS, Hariadi, menjelaskan bahwa kecelakaan akibat perilaku pengendara yang kurang berhati-hati bisa terjadi kapan saja dan tidak terprediksi.

"Beberapa faktor yang berpotensi menjadi pemicu kecelakaan seperti kemampuan emosional pengendara, faktor lingkungan tidak terduga, dan kesiapan kendaraan," terangnya, seperti dikutip Rabu (22/5/2024).

Menurut Hariadi, pengetahuan dan penguasaan teknik pengereman bisa membantu menghindari pengemudi dari kondisi fatal di perjalanan.

Melengkapi informasi mereka, Suzuki memberikan sejumlah tips bagi pengendara sepeda motor agar dapat mengerem dengan baik. Pasalnya, menguasai teknik pengereman yang benar menjadi aspek kunci agar terhindar dari resiko kecelakaan.

  1. Jaga posisi motor tetap lurus saat pengereman

Saat berkendara, berjaga-jagalah dan atur etika postur berkendara yang benar.

Posisi yang dimaksud adalah duduk yang tegak dan rileks, kedua tangan memegang kendali pada stang kemudi dengan siku sedikit dibengkokkan, tujuannya agar memiliki kontrol lebih saat mengendalikan motor.

Baca Juga: Sonos Resmi Rilis Headphone Pertamanya, Ini Spek Sonos Ace

Baca Juga: Startup Pin J Beri Tawaran Pinjaman untuk Pekerja Gig dan Informal

Saat dihadapkan dengan situasi tidak terduga dan memerlukan pengereman, jaga arah roda motor tetap berada pada keadaan lurus, agar keseimbangan tetap terjaga dan memastikan traksi maksimal pada ban motor saat melakukan pengereman.

  1. Sadar kondisi sekitar dan jaga jarak aman

Menurut TMC Polda Metro Jaya, semakin rendah kecepatan berkendara maka semakin kecil pula jarak yang harus diterapkan, begitu pula sebaliknya. Misalnya untuk kecepatan 30km/jam maka jarak aman adalah 30 meter, sedangkan untuk kecepatan 80km/jam maka jarak aman adalah 80 meter.

Untuk mengetahui jarak yang sebaiknya diterapkan, pengendara dapat memperhatikan angka kecepatan sepeda motor seperti yang ada pada speedometer.

  1. Ketahui interval waktu untuk pengambilan keputusan di jalan

Menjaga jarak antar kendaraan sangat krusial untuk memberi waktu pengambilan keputusan pengereman yang baik.

Pada umumnya jarak pandang mata normal seseorang sejauh 30 m. Jarak ini merupakan situasi ideal untuk dapat membaca, memprediksi, dan mengambil keputusan saat berkendara.

Baca Juga: Kamu Tak Akan Berhenti Menuangkan Inspirasi Kreatif dengan Lenovo Yoga Slim 7x

Dalam kondisi jalan normal, seseorang dapat merespon kondisi mulai dari menangkap sinyal hingga melakukan pengereman (misalnya terhadap lampu merah dan anjuran lalu lintas) dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan kondisi tidak terduga.

  1. Jangan panik dan terapkan teknik pengereman berkala

Saat berhadapan dengan situasi darurat, ingat bahwa pengereman harus dilakukan secara bertahap.

Dimulai dengan menarik tuas rem depan disusul dengan tuas rem belakang, dengan bertahap dan interval yang konstan, agar kecepatan motor menurun secara bertahap tanpa mengunci roda atau menghindari kampas rem menjadi panas.

Seringkali saat dihadapkan pada kondisi mengejutkan seperti ada penyeberang dadakan atau kendaraan yang memotong arah, pengemudi butuh waktu lebih lama. Pengendara biasanya akan mencerna sinyal bahaya dalam waktu 1.5 detik dan memutuskan untuk melakukan pengereman pada detik berikutnya.

Faktor berikutnya adalah kondisi jalan kering atau basah, bobot kendaraan, hingga tingkat visibilitas semuanya akan menjadi faktor pertimbangan sebelum mengambil keputusan di jalan.

Baca Juga: Sharp AQUOS R9, Ponsel dengan Spesifikasi Standar Militer AS dan Kamera Yahud dari Leica

Namun, tips-tips tadi sebetulnya juga perlu diawali dengan sejumlah langkah penting, yakni memilih kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, proporsi dan bobot tubuh. Selain itu, tidak membawa barang atau penumpang di luar kapasitas standar, dan mengenakan helm berstandar SNI.

Pastikan pula kondisi tubuh prima saat mengendarai motor. Kegagalan respons terhadap bahaya sehingga mengakibatkan kecelakaan biasanya disebabkan oleh kondisi pengendara yang kelelahan.

Untuk menghindari kelelahan sebelum dan saat perjalanan, sebaiknya pengemudi melindungi diri dari cuaca dengan menggunakan pakaian yang melindungi diri dari paparan angin dan matahari langsung. Hindari pula berkendara pada larut malam atau di luar jam beraktivitas, dan tidak sedang mengonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping pada tubuh.

Apabila pengendara merasa kurang bugar atau mengantuk, disarankan untuk beristirahat sejenak dan tidak melanjutkan perjalanan hingga kondisi badan kembali pulih dan segar.

Tes atau pengecekan pengereman depan dan belakang motor juga hraus dilakukan rutin, untuk memastikan tiap rem dapat menghentikan motor dengan baik saat melaju. Periksa juga tekanan ban, tapak ban, serta jadwal service berkala.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Travel15 Juni 2024, 19:38 WIB

Mengunjungi Antara Heritage Center, Wisata Sambil Belajar Sejarah Jurnalistik Indonesia

Antara Heritage Center dapat dikunjungi tanpa dipungut biaya
Menara gedung Antara Heritage Center, memiliki jam raksasa yang akan berbunyi kala pergantian waktu tiap satu jam (Sumber: Antara)
Lifestyle15 Juni 2024, 19:11 WIB

Pakaian dan Perhiasan Milik Mendiang Vivienne Westwood Dilelang

Agenda lelang dilakukan dalam dua jadwal: penjualan langsung pada 25 Juni 2024 dan lelang online yang berlangsung pada 14-28 Juni 2024
Beberapa koleksi Vivienne Westwood dalam lelang Christie's di London (Sumber: @christiesinc)
Techno15 Juni 2024, 17:20 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison Bakal Berubah dari Perusahaan Telco Menjadi AI Native TechCo

Indosat Ooredoo Hutchison dan Google Cloud memperkuat kerja sama strategis, untuk menyiapkan pengalaman digital berbasis AI di seluruh Indonesia
Ilustrasi AI (Sumber: freepik)
Techno15 Juni 2024, 16:14 WIB

Samsung dan Tokoh Inside Out 2 Tampilkan Ilustrasi Emosi Sewaktu Kita Mencuci Baju

Kolaborasi yang dibarengi dengan menyambut perilisan Inside Out 2 ini, menunjukkan bagaimana fitur laundry terbaru Samsung membantu menghilangkan stres saat mencuci
Potongan video kampanye mencuci tanpa stress, kolaborasi Samsung, Disney, Pixar, bersama tokoh Inside Out 2 (Sumber: Samsung)
Hobby14 Juni 2024, 18:50 WIB

Dunia Games Kini Punya Fitur Live Streaming

Telkomsel meluncurkan platform Dunia Games versi terbaru yang kini dilengkapi dengan fitur Live Streaming.
Fitur Live Streaming di Dunia Games (Sumber: Dunia Games)
Techno14 Juni 2024, 18:20 WIB

Simak Spesifikasi HONOR 200 Lite, Ponsel dengan Tiga Kamera Belakang dan Layar Responsif Cahaya

HONOR 200 Lite dirilis bersamaan dengan dua produk lain dari jajaran yang sama, HONOR 200 dan HONOR 200 Pro.
HONOR 200 Lite 5G (Sumber: HONOR)
Techno14 Juni 2024, 17:52 WIB

Kamera HONOR 200 Series Diklaim Mampu Hasilkan Foto Potret Berkualitas Studio

Kualitas kamera HONOR Seri 200 dibangun oleh tim HONOR berkolaborasi dengan Studio Harcourt, rumah fotografi potret wajah legendaris Paris.
HONOR Seri 200 telah berkolaborasi dengan Studio Harcourt, rumah fotografi potret wajah legendaris Paris (Sumber: HONOR)
Lifestyle14 Juni 2024, 16:50 WIB

Simak Kelebihan Kirim Paket dengan Lion Parcel COD Ongkir

COD Ongkir membantu para online seller mengelola urusan logistik bisnisnya.
Lion Parcel terus promosikan layanan COD Ongkir (Sumber: @lionparcelid)
Automotive14 Juni 2024, 16:31 WIB

AITO Luncurkan Model Mobil M7 Ultra: Dijadwalkan Mengaspal ke Indonesia Tahun Depan dengan Merek Seres

Diperkirakan, AITO M7 Ultra akan diboyong ke Indonesia dengan membawa bendera merek Seres.
AITO M7 Ultra (Sumber: AITO)
Hobby14 Juni 2024, 16:10 WIB

Call of Duty: Black Ops 6 akan Hadir pada 25 Oktober 2024

Kampanye utama diatur setelah Perang Dingin di awal tahun 90an dan multipemain diluncurkan dengan 16 peta baru.
Call of Duty: Black Ops 6 (Sumber: null)