5 Cara Pakai Aplikasi Navigasi yang Aman untuk Pengendara Sepeda Motor

Rahmat Jiwandono
Kamis 28 Agustus 2025, 20:16 WIB
Ilustrasi navigasi digital pada sepeda motor. (Sumber: null)

Ilustrasi navigasi digital pada sepeda motor. (Sumber: null)

Techverse.asia - Perkembangan teknologi membuat aplikasi navigasi pendukung perjalanan menjadi semakin mudah untuk diakses. Dengan ponsel pintar yang biasa digunakan sehari-hari, pengguna bisa memperoleh dukungan panduan perjalanan yang akurat.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kesepian bagi Seseorang dan Ketahui Apa Penyebabnya

Beberapa aplikasi navigasi yang populer seperti Google Maps dan Waze terbukti sangat membantu para pengendara untuk menemukan tujuan perjalanan mereka, khususnya saat menjelajah lokasi-lokasi baru bersama sepeda motor kesayangaannya.

Penggunaan aplikasi navigasi sebagai pemandu perjalanan bukanlah tanpa resiko. Jika digunakan dengan cara yang tidak tepat, hal ini justru menjadi pemicu hilangnya konsentrasi saat berkendara.

Merespons hal tersebut, Community Development and Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal berbagi lima tips atau cari aman dalam menggunakan aplikasi navigasi.

Baca Juga: Alibaba Guarantee Package: Dukung UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

Pertama, pakai aplikasi navigasi di tempat yang aman. Salah satu cara yang paling aman untuk menggunakan aplikasi navigasi adalah dengan memilih tempat berhenti yang aman saat melakukan pengecekan.

"Pastikan pengendara bisa menepi terlebih dahulu dan tidak menggunakan aplikasi navigasi dengan menggunakan satu tangan dalam kondisi sepeda motor masih berjalan," ujar Iqbal pada Kamis (28/8/2025).

Kedua, atur jarak aman dan posisi aman berkendara. Jarak yang aman saat berkendara sangat penting dalam berkendara karena dapat menentukan seberapa besar tingkat resiko kecelakaan. Dalam kecepatan 40 km/jam pengendara harus menjaga jaga aman dengan kendaraan di depan minimal 30 meter.

Baca Juga: Tips Mengendarai Motor Bagi Ibu Hamil

"Hal ini dilakukan agar kita dapat mengantisipasi bahaya mendadak saat berkendara. Dan juga posisi kita saat berkendara jangan sejajar dengan kendaraan yang ada di depan namun bergeser sedikit ke kiri agar kita memiliki jarak yang cukup untuk menghindari resiko bahaya mendadak dari depan," paparnya.

Ketiga, pengendara bisa menambahkan smartphone holder di sepeda motor mereka. Keberadaan smartphone holder saat membantu jika ingin menggunakan aplikasi navigasi secara simultan atau terus menerus. Penempatan smartphone holder juga tidak boleh sembarangan.

"Saat disarankan perangkat ini dipasang pada setang dan berada lurus dengan speedometer. Sehingga pengendara sepeda motor akan lebih mudah melihat informasi yang dibutuhkan dan tidak mudah hilang konsentrasi," ujar dia.

Keempat, pengendara juga perlu untuk mengatur kecepatan berkendara. Saat mengendarai motor di dalam kota sebaiknya dijaga untuk konstan di bawah 60 km/jam saja. Hal ini karena padatnya mobilitas di dalam kota.

Baca Juga: 6 Tips Berkendara dengan Sepeda Motor Saat Musim Hujan

"Namun saat kita menggunakan aplikasi navigasi sebagai panduan perjalanan sebaiknya kecepatan berkendara di bawah 40 km/jam. Selain kita harus melihat aplikasi navigasi sebagai panduan, kita juga tidak mengetahui medan jalan yang akan di lewati," katanya.

Terakhir, kamu enggak perlu merasa sungkan bertanya dengan warga sekitar. Meskipun aplikasi navigasi saat ini sudah cukup canggih dan akurat, namun masih saja memiliki kelemahan.

Salah satunya aplikasi sejenis ini cenderung mengarahkan pengguna menempuh jalur tercepat tanpa menginformasikan medan jalan maupun kondisi jalan.

Baca Juga: 6 Tips Mengendarai Motor Saat Hujan dan Lewat Genangan Air

"Hal ini akan berbahaya karena bisa mebuat pengguna tersesat. Jika tidak yakin dengan jalan yang ditunjukkan oleh aplikasi navigasi, lebih baik tanyakan kepada warga sekitar yang lebih mengenal daerah tersebut," tambahnya.

Menurut dia, aplikasi navigasi memang sangat membatu kita saat touring atau bepergian jauh menjelajahi lokasi-lokasi baru. Namun demikian setiap penggunanya harus tetap fokus saat berkendara.

"Karena tujuan utama kita dalam berkendara adalah untuk selamat sampai tujuan," ujarnya.

Baca Juga: Google Maps Punya Fitur AI Baru yang Didukung oleh Gemini

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)