Meta Menambahkan Fitur Asisten Kreator AI Baru di Facebook

Fitur asisten kreator. (Sumber: meta)

Techverse.asia - Meta telah meluncurkan alat bertenaga kecerdasan buatan (AI) baru bernama Creator Assistant (asisten kreator), yang bertujuan untuk memberikan "mitra brainstorming" kepada para kreator konten. Fitur ini hanya tersedia di Facebook, dan akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan gaya konten, performa, komunitas, dan tujuan mereka.

"Daripada menganalisis berbagai dasbor dan grafik yang berbeda, kreator cukup pergi ke dasbor mereka di Facebook dan mengajukan pertanyaan kepada Creator Assistant, seperti mengapa reel tertentu berkinerja lebih baik daripada yang lain, atau bagaimana audiens mereka telah berubah dari waktu ke waktu," tulis perusahaan tersebut dalam sebuah blog kami kutip.

Baca Juga: Sony WH-1000XM6 Sandstone Dipasarkan Rp7,5 Juta

Kreator seringkali harus menganalisis grafik dan dasbor untuk memahami performa mereka, tetapi dengan asisten AI baru ini, mereka dapat memperoleh jawaban cepat untuk pertanyaan seperti "Kapan saya harus memposting?" dan "Apa yang dikatakan orang-orang di kolom komentar saya?"

Karena asisten AI bersifat komunikatif, mereka dapat mengajukan pertanyaan lanjutan dan menggali lebih dalam tentang suatu topik, seperti bagaimana audiens mereka telah berubah dari waktu ke waktu. Jawaban yang mereka terima akan didasarkan pada kehadiran mereka sendiri dan apa yang dapat mereka lakukan secara berbeda untuk meningkatkan kinerja.

Selain itu, asisten kreator juga dapat menawarkan saran tentang jenis konten apa yang harus dibuat. Alat ini akan memberikan respons yang jelas dan dapat ditindaklanjuti berdasarkan kehadiran Facebook spesifik masing-masing kreator.

Baca Juga: Meta Hadirkan Tingkatan Langganan untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Meta mengatakan bahwa ide-ide ini juga akan terinspirasi oleh apa yang sudah menjadi tren di Facebook. Namun, Facebook bukanlah algoritma yang paling canggih dan selalu ada kemungkinan membuat konten yang memalukan ketika terus-menerus mengejar apa yang viral.

Di luar kinerja, asisten AI dapat membantu bertukar pikiran untuk ide-ide konten baru dengan memanfaatkan apa yang sedang tren. Misalnya, ia dapat menyarankan penggunaan audio yang sedang tren atau membuat konten seputar momen budaya.

Asisten baru ini diluncurkan untuk kreator di Amerika Serikat, Kanada, dan India. Meta pun berencana untuk menambahkan kemampuan baru dan membawa asisten ini ke lebih banyak negara di masa mendatang.

Tapi ada satu bahaya terakhir yang perlu dipertimbangkan di sini. Alat ini kemungkinan akan memerlukan akses penuh ke akun kreator, untuk melihat analitik dan konten yang diunggah.

Baca Juga: Meta Akhirnya Membuat Aplikasi WhatsApp yang Tepat untuk Apple Watch

Dengan memberikan akses kepada kreator ke asisten AI, Meta berupaya menjaga agar kreator tetap aktif di Facebook saat bersaing memperebutkan perhatian mereka melawan pesaing seperti TikTok dan Youtube.

Di sisi lain, dengan menawarkan ide konten kepada kreator, Facebook mendorong posting yang lebih sering, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keterlibatan pengguna.

Akses dalam aplikasi ke asisten AI juga menghilangkan kebutuhan kreator untuk menggunakan alat pihak ketiga seperti ChatGPT saat bertukar pikiran dan memahami kinerja, sehingga mereka tetap berada dalam ekosistem Meta.

Meta juga mengumumkan bahwa mereka memperkenalkan bahasa baru untuk terjemahan AI di Facebook, termasuk Arab, Bahasa Indonesia, Prancis, Thailand, dan Vietnam. Dengan Reels yang diterjemahkan AI, nada dan suara kreator dipertahankan dan secara otomatis diterjemahkan ke bahasa lain.

Baca Juga: OpenAI Merilis GPT-5.5 Instant, Model Default Baru untuk ChatGPT

Diluncurkan tahun lalu, ide di balik fitur ini adalah untuk memungkinkan kreator menjangkau lebih banyak audiens dengan menghilangkan hambatan bahasa. Para kreator juga memiliki opsi untuk menggunakan fitur sinkronisasi bibir untuk menyelaraskan terjemahan dengan gerakan bibir mereka, yang membuatnya tampak lebih alami.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI