Techverse.asia - Spotify resmi mengumumkan bahwa peluncuran global fitur baru yakni SongDNA, yang memungkinkan pendengar untuk lebih mendalami musik favorit mereka. Dengan begitu, sekarang pengguna dapat mengaksesnya dengan membuka tampilan Now Playing (sedang diputar) saat mendengarkan lagu tertentu, lalu menggulir ke bawah ke kotak SongDNA.
Baca Juga: Acer TravelMate P4 dan P2 Dibenamkan Prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan Intel vPro
Kini tersedia bagi pelanggan Spotify Premium di platform iOS dan Android, fitur ini bakal memberikan pengalaman interaktif yang memungkinkan pengguna untuk melacak komponen lain dari sebuah lagu selain penyanyi, penulis lagu, atau musisi. Fitur SongDNA akan diluncurkan secara lebih luas kepada sepanjang April 2026.
SongDNA adalah cara lain untuk membuat lebih banyak musik di platform streaming ini mudah ditemukan, karena pengguna dapat mengetuk ikon mereka untuk melihat profil mereka dan karya lain yang mereka kerjakan.
Dengan SongDNA, para pendengar juga dapat menjelajahi koneksi lain, seperti siapa yang mungkin telah mengkaver lagu tersebut, ditambah informasi lain seperti sampel, interpolasi, atau proyek lain apa yang juga melibatkan kolaborator lagu itu.
Spotify menyatakan bahwa mereka memberikan wewenang kepada tim artis dan label yang memenuhi syarat untuk meninjau dan mengelola komponen fitur ini, sehingga fitur ini pasti akan didukung oleh semakin banyak lagu seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Spotify Meluncurkan Video Musik di AS dan Kanada, Khusus Pelanggan Premium
“SongDNA dirancang untuk membuat silsilah kreatif sebuah lagu lebih transparan sehingga penggemar dapat dengan mudah menjelajahi orang-orang dan pengaruh di balik musik yang mereka sukai,” kata Kepala Kemitraan Penulis Lagu dan Penerbit Spotify Jacqueline Ankner dalam keterangan resminya dikutip pada Rabu (1/4/2026).
“Dengan menyatukan kolaborator, sampel, dan kaver di satu tempat, kami mempermudah penggemar untuk menemukan musik baru dan melihat bagaimana lagu-lagu terhubung dan tercipta - sekaligus memberikan pengakuan yang berarti kepada penulis lagu, produser, dan pemegang hak cipta atas peran mereka dalam menciptakannya,” sambungnya.
Ide ini merupakan perluasan dari fitur tentang lagu (about the song) yang sebelumnya sudah ada, yang memungkinkan para pelanggan Spotify Premium guna mempelajari lebih lanjut tentang penulis, produser, dan kolaborator di balik musik favorit mereka.
Hal itu dapat mengarahkan pengguna untuk melihat bagaimana artis terhubung dan dipengaruhi oleh karya satu sama lain. Bagi mereka yang berada di industri musik itu sendiri, fitur ini dapat membantu mereka menemukan kolaborator, produser, teknisi, dan pihak lain yang mungkin ingin mereka ajak bekerja sama.
Baca Juga: Amazon Music Mendapatkan Hasil Pencarian Bertenaga AI dalam Versi Beta Baru
Fitur SongDNA juga menawarkan visibilitas dan kredibilitas yang lebih besar kepada mereka yang berada di balik layar produksi musik dibandingkan sebelumnya di era streaming.
Sebagai informasi, SongDNA dibangun di atas data dari basis data musik berbasis komunitas daring yakni WhoSampled, yang telah diakuisisi Spotify pada tahun lalu. Fitur ini juga bersaing dengan kredit interaktif Tidal, yang juga berfokus pada kontributor di balik lagu-lagu yang mereka streaming.
Fitur SongDNA pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun kemarin. Fitur ini dideskripsikan sebagai cara untuk melihat hubungan antar lagu, menampilkan kolaborator, sampel, dan kaver, semuanya dalam satu tempat.
Baca Juga: Pengguna Spotify Gratis Akhirnya Dapat Langsung Pilih dan Putar Lagu
Sebelumnya, Spotify juga sudah memiliki fitur bernama Song Credits yang hanya menampilkan kredit penampilan, penulisan lagu, dan produksinya. Misal, dalam lagu berjudul Kiss me More (feat. SZA), misalnya, fitur SongDNA ini akan menampilkan Carter Lang dan dua komposer lainnya, bersama dengan Doja Cat dan SZA sebagai artis utamanya.
SongDNA juga dapat mengungkapkan bahwa sebuah sampel lagu digunakan dari album Physical milik Olivia Newton-John dan Kiss Me More telah dikaver beberapa kali, terutama dalam versi Bahasa Jepang oleh Rainych.