Data Dekarbonisasi 2025: Butuh Keseimbangan antara Biaya dan Emisi Karbon

Rahmat Jiwandono
Jumat 25 April 2025, 18:37 WIB
Laporan dekarbonisasi data 2025. (Sumber: istimewa)

Laporan dekarbonisasi data 2025. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Seagate merilis Data Dekarbonisasi, laporan global terbarunya yang menyoroti tantangan keberlanjutan yang semakin meningkat yang dihadapi pusat data seiring dengan meningkatnya skala perusahaan untuk memenuhi tuntutan Artificial Intelligence (AI).

Goldman Sachs Research memperkirakan permintaan daya global dari pusat data akan meningkat sebanyak 165% pada 2030, dibandingkan dengan tahun 2023. Laporan baru Seagate mengungkapkan bahwa penggunaan energi kini menjadi perhatian utama bagi 53,5% pemimpin bisnis.

Baca Juga: Dukung Atlet, TikTok Menjadi Official Platform untuk Tim Indonesia

Volume data yang meningkat, peningkatan efisiensi yang melambat, dan peningkatan penerapan AI memberikan tekanan pada organisasi untuk mengelola emisi karbon, perluasan infrastruktur, dan Total Cost of Ownership (TCO) atau total biaya kepemilikan sekaligus. Temuan utama:

  • AI memicu gelombang permintaan penyimpanan data: 94,5% responden melaporkan peningkatan kebutuhan penyimpanan data, dengan 97% mengantisipasi pertumbuhan AI untuk lebih memengaruhi permintaan penyimpanan;  

  • Dampak lingkungan vs total biaya kepemilikan: hampir 95% responden mengkhawatirkan dampak lingkungan, tetapi hanya 3,3% yang memprioritaskannya dalam keputusan pembelian;

  • Hambatan utama dalam mendorong keberlanjutan di pusat data: pemakaian energi yang tinggi (53,5%), kebutuhan bahan baku (49,5%), keterbatasan ruang fisik (45,5%), biaya infrastruktur (28,5%), dan biaya akuisisi (27%);

  • Kesenjangan dalam manajemen siklus hidup: 92,2% mengakui pentingnya memperpanjang siklus hidup perangkat penyimpanan, tetapi hanya 15,5% yang menganggapnya sebagai faktor pembelian utama.

“Pusat data berada di bawah pengawasan ketat, bukan hanya karena mendukung beban kerja AI modern, tetapi juga karena menjadi salah satu sektor ekonomi digital yang paling intensif dalam penggunaan energi,” ujar Wakil Direktur Utama senior Pemasaran Cloud Seagate Jason Feist, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga: Seagate Meluncurkan Hard Drive Exos 24 dan SSD FireCuda 520N

“Ini memerlukan peralihan mendasar dalam cara kami berpikir tentang infrastruktur data, bukan sebagai pertukaran antara biaya dan keberlanjutan, tetapi sebagai peluang untuk mengoptimalkan keduanya,” lanjutnya.

Saat organisasi memperluas kemampuan datanya, mereka menghadapi tiga pilihan: meningkatkan efisiensi dalam infrastruktur yang ada, memperluas dimensi pusat data, atau memigrasikan beban kerja ke cloud.

Setiap pilihan melibatkan pertukaran antara biaya, karbon, dan kontrol, yang menunjukkan bahwa total biaya kepemilikan dan keberlanjutan dapat menjadi tujuan yang kompatibel. Keputusan tentang pemakaian energi, pemanfaatan ruang, penggunaan bahan baku, dan investasi infrastruktur kini berdampak pada performa bisnis dan hasil lingkungan.

Guna mendukung industri dalam menavigasi peralihan ini, laporan Data Dekarbonisasi menguraikan tiga pilar strategis untuk membangun masa depan data yang lebih berkelanjutan. Pertama, inovasi teknologi tetap menjadi pendorong utama transformasi berkelanjutan.

Baca Juga: Cara Startup Accacia Menangkan Pasar Dekarbonisasi Properti

Kemajuan di bidang daya komputasi, densitas area penyimpanan, dan teknologi hemat energi seperti pendinginan cair/perendaman serta sistem HVAC (heating, ventilation, air conditioning) dapat secara signifikan menurunkan pemakaian energi dan emisi karbon, serta mengelola karakteristik permintaan yang terus meningkat secara efektif.

Platform Mozaic 3+ berbasis HAMR (heat-assisted magnetic recording) Seagate, sekarang dalam produksi volume, memungkinkan kapasitas hingga 3 kali lebih banyak dalam dimensi yang sama, mengurangi kandungan karbon lebih dari 70% per terabyte, dan menurunkan biaya per terabyte sebesar 25%.

Kedua, komitmen untuk perpanjangan dan sirkularitas siklus hidup. Perbaikan, penggunaan kembali, dan pemeliharaan peralatan penyimpanan memperpanjang masa pakai dan mengurangi limbah. Pemantauan lingkungan secara real-time dan pelaporan transparan dapat mendorong akuntabilitas di seluruh lingkungan pusat data.

Baca Juga: Seagate Game Drive dan Game Hub Starfield Special Edition Terbaru Hadir untuk Xbox

Ketiga, berbagi akuntabilitas di seluruh ekosistem: mencapai pengurangan emisi yang berarti, di seluruh cakupan 1, 2, dan 3 seperti yang disampaikan dalam laporan – memerlukan kolaborasi di seluruh rantai nilai, termasuk vendor, pemasok, dan penyedia layanan cloud.

“Keberlanjutan tidak dapat diselesaikan secara terpisah. Pendekatan holistik yang mencakup infrastruktur, manajemen siklus hidup, dan akuntabilitas di seluruh industri dapat memastikan bahwa pertumbuhan operasi AI dan pusat data tidak mengorbankan lingkungan,” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)