CAR-dano: Aplikasi Inspeksi Mobil Bekas Berbasis Teknologi Blockchain

Rahmat Jiwandono
Jumat 11 April 2025, 18:44 WIB
CAR-Dano. (Sumber: istimewa)

CAR-Dano. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - CAR-Dano, sebuah platform mobil bekas yang berbasis blockchain sebentar lagi akan dirilis untuk masyarakat. Proyek ini tak hanya sekadar aplikasi konvensional, melainkan sebuah sistem yang terdesentralisasi yang didesain guna menciptakan mekanisme pencatatan hasil kendaraan yang transparan, aman, dan anti-manipulasi lewat teknologi smart contract.

Baca Juga: Upbit Dorong Peningkatan Tata Kelola Perusahaan pada Industri Blockchain Indonesia

CAR-Dano sendiri dicetuskan oleh alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Dunung Lintang Asmoro yang merupakan jebolan Teknik Mesin angkatan 2020, yang tak lain juga pendiri dari PT Inspeksi Mobil Jogja, sebuah perusahaan startup yang sudah bergerak aktif dalam layanan inspeksi mobil bekas selama lebih dari tiga tahun.

Teknologi yang dia kembangkan memungkinkan data inspeksi yang memiliki nilai lebih, baik sebagai referensi historis kendaraan maupun untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cerdas dalam transaksi jual beli mobil.

Dengan rekam jejak yang telah menghasilkan ribuan laporan inspeksi mengenai kendaraan secara independen, Lintang pun sadar akan adanya kebutuhan mendesak tentang sistem pencatatan yang enggak cuma akurat namun juga bisa diverifikasi oleh semua pihak secara terbuka.

Baca Juga: WhatsApp Memperkenalkan Fitur Baru di Seluruh Obrolan, Panggilan, dan Saluran

Dengan begitu, dia berharap CAR-dano bisa membawa perubahan yang signifikan dalam industri jual beli mobil bekas, utamanya dalam hal kepercayaan terhadap data kondisi kendaraan.

"Ribuan laporan yang telah saya kumpulkan selama ini menjadi fondasi guna mengembangkan aplikasi CAR-dano, yang enggak hanya memperkuat kredibilitas laporan inspeksi, namun juga menghadirkan ekosistem baru yang lebih akuntabel, efisien, dan berkelanjutan dalam pasar mobil bekas di dalam negeri dengan memanfaatkan teknologi blockchain," paparnya belum lama ini.

Dalam mengembangkan aplikasi CAR-dano tersebut dia tidak sendirian. Ia mengajak Gigi Hidjrika Aura Adkhy yang merupakan mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) 2021, Fakultas Teknik UGM, untuk bersama-sama mengajukan proposal pendanaan kepada Project Catalyst IOHK, lembaga yang menaungi blockchain CAR-dano.

Baca Juga: 'Honda Certified Used Car': Mencari Mobil Bekas Berkualitas Jadi Mudah

Proposal yang mereka ajukan tersebut bahkan berhasil memperoleh pendanaan sebesar 60 ribu ADA atau setara lebih dari Rp1 miliar. Pemilihan CAR-dano serta Project Catalyst IOHK, sebagai sumber pendanaan bukanlah tanpa alasan.

Sebab, Giga yang dipercaya sebagai manajer proyek mengatakan bahwa keduanya memberikan kesempatan guna mengembangkan solusi berbasis teknologi yang berkelanjutan dengan komunitas yang aktif dan jaringan yang kuat.

"Project Catalyst juga punya pendekatan riset yang sejalan dengan dunia akademik, dan ini yang menjadi daya tarik utama bagi kami," katanya.

Kekinian, proyek CAR-dano sedang memasuki fase awal yang difokuskan pada kegiatan riset dan pengembangan konsep teknologi.

Baca Juga: NASA Akan Gunakan Teknologi Blockchain untuk Buktikan Eksplorasi Mereka Ke Bulan

Pada 2025 ini, tim pengembang menargetkan beberapa target jangka pendek, seperti menyusun desain arsitektur sistem secara menyeluruh dan membangun prototipe awal dari platform inspeksi mobil bekas berbasis blockchain.

Setelah fase ini rampung, tim akan meneruskan ke tahap selanjutnya yakni mencakup pengembangan smart contract, proses integrasi sistem, dan pengujian yang menyeluruh terhadap keamanan dan stabilitas platform.

Seluruh rangkaian tahap itu dirancang secara sistematis guna memastikan bahwa platform CAR-dano tak hanya fungsional, tapi juga aman dan siap digunakan oleh publik.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp150 Juta, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)