Sony Alpha 1 II Mulai Diniagakan Januari 2025, Segini Harganya

Rahmat Jiwandono
Rabu 18 Desember 2024, 15:36 WIB
Sony Alpha 1 II. (Sumber: Sony)

Sony Alpha 1 II. (Sumber: Sony)

Techverse.asia - Sony memperkenalkan generasi kedua Alpha 1 II, kamera mirrorless full frame flagship terbaru dengan lensa interchangeable yang ditenagai kecerdasan buatan (AI) terbaru dari Sony.

Alpha 1 II akan tersedia di Indonesia mulai Januari 2025 yang dibanderol seharga Rp99,99 juta, masa pre-order dimulai 16 Desember 2024 hingga 24 Januari 2025.

Unit pemrosesan kecerdasan buatan menghadirkan kinerja pengenalan subjek berbasis AI tingkat lanjut dan berbagai fitur termasuk mode "Auto" baru yang dapat mendeteksi berbagai macam subjek.

Baca Juga: Instagram Sekarang Menambahkan Fitur Penjadwalan untuk Pesan Langsung

Kamera ini mempertahankan faktor bentuk ringan sekitar 743 gram. Alpha 1 II menghasilkan gambar resolusi tinggi dengan rentang dinamis lebar melalui kombinasi sensor full-frame Exmor RS stacked CMOS dengan resolusi efektif sekitar 50,1MP dan mesin image processing BIONZ XR terbaru.

Alpha 1 II menghasilkan gambar beresolusi tinggi bahkan dalam mode crop APS-C, menangkap sekitar 21MP efektif. Kamera mirrorless ini juga menawarkan pemotretan beruntun blackout-free dengan AF/AE tracking hingga 30 fps (frame per detik) yang dapat melacak gerakan kompleks dengan kalkulasi AF/AE hingga 120 kali per detik.

Sony Alpha 1 II dengan lensa

Kamera ini juga menyertakan fungsi Pre-Capture yang memungkinkan gambar diambil hingga satu detik sebelum tombol shutter ditekan, dan Continuous Shooting Speed Boost yang untuk sementara dapat mengubah kecepatan pemotretan beruntun.

Selain itu, Real-time Recognition AF telah ditambahkan ke Alpha 1 II terbaru dengan penambahan unit pemrosesan AI. Teknologi ini mempertahankan fokus pada subjek, termasuk human pose estimation yang langsung mengenali kepala dan tubuh seseorang, serta secara akurat melacak hewan, burung, serangga, dan kendaraan.

Baca Juga: Spesifikasi Sony Soundbar Bravia Theatre 8, Segini Harganya di Indonesia

Alpha 1 II memperkenalkan evolusi terbaru pada Real-time Recognition AF dengan fitur 'Auto' yang baru ditambahkan, yang memungkinkan kamera mengenali target subjek secara otomatis tanpa menentukan mode subjek.

Untuk mendukung kebutuhan kecepatan tinggi yang dibutuhkan oleh banyak profesional, Alpha 1 II dilengkapi shutter anti-distorsi yang memungkinkan pengambilan gambar dengan distorsi yang berkurang.

tampak belakang Alpha 1 II

Performa noise rendah pada sensitivitas sedang hingga tinggi, yang sangat dibutuhkan oleh fotografer profesional, juga telah ditingkatkan melalui tuning, yang memungkinkan untuk mengambil gambar dengan noise lebih sedikit dan latar belakang yang jernih, bahkan pada olahraga dalam ruangan yang memerlukan kecepatan shutter tinggi.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Kamera Canon EOS C80, Cocok untuk Live dan Perekaman

Selain itu, Sony Alpha 1 II memiliki stabilisasi gambar optik yang ditingkatkan secara signifikan hingga 8,5-stop (center) dan 7,0-stop (periphery) saat mengamil gambar diam, serta Mode Aktif Dinamis (Dynamic Active Mode) baru yang didukung untuk perekaman video. 

Kamera ini hadir dengan monitor LCD tipe 3,2 dengan multi-angle 4-axis dan dapat disesuaikan dengan bebas ke sudut mana pun. Bodi kamera generasi kedua ini memiliki ergonomi yang lebih baik dibandingkan dengan Alpha 1 generasi pertama, termasuk pembaruan desain yang cermat pada pegangan, posisi tombol shutter, dan tombol khusus yang lebih canggih. 

Alpha 1 II pun dilengkapi aksesori Eyepiece cup deep-type terbaru untuk dukungan tampilan tambahan. Eyepiece standar sudah terpasang pada kamera secara default, namun dapat diganti dengan opsi deep pad berdasarkan preferensi pengguna. 

Untuk dukungan baterai tambahan, Alpha 1 II dilengkapi dengan Dual-Battery Charger BC-ZD1 yang dapat mengisi daya dua baterai Z (model NP-FZ100) secara cepat dan stabil secara bersamaan dalam waktu 155 menit hingga terisi penuh.

Baca Juga: Sony LinkBuds Fit dan LinkBuds Open Sudah Bisa Dipesan di Indonesia

Lebih lanjut, pegangan vertikal yang kompatibel dengan VG-C5 menawarkan dukungan ergonomis tambahan dengan kinerja baterai tambahan untuk memperpanjang kebutuhan pemotretan. 

Untuk para profesional yang mencari solusi transfer gambar real-time yang cepat, Alpha 1 II kompatibel dengan 2.5GBASE-T melalui kabel LAN. Konektivitas tingkat tinggi ini secara dramatis meningkatkan alur kerja, mulai dari transfer data hingga pembuatan dan pendistribusian konten, sehingga meningkatkan efisiensi kerja para profesional.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)