Hollyland Hadirkan Headset Solidcom SE, Sistem Interkom Nirkabel untuk Komunikasi

Rahmat Jiwandono
Senin 23 September 2024, 15:16 WIB
Hollyland Solidcom SE. (Sumber: Hollyland)

Hollyland Solidcom SE. (Sumber: Hollyland)

Techverse.asia - Hollyland Technology telah meluncurkan interkom nirkabel Solidcom SE Global Version. Cocok buat produksi film, video, maupun aktivitas serupa, produk ini menjanjikan peningkatan alur kerja tim produksi berskala kecil dan merealisasikan komunikasi yang jernih serta reliabel sehingga memperlancar pekerjaan dengan jangkauan sekitar 350 meter.

Baca Juga: Fitur-fitur Baru di iPadOS 18, Membawa iPad ke Level Berikutnya

Solidcom SE Global Version didesain sebagai pilihan produk yang harganya relatif terjangkau, tapi tidak mengorbankan kualitas, sistem komunikasi full-duplex yang bobotnya ringan ini punya teknologi canggih bernama Environmental Noise Cancellation (ENC) serta mampu bertahan dari gangguan angin dan suara air.

Untuk itu, anggota tim bisa berkolaborasi secara efektif dalam proses pembuatan video dan aktivitas di alam terbuka pada setiap kondisi cuaca.

Hollyland Solidcom SE Global Version dapat digunakan hingga lima unit headset supaya bisa memenuhi kebutuhan pengguna, dan menghadirkan sistem yang berguna dan efektif bagi tim berskala kecil hingga menengah. Sistem interkom nirkabel ini juga punya teknologi frequency hopping yang secara otomatis mencegah interferensi audio.

Baca Juga: Uniqlo Grand Indonesia Kini Tampil Anyar, Menawarkan 3 Layanan yang Menarik

Hasilnya, komunikasi suara yang stabil dan reliabel pun tersedia, bahkan di lingkungan yang ramai serta padat radio. Solidcom SE Global Version ini mendukung komunikasi full-duplex sehingga anggota tim dapat berkomunikasi secara serentak. Jadi lebih hemat waktu dan kerja pun lebih efisien.

Teknologi ENC itu pada dua mikrofon Hollyland Solidcom SE Global Version berfungsi menghambat suara yang enggak diinginkan, mendukung rasio signal-to-noise 71 decibel (dB), serta memastikan suara yang keluar akan terdengar jelas meski dalam lingkungan yang ramai.

Dirancang dari material yang lebih ringan dan berdaya tahan, headset interkom nirkabel Solidcom SE Global Version terasa ringan, bahkan lebih enteng daripada sebuah apel. Dengan alat ini, pengguna profesional tak lagi merasakan gangguan akibat kerusakan perangkat di lokasi yang bermeda berat.

Baca Juga: Hollyland Meluncurkan Pyro S: Sistem Transmisi Video Nirkabel untuk Sineas

Komponen over-ear pad yang dapat diganti pun sangat praktis, khususnya saat musim panas, sehingga penggunya dapat memperoleh pengalaman yang nyaman serta bersih.

Komponen headset Hollyland Solidcom SE global Version telah dilengkapi dengan baterai yang bisa dilepas pasang sehingga tetap berfungsi dengan downtime minimal.

Sebagai fitur standar di sistem interkom nirkabel Hollyland, headset ini disematkan dudukan pengisi daya baterai atau battery charging station yang mengoptimalkan efisiensi dalam proses syuting. Terlebih lagi, Solidcom SE mendukung pengisian daya USB-C, dengan power bank, komunikasi berjalan dengan lancar tanpa gangguan, dan kreativitas pun jadi tanpa batas.

Baca Juga: Perangkat Audio Hollyland Lark C1 dan Lark M1 Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Hollyland Solidcom SE Global Version (2S-5S) telah tersedia sejak 19 September 2024 dan bisa dibeli dari distribusi lokal atau lewat website resmi perusahaan. Ada tiga model Solidcom SE Global Version yang ditawarkan dengan rentang harga yang berbeda-beda pula.

Untuk model Hollyland Solidcom SE Global Version 2S dibanderol US$199 atau setara dengan Rp3 jutaan, Solidcom SE Global Version 4S dibanderol US$399 atau setara dengan Rp6 jutaan, dan Solidcom SE Global Version 5S dibanderol US$499 atau setara dengan Rp7,5 jutaan.

Baca Juga: Hollyland Hadirkan Kamera VenusLiv: Bisa Live Stream dengan Kualitas Tinggi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)