Friend: AI Wearable Berbentuk Kalung, Menemani dalam Melewati Kesepian

Uli Febriarni
Rabu 31 Juli 2024, 17:41 WIB
Friend, kalung dengan teknologi AI yang bisa menjadi teman pengguna (Sumber: Friend)

Friend, kalung dengan teknologi AI yang bisa menjadi teman pengguna (Sumber: Friend)

Rasa kesepian dan tidak memiliki teman bicara terkadang mendatangi seseorang, sekalipun ia kerap berada di tengah keramaian.

Meski demikian, tak melulu seorang 'manusia' bisa membantu mengisi celah itu. Apalagi ketika orang itu telah diliputi rasa kurang percaya kepada orang lain, akibat pengalaman buruk, trauma atau alasan lainnya.

Seorang mahasiswa Universitas Harvard yang putus kuliah bernama Avi Schiffmann, mengetahui kondisi itu. Ia kemudian mengembangkan AI wearable bernama Friend.

"Seperti namanya, perangkat yang dikenakan di leher ini dirancang untuk diperlakukan sebagai teman," kutip kami dari TechCrunch, Rabu (31/7/2024).

Baca Juga: Resmi! Sepatu Macbeth Masuk ke Pasar Indonesia Lagi Setelah Cabut pada 2015

Schiffmann bercerita bahwa ia sempat bepergian ke Jepang pada Januari, lalu ia mendapati dirinya sendirian di sebuah hotel pencakar langit di Tokyo. Dia mengalami masa kesepian dan ingin seseorang untuk diajak bicara.

Shiffmann yang sempat mengembangkan perangkat AI untuk produktivitas, kemudian berubah pikiran.

Alih-alih berfokus pada produktivitas, perangkat Friend yang akhirnya diperkenalkan ini adalah perangkat kecerdasan buatan (AI) yang terhubung ke ponsel penggunanya melalui Bluetooth. Selanjutnya, alat itu terus mendengarkan mereka, dalam upaya untuk memerangi kesepian.

Avi Schiffmann menggunakan kalung Friend, AI wearable yang diklaim bisa membantu pengguna melewati kesepian (sumber: Friend)

Schiffmann menegaskan bahwa Friend adalah bentuk pendamping digital yang pada dasarnya baru. Ia mengakui bahwa Friend juga merupakan gabungan dari banyak hal. Pemuda ini tahu, Friend tampak seperti Air Tag.

Baca Juga: Spotify Perbanyak Lirik Lagu yang Bisa Dilihat Pengguna Gratisan

Perangkat ini seperti teman, sahabat karib, tetapi lebih merupakan chatbot AI yang ada di dalam liontin.

Kepada Wired, Schiffmann menyebut perangkat ini selalu memiliki pendapat untuk dibagikan tentang apa yang terjadi di sekitarnya. Itu kemudian dikomunikasikannya menggunakan pesan teks dan pemberitahuan push notification ke ponsel yang dipasangkan dengannya.

Atas inovasinya menghadirkan kalung Friend, Schiffmann telah mengumpulkan pendanaan sebesar $2,5 juta dengan valuasi $50 juta dari investor seperti Raymond Tonsing dari Caffeinated Capital, pendiri Z Fellows Cory Levy, CEO Perplexity Aravind Srinivas, pendiri Solana Anatoly Yakovenko dan Raj Gokal, CEO dan salah satu pendiri Morning Brew Austin Rief, Jordan Singer, yang bekerja pada upaya AI di Figma, dan manajer produk senior Google Logan Kilpatrick.

Perusahaan itu mengatakan hari ini akan mulai menerima pesanan awal untuk versi putih, yang dibanderol seharga $99 dan diharapkan dikirim pada Januari 2025. Friend tersedia untuk dipesan pre order dari Friend.com.

Baca Juga: Ignite by Igloo Ekspansi ke Filipina dan Meluncurkan Fitur iLearn

Baca Juga: OpenAI merilis Advanced Voice Mode

Baca Juga: Survei Cloudera: Hampir 90% Perusahaan Menggunakan AI, Tapi.......

Friend, kalung dengan teknologi AI yang bisa menjadi teman pengguna (sumber: Friend)

Pengguna dapat mengajak perangkat ini berbicara, dengan mengawali mengetuk tombol pada perangkat. Perangkat akan mengirimkan respons dalam aplikasi seperti teks.

Berikutnya, karena Friend mendengarkan pengguna sepanjang waktu, perangkat tersebut juga dapat mengirim pesan secara proaktif. Misalnya, perangkat tersebut dapat mengucapkan semoga sukses sebelum wawancara.

Friend memiliki daya tahan baterai sekitar 15 jam dan didesain bekerja sama dengan Bould, perusahaan yang merancang termostat Nest.

Perangkat ini didukung oleh model bahasa besar Claude 3.5 dari Anthropic AI, yang dapat terlibat dalam percakapan yang bermanfaat, menawarkan dorongan, atau mengejekmu karena tidak pandai bermain gim video.

Schiffmann meyakini, mengenakan perangkat keras di leher akan memudahkan kita berbicara dengan teman AI, daripada sekadar memiliki aplikasi.

Menurut dia, produk ini seperti mainan emosional yang baik. Meski tidak dirancang untuk menjadi terapis atau membantu di tempat kerja, perangkat ini adalah teman AI yang dapat diajak bicara.

Di tengah obrolannya dengan Wired, Schiffmann berkata:

Saya merasa, hubungan saya dengan liontin ini di leher saya lebih dekat daripada dengan teman-teman nyata di depan saya.

Friend memiliki mikrofon internal yang mendengarkan semua yang terjadi di sekitar pemakainya secara default.

"Anda dapat mengetuk dan menahannya untuk mengajukan pertanyaan, tetapi terkadang perangkat akan mengirimkan pesan—komentar tentang percakapan yang baru saja Anda lakukan, misalnya—tanpa diminta," tuturnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain modular pertama di industri untuk fleksibilitas maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon nirkabel ringkas DJI dilengkapi penutup depan berwarna-warni untuk menyesuaikan dengan gaya apa pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat guna memberikan pengalaman yang nyaman bagi keluarga tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)