Pemerintah Jepang Menyatakan Tak Lagi Pakai Disket

Uli Febriarni
Jumat 05 Juli 2024, 13:40 WIB
disket atau floppy disk (Sumber: freepik)

disket atau floppy disk (Sumber: freepik)

Pemerintah Jepang akhirnya menyatakan selamat tinggal kepada floppy disk, atau disket.

Hingga bulan lalu, masyarakat setempat masih diminta untuk menyerahkan dokumen kepada pemerintah menggunakan perangkat penyimpanan disket, dengan sekitar 1.034 peraturan yang mengharuskan penggunaannya.

Namun aturan tersebut kini akhirnya dihapuskan, kecuali satu pembatasan lingkungan terkait daur ulang kendaraan. Hal itu dikemukakan oleh Menteri Digital Taro Kono.

"Kami telah memenangkan perang terhadap floppy disk pada tanggal 28 Juni!," ungkap Taro Kono, kepada Reuters, dikutip Jumat (5/7/2024).

Kono merupakan menteri di Jepang yang diketahui selalu vokal mengenai penghapusan mesin faks dan teknologi analog lainnya di pemerintahan.

Baca Juga: POCO Pad Dijual Seharga Rp3,9 Juta, Punya Kapasitas Baterai Jumbo

Agensi Kono memulai perjuangannya melawan teknologi komputer era 90-an pada 2022, tak lama setelah pengangkatannya di Agensi Digital. Sekitar 1.900 prosedur pemerintah Jepang menggunakan floppy disk dan teknologi usang lainnya seperti mesin faks, CD, dan MiniDisc.

Dia terkenal mendeklarasikan 'perang terhadap floppy disc' kepada 2,5 juta pengikutnya di X.

disket (sumber: freepik)

Baca Juga: Fairlady X, Mobil Hasil Modifikasi 'Tangan Dewa' Mahasiswa Di Jepang

Tak berselang lama dari pengumuman Kono, pengguna X membahasnya di plaform tersebut.

Dibuat pada sekitar tahun 1960-an, disket merupakan perangkat berbentuk persegi tidak lagi populer pada tahun 1990-an. Pasalnya, di tahun itu, telah ditemukan solusi penyimpanan yang lebih efisien, yakni compact disc (CD), disusul kemudian hadir flash disk/flash drive (diska lepas).

Floppy disk berukuran tiga setengah inci hanya dapat menampung data hingga 1,44 MB. Lebih dari 22.000 disk semacam itu diperlukan untuk mereplikasi memory stick yang menyimpan informasi sebesar 32GB.

Sony, produsen disk terakhir, mengakhiri produksinya pada 2011.

(ilustrasi) perangkat komputer dan penyimpanan data (sumber: freepik)

Baca Juga: POCO F6 Dijual di Indoensia: Cek Spesifikasi dan Harganya

BBC mengulas, Jepang pernah dianggap sebagai negara besar di bidang teknologi, tetapi dalam beberapa tahun terakhir masih tertinggal dalam gelombang transformasi digital global karena penolakan mereka terhadap perubahan.

Misalnya saja, tempat kerja masih lebih memilih mesin faks dibandingkan email, rencana sebelumnya untuk menghapus mesin ini dari kantor-kantor pemerintah dibatalkan karena adanya penolakan.

Sebagai bagian dari kampanye digitalisasi birokrasinya yang terlambat, Jepang meluncurkan Badan Digital pada September 2021, yang dipimpin oleh Kono.

Perjalanannya, banyak bisnis di Jepang masih memerlukan dokumen resmi untuk disahkan menggunakan stempel pribadi berukir yang disebut hanko, meskipun pemerintah telah berupaya untuk menghapusnya secara bertahap.

Orang-orang menjauh dari prangko tersebut dengan sangat cepat, kata surat kabar lokal The Japan Times.

Dan baru pada 2019, penyedia pager terakhir di negara tersebut menutup layanannya, dan pelanggan swasta terakhir menjelaskan bahwa itu adalah metode komunikasi pilihan bagi ibunya yang sudah lanjut usia.

disket (sumber: freepik)

Baca Juga: Aloshop Ekspansi Bisnis ke Thailand

Baca Juga: DoctorTool Dukung Transformasi Digital di Pelayanan Kesehatan

Jepang bukanlah satu-satunya badan pemerintah yang memiliki hubungan baru dengan teknologi ini.

Katakanlah kereta ringan Muni Metro di San Francisco. Mereka menggunakan sistem kendali kereta api dengan perangkat lunak yang menggunakan floppy disk, dan berencana untuk terus melakukannya hingga 2030.

Angkatan Udara Amerika Serikat juga menggunakan disket berukuran 8 inci hingga 2019, untuk mengoperasikan Sistem Komando dan Kontrol Otomatis Strategis (SACCS); sistem komputer tahun 1970-an yang menerima kode peluncuran nuklir dan mengirimkan pesan darurat ke pusat militer dan sumber lapangan.

"Departemen Pertahanan akhirnya menghapuskan sistem ini secara bertahap pada 2019," rangkum Engadget.

Di luar sektor publik, floppy disk tetap umum digunakan di berbagai industri, termasuk bordir, maskapai penerbangan kargo, dan mesin CNC.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juli 2024, 15:28 WIB

Sony Merilis Kamera ZV-E10 II dengan Sensor APS-C 26MP, Cek Harganya

Kamera ZV-E10 II baru dari Sony dirancang untuk mempengaruhi vlogger.
Sony ZV-E10 II. (Sumber: Sony)
Automotive12 Juli 2024, 15:23 WIB

VinFast akan Hadir di GIIAS 2024, Pengujung Bisa Test Drive 2 Mobil Listrik Ini

VinFast Siap Berpartisipasi dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
VinFast akan berpartisipasi di GIIAS 2024 pada 18-28 Juli 2024.
Automotive12 Juli 2024, 15:06 WIB

Pendaftaran NMAA Ultimate Builder Dibuka, Tampilkan 100 Mobil Hasil Modifikator Indonesia

NMAA Top 50 Curated Car berganti nama menjadi NMAA Ultimate Builder.
Pendaftaran NMAA Ultimate Builder 2024 resmi dibuka. (Sumber: istimewa)
Travel12 Juli 2024, 14:50 WIB

Pecinta Film, Ini 3 Destinasi Tempat Syuting Film Populer

Ini tiga destinasi unik yang melatari pembuatan berbagai film ternama.
Danau Brienz di Swiss. (Sumber: istimewa)
Travel12 Juli 2024, 14:11 WIB

Potensi Wisata Halal Indonesia Mencapai Miliaran Dolar, 2 Faktor Ini Harus Diperbaiki

Wisata halal jadi penentu destinasi negara bagi turis internasional.
Ilustrasi wisata halal. (Sumber: freepik)
Lifestyle12 Juli 2024, 11:22 WIB

Pakar Bilang Sumber Penyakit Bukan Berasal dari Makanan Namun Pikiran

Apabila banyak pikiran dan lelah biasanya mudah terkena penyakit.
Ilustrasi sakit. (Sumber: freepik)
Lifestyle12 Juli 2024, 10:43 WIB

ASICS Nimbus Mirai Rilis Global, Sepatu Lari yang Didesain untuk Didaur Ulang

ASICS mengajak para pelari untuk memulai perjalanan melingkar Nimbus Mirai barunya dengan mengembalikannya di akhir masa pakainya.
ASICS Nimbus Mirai. (Sumber: ASICS)
Lifestyle12 Juli 2024, 10:10 WIB

Lisa Jadi Bintang Tamu di Global Citizen Festival 2024, Penampilan Solo Pertamanya

Acara ini akan digelar di Kota New York, AS, pada 28 September.
Lisa BLACKPINK.
Techno11 Juli 2024, 16:20 WIB

Pembaruan AI Metavertu II, Serasa Punya Asisten Pribadi dalam Genggaman

Pembaruan AI pada Metavertu II menambahkan AI Intelligent Body dan Mobile Smart Body.
Metavertu II mendapatkan asisten suara AI (Sumber: Vertu)
Techno11 Juli 2024, 15:43 WIB

Chatbot AI iQIYI Mungkinkan Penonton Bercakap-cakap dengan Karakter Tayangan Favorit Mereka

Chatbot tersebut memungkinkan pemirsa terlibat dalam percakapan dengan karakter fiksi dari acara populer iQIYI, sehingga meningkatkan pengalaman interaktif bersama pengguna.
iQIYI luncurkan chatbot untuk karakter tayangan yang populer (Sumber: iQIYI)