1 Dekade Berlalu dari Rilis WIDE 300, Fujifilm hadirkan Instax WIDE 400

Uli Febriarni
Jumat 21 Juni 2024, 16:01 WIB
Instax WIDE 400 (Sumber: Fujifilm)

Instax WIDE 400 (Sumber: Fujifilm)

Bukan hanya penggunaan kamera digital sederhana (camdig) yang kini kembali mendapatkan hits, melainkan juga kamera instan polaroid, semakin menggandeng banyak penggemar.

Kamera instan polaroid memberikan hasil yang cepat, bisa langsung disimpan, atau dipamerkan ke media sosial. Tampilan hasil foto yang estetik menurut generasi masa kini, membuat kamera ini masih terdepan.

Hal ini direspon oleh Fujifilm yang kemudian meluncurkan Instax WIDE 400. Sepuluh tahun lalu, merek ini mengenalkan khalayak dengan kamera instan Instax WIDE 300.

Baca Juga: SpaceX Meluncurkan Starlink Mini Portabel, Bisa Dimasukkan dalam Tas Ransel

Kamera Fujifilm Instax WIDE 400 hanya akan tersedia dalam satu warna – wise green, dengan tambahan warna hitam di bagian detail.

Mulai dijual akhir Juni ini, WIDE 400 tidak memiliki fokus otomatis, tetapi pengguna bisa menyesuaikan fokus dengan lensa 95mm padanya.

Untuk kamu yang ingin mengambil gambar landscape, kamu bisa mengatur dengan jarak fokus mulai 3 m dan seterusnya, atau 0,9-3 m untuk citra portrait. Tetapi jika akan membuat foto selfie, kamu tinggal menurunkan jarak fokus jadi 0,4 m dan mengoptimasi cermin internal pada kamera ini.

Kamera instan Fujifilm Instax WIDE 400 punya self timer (sumber: Fujifilm)

Sementara itu, Mode Standar WIDE 400, ideal untuk subjek pada jarak 15-19 inci/40-50 cm.

Baca Juga: Lenovo Tab Plus, Tablet dengan Delapan Speaker JBL

Ukuran cetakan dan gambar format lebar hasil foto WIDE 400 dua kali lipat dari film Mini Instax, yakni berukuran 108 x 85mm, dengan area gambar 99 x 62mm.

"Berbagai kelebihan fitur pada Instax WIDE 400 memberikan peningkatan kejernihan cetakan, jika dibandingkan dengan kamera pendahulunya. Saat pengguna menekan tombol rana, WIDE 400 memiliki sensor otomatis yang mendeteksi cahaya sekitar dan kinerja flash yang juga otomatis," klaim Fujifilm, seperti dalam keterangan produk, dikutip Jumat (21/6/2024).

Dengan demikian, apapun kondisi interior atau eksterior lokasi pengambilan foto, foto tetap terekspos dengan baik.

Hasil cetak foto dari Instax WIDE 400 (sumber: Fujifilm)

Baca Juga: Populasi Menua dan Kekurangan Pengemudi, Nissan Jepang Uji Coba Mobil Otonom

WIDE 400 mudah diposisikan pada permukaan, tetap dengan aksesori Camera Angle Adjustment yang disertakan.

Dengan memasang aksesori di bagian bawah kamera, fotografer dapat memilih di antara dua opsi ketinggian untuk membingkai gambarnya dengan sempurna.

Fujifilm Instax WIDE 400 Instant Camera (Sumber: Fujifilm)
Camera case untuk Fujifilm Instax WIDE 400 (sumber: Fujifilm)

Baca Juga: Instagram Meluncurkan Siaran Langsung ke Daftar Close Friends

Dalam jadwal bersamaan, Fujifilm juga menghadirkan pula warna kamera Instan Hybrid FUJIFILM INSTAX MINI LIPLAY yang baru.

Kamera instan hybrid Instax Mini Liplay 2-in-1 dan Smartphone Printer (MINI LIPLAY) dari Fujifilm kini hadir dalam tiga variasi warna baru. Yakni Matcha Green, Misty White, dan Deep Bronze; ketiga warna ini selanjutnya menawarkan kepada penggunanya pembaruan modern dan penuh gaya.

Baca Juga: Bitcoin Lesu, Faktor Penting untuk Membuka Prospek Rebound

MINI LIPLAY menghadirkan beragam bingkai foto dan filter, yang tersedia dalam Aplikasi (menggunakan Aplikasi Smartphone INSTAX MINI LIPLAY yang gratis dan dapat diunduh) dan dalam kamera, untuk mempersonalisasi gambar.

Selain kemampuan fotografi hybrid (teknologi cetak digital dan instan), MINI LIPLAY juga dapat berfungsi sebagai printer Smartphone, melalui Bluetooth, menggunakan Aplikasi MINI LIPLAY.

Tiga variasi warna baru kamera instan hybrid FUJIFILM INSTAX MINI LIPLAY, akan tersedia pada pertengahan Juli 2024.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)