Instax Mini 99 Resmi Dirilis Global, Punya 6 Filter Warna yang Berbeda

Rahmat Jiwandono
Rabu 01 Mei 2024, 16:02 WIB
Instax Mini 99. (Sumber: Instax)

Instax Mini 99. (Sumber: Instax)

Techverse.asia - Pembuat aksesoris pencitraan Jepang, Fujifilm telah meluncurkan kamera instan, Instax Mini 99. Instax Mini 99 yang dirilis di bulan ini hanya hadir dalam satu pilihan warna saja yakni hitam

Instax Mini 99 sejatinya terinspirasi dari kamera Instax Mini 90 dan mengusung tekstur matte mirip kulit pada bodinya. Jadi, Instax Mini 99 mewarisi fitur dari model Instax Mini 90. Dari kejauhan terlihat seperti kamera digital yang mahal, meski harganya hanya US$200 atau setara dengan Rp3,25 jutaan.

Namun jika kamu membelinya, kamu mungkin akan sedikit kecewa dengan bentuk bahan yang materialnya menggunakan plastik. Tapi, ada bagian di mana Fujifilm telah melengkapi kameranya dengan elemen mesin, seperti konverter dudukan tripod dan beberapa kontrol.

Baca Juga: Meta Menambahkan Beberapa Fitur Apple Vision Pro ke Quest

Berkat finishing matte serta dengan lapisan Hammertone dan teks berwarna, Instax Mini 99 terlihat lebih profesional, bahkan lebih keren, dibandingkan kebanyakan pendahulunya. Meskipun tidak ada fitur kamera digital hybrid, kamera instan ini memberikan lebih banyak fleksibilitas dibandingkan kamera instan lainnya.

Pun Instax Mini 99 memiliki desain yang klasik dan dilengkapi tombol di bagian samping bodi untuk mengubah efek dan mode kamera.

Lebih lannjut, kamera instan ini hadir dengan fitur-fitur baru seperti Colour Effect Control, yang menerapkan cahaya dengan warna berbeda secara langsung ke film untuk menghasilkan enam filter ekspresi warna berbeda. Keenam efek filter unik tersebut antara lain Faded Green, Warm Tone, Light Blue, Soft Magenta, Sepia, dan Light Leak.

Baca Juga: Huawei Go Paint: Aplikasi Melukis Terbaru yang Bakal Dilansir 7 Mei 2024

Mereka dapat diaplikasikan langsung pada cetakan Instax menggunakan lampu LED, untuk menghasilkan estetika yang kreatif. Efek-efek itu juga berubah berdasarkan cahaya sekitar, warna subjek, dan kondisi pengambilan gambar lainnya.

Fitur lainnya yang dimiliki Instax Mini 99 adalah Mode Vintage baru guna mengurangi eksposur di sekitar tepian untuk membawa fokus ke tengah setiap gambar. Perusahaan mengatakan bahwa pengguna dapat menggunakan dial samping untuk menggabungkan Colour Effect Control dan Mode Vintage dengan kontrol kecerahan untuk menghasilkan ekspresi pencetakan yang beragam.

Fitur-fitur menarik lainnya yang terdapat di Instax Mini 99 seperti mode Lanskap, Makro, dan Standar. Mode Makro berfokus pada subjek antara 0,3 dan 0,6 meter dari kamera, mode Standar berfokus pada jarak antara 0,6 meter dan 3 meter, dan mode Lanskap berfokus pada jarak tiga meter atau lebih.

Mode pengambilan gambar lainnya pada kamera instan ini termasuk Indoor untuk situasi minim cahaya, Sports untuk pengambilan gambar bergerak, Double Exposure untuk menggabungkan dua pengambilan gambar, dan Bulb untuk efek cerah. Kamera instan ini juga telah dilengkapi dengan kontrol flash yang dapat disesuaikan, self-timer, dan Base Grip yang dibuat secara presisi dengan dudukan tripod.

Baca Juga: Spesifikasi Kamera Fujifilm X100VI, Punya Mode Baru Bernama Reala Ace

Selain itu, kamera instan Instax Mini 99 menggunakan baterai isi ulang yang dapat dilepas yang diklaim perusahaan dapat menghasilkan 100 frame per pengisian daya. Mini 99 juga dilengkapi dengan kabel USB Type-C yang dapat digunakan untuk mengisi daya baterai di terminal pengisian daya.

Kendati demikian, untuk mengisi ulang baterainya, harus mengeluarkan baterai tersebut dan memasukkannya ke pengisi daya yang disertakan dengan kabel USB Type-C. Itu terlalu merepotkan, dan Fujifilm seharusnya menawarkan metode yang lebih sederhana untuk pengisian dayanya di masa depan.

Selain kamera, Fujifilm juga meluncurkan film cetak baru yang disebut Photo Slides. Menurut perusahaan, film-film desainer ini akan meningkatkan dampak visual dan meningkatkan estetika gambar yang dicetak melalui kamera instan dan printer dalam seri Instax.

Baca Juga: Spesifikasi Kamera Fujifilm GFX100 II, Harganya Lebih Murah dari Pendahulunya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)