OpenAI Hadirkan Kloning Suara

Uli Febriarni
Sabtu 30 Maret 2024, 12:46 WIB
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)

Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)

Baca Juga: Beasiswa Digital Talent Scholarship Kembali Dibuka untuk 2.500 Orang! Begini Cara Daftarnya

OpenAI meluncurkan alat baru bertenaga kecerdasan buatan (AI), bernama Voice Engine. Ini merupakan alat kloning suara, yang menggunakan masukan teks dan satu sampel audio berdurasi 15 detik.

Dengan sampel itu, mesin cerdas OpenAI dapat menghasilkan ucapan yang terdengar alami, emosional, realistis, dan sangat mirip dengan pembicara aslinya.

"Voice Engine kali pertama dikembangkan oleh OpenAI pada akhir 2022, dan telah menggunakannya untuk mendukung suara preset yang tersedia di API text-to-speech, ChatGPT Voice dan Read Aloud," tulis OpenAI dalam blognya, dikutip Sabtu (30/3/2024).

Baca Juga: Nissan Akan Kenalkan 16 Mobil Listrik Barunya Pada 2026

Sebelum merilis Voice Engine, OpenAI telah mengujinya secara privat kepada kelompok kecil mitra terpercaya mereka, pada akhir 2023.

Lewat uji coba, OpenAI menemukan bahwa Voice Engine dapat ditujukan untuk manfaat kebaikan di berbagai industri.

  1. Membantu Anak-anak dalam Kegiatan Akademis

Adanya 'bantuan membaca' lewat suara kloning yang terdengar alami dan penuh emosi, ternyata bisa membantu anak-anak belajar dalam kegiatan akademis.

Age of Learning, sebuah perusahaan teknologi pendidikan yang didedikasikan untuk keberhasilan akademis anak-anak, telah menggunakan ini untuk menghasilkan konten sulih suara yang telah ditulis sebelumnya.

Mereka juga menggunakan Voice Engine dan GPT-4 untuk membuat respons yang dipersonalisasi dan real-time, dalam berinteraksi dengan siswa.

Dengan teknologi ini, Age of Learning mampu menciptakan lebih banyak konten untuk khalayak yang lebih luas.

  1. Menerjemahkan Konten

Voice Engine dapat membantu menerjemahkan konten, seperti video dan podcast. Sehingga pembuat konten dan bisnis dapat menjangkau lebih banyak orang di seluruh dunia, dengan lancar dan dengan suara mereka sendiri.

Sebuah platform konten bernama HeyGen, menggunakan Voice Engine untuk penerjemahan video, sehingga mereka dapat menerjemahkan suara pembicara ke berbagai bahasa dan menjangkau pemirsa global.

Saat digunakan untuk penerjemahan, Voice Engine mempertahankan aksen asli penutur asli. Misalnya, menghasilkan bahasa Inggris dengan sampel audio dari penutur bahasa Prancis, akan menghasilkan ucapan dengan aksen Prancis.

  1. Menjangkau Komunitas Global

NGO yang bekerja dengan memberi layanan penting di wilayah terpencil, Dimagi, sedang membangun alat bagi petugas kesehatan masyarakat untuk memberikan berbagai layanan penting, seperti konseling bagi ibu menyusui.

Dimagi menggunakan Voice Engine dan GPT-4, untuk memberikan umpan balik interaktif dalam bahasa utama setiap pekerja; termasuk Swahili atau bahasa informal seperti Sheng, bahasa campuran kode yang populer di Kenya. Tentunya, ini membuat pelayanan lebih mudah menjangkau sasaran.

  1. Membantu Orang-orang dengan Gangguan Kemampuan Bicara

  • Voice Engine membantu orang-orang yang mengalami kekurangan bersifat non-verbal, atau orang yang sedang menjalani terapi karena kondisi mereka yang memengaruhi kemampuan bicara.

Livox, aplikasi komunikasi alternatif AI, mendukung perangkat Augmentative & Alternative Communication (AAC) yang memungkinkan penyandang disabilitas untuk berkomunikasi.

Voice Engine bisa memungkinkan penggunanya memilih ucapan yang paling mewakili dirinya, dan bagi pengguna multibahasa, sekaligus mempertahankan konsistensi suara di setiap bahasa lisan.

  • Membantu pasien memulihkan suaranya, bagi mereka yang menderita kondisi bicara mendadak atau degeneratif.

Norman Prince Neurosciences Institute di Lifespan, sebuah sistem kesehatan nirlaba yang berfungsi sebagai afiliasi pengajaran utama fakultas kedokteran Brown University, sedang menjajaki penggunaan AI dalam konteks klinis.

Mereka telah menguji coba program yang menawarkan kemampuan Voice Engine, kepada individu dengan etiologi onkologis atau neurologis, untuk gangguan bicara.

Baca Juga: Beasiswa Digital Talent Scholarship Kembali Dibuka untuk 2.500 Orang! Begini Cara Daftarnya

Meski memberikan banyak manfaat, OpenAI menyadari bahwa yang harus tetap menjadi perhatian dalam pengembangan Voice Engine adalah risiko serius yang ditimbulkan.

Untuk itu, OpenAI bekerja sama dengan mitra-mitra di Amerika Serikat dan internasional dari berbagai kalangan pemerintahan, media, hiburan, pendidikan, masyarakat sipil, dan lainnya, agar mereka dapat memberikan masukan kebijakan keamanan alat ini.

"Mitra yang menguji Voice Engine, telah menyetujui kebijakan penggunaan kami, yang melarang peniruan identitas individu atau organisasi lain tanpa izin atau hak hukum," kata perusahaan.

"Selain itu, persyaratan kami dengan mitra ini memerlukan persetujuan yang jelas dan terinformasi dari pembicara asli, dan kami tidak mengizinkan pengembang membangun cara bagi pengguna individu untuk menyuarakan pendapat mereka sendiri," lanjut OpenAI lagi.

OpenAI juga memberikan tanda air untuk melacak asal audio apa pun yang dihasilkan oleh Voice Engine, serta pemantauan proaktif terhadap cara penggunaannya.

Baca Juga: Pulang Kampung Naik Mobil Pribadi? Wajib Cek 8 Komponen Ini

Baca Juga: 8 Hal Yang Harus Diterapkan, Ketika Bawa Mobil Menyeberang Laut

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Sam Altman Mulai Spill Tipis-Tipis GPT-5

Rabu 17 Januari 2024, 16:45 WIB
Sam Altman Mulai Spill Tipis-Tipis GPT-5
Berita Terkini
Lifestyle29 Januari 2026, 15:42 WIB

Crunchyroll Anime Awards 2026 Digelar di Jepang pada 23 Mei

Daftar Nominasi Diumumkan 2 April 2026, Bersamaan Dengan Dimulainya Pemungutan Suara Penggemar Secara Global.
Crunchyroll Anime Awards 2026. (Sumber: dok. crunchyroll)
Techno29 Januari 2026, 15:26 WIB

Realme P4 Power 5G: Ponsel dengan Titan Battery 10.001mAh Pertama di Dunia

Menghadirkan daya tahan ultra-panjang dan membuka era baru 10.000mAh di industri smartphone.
Realme P4 Power 5G. (Sumber: Realme)
Hobby29 Januari 2026, 15:14 WIB

Review Sinners: Film Vampir Berbalut Sejarah Kelam, Musik, dan Budaya

Sinners baru saja resmi mengantongi 16 dalam ajang penghargaan film Oscar tahun ini.
Poster film Sinners. (Sumber: Warner Bros)
Startup28 Januari 2026, 19:41 WIB

Startup Milik Elon Musk Dapat Pendanaan Seri E Sebesar Rp335 Triliun

Startup dibalik chatbot Grok ini tampaknya masih menarik minat para investor.
xAI. (Sumber: istimewa)
Techno28 Januari 2026, 18:55 WIB

Motorola Signature Pakai Cip Snapdragon 8 Gen 5, Warnanya Terkurasi oleh Pantone

Motorola menetapkan standar baru untuk penyempurnaan kelas dunia dengan peluncuran Motorola Signature.
Motorola Signature. (Sumber: Motorola)
Automotive28 Januari 2026, 18:26 WIB

Yamaha Fazzio Hybrid 2026 Hadir dengan Kelir Anyar, Berapa Harganya?

Motor ini tersedia dalam tipe Lux, Neo, dan Hybrid.
Yamaha Fazzio Hybrid 2025 punya warna-warna baru. (Sumber: Yamaha)
Techno28 Januari 2026, 17:21 WIB

ASUS Rilis Laptop Gaming TUF Gaming A14 yang Telah Diperbarui

Model A14 terbaru menggabungkan desain ultraportabel dengan performa luar biasa yang didukung oleh AI.
ASUS TUF Gaming A14. (Sumber: ASUS)
Lifestyle28 Januari 2026, 16:46 WIB

Dua Hal Pemicu Terjadinya Jam Kerja Panjang di Indonesia

Ini menurut temuan ahli ekonom dari UGM.
Ilustrasi bekerja (Sumber: freepik)
Techno28 Januari 2026, 16:24 WIB

Sennheiser Meluncurkan Model-model Baru Headphone dan Earbud Berkabel

CX 80U dan HD 400U menghadirkan audio digital berperforma tinggi untuk pendengar modern.
Headphone Sennheiser HD 400U (kiri) dan earbud kabel CX 80U. (Sumber: Sennheiser)
Travel28 Januari 2026, 15:05 WIB

Sanggraloka Ubud Bali Banyak Dikunjungi Wisatawan Korea Selatan

Wisatawan Korea Dominasi Ubud, Menikmati Model Baru Eco-Luxury Retreat dari Bali.
Aktivitas jelajah sungai di Sanggarloka Ubud. (Sumber: istimewa)