Threads Kini Mendukung Gambar dan Video HDR di Google Pixel

Uli Febriarni
Sabtu 09 Maret 2024, 15:07 WIB
Threads. (Sumber: Getty Images)

Threads. (Sumber: Getty Images)

Threads untuk Android kini mendukung unggahan gambar Ultra HDR dan video HDR 10-bit, serta penayangan konten tersebut di perangkat Google Pixel untuk seri tertentu.

Perangkat yang mendukung unggahan gambar Threads dengan kualitas Ultra HDR dan HRD 10-bit, antara lain Pixel 7, 7 Pro, Fold, 8, dan 8 Pro.

"Diperlukan layar yang kompatibel, perangkat selain yang disebut tidak kompatibel," ungkap 9to5Google, seperti diakses pada Sabtu (9/3/2024).

Setelah mengujinya pada Pixel 8 Pro, tampaknya fitur itu berfungsi dengan baik. Latar belakang yang redup serta elemen UI lainnya adalah tanda bahwa gambar atau video telah diunggah dalam format tersebut.

Baca Juga: Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Paling Hobi Belanja Online

Kabarnya, fitur ini sebenarnya sudah dirancang sejak awal bulan ini, namun baru ada di Instagram.

"Tetapi tampaknya Threads diam-diam menambahkan dukungan untuk format gambar ini. Menurut daftar resmi Play Store, aplikasi media sosial ini terakhir diperbarui pada 8 Maret. Namun, log perubahan hanya menyebutkan perbaikan bug dan 'peningkatan kinerja,'" ungkap laporan itu.

Diketahui, dukungan gambar dan video HDR ini tidak hanya ditambahkan ke sistem pengunggahan. Teknologi pada gambar ini juga ditambahkan ke dalam penayangan konten. Namun, fiturnya hanya bekerja di perangkat Pixel tertentu.

Maka, pengguna harus mengaktifkan fitur tersebut di perangkat. Untuk melakukan ini, buka aplikasi kamera Google > Setelan > Setelan lainnya > Lanjutan > Ultra HDR > aktifkan.

Sementara itu untuk mengunggah video, buka aplikasi kamera Google > Setelan > HDR 10-bit > aktifkan. Saat merekam video HDR di ponsel Pixel, Anda dibatasi hingga 30fps pada 1080p dan 4K UHD.

Google baru-baru ini membagikan studi, tentang bagaimana Meta meningkatkan pengembangan aplikasi internal Android. Hasil dari hal ini tampaknya adalah beberapa aplikasi –termasuk Threads– yang sudah mendukung pengunggahan dan penayangan gambar Ultra HDR dan video HDR 10-bit, di ponsel Pixel yang menjalankan Android 14.

Baca Juga: Papatui: Merek Skincare Cowok yang Punya Produk Perawatan Tato, Dirilis oleh Dwayne 'The Rock' Johnson

Baca Juga: Pebasket NBA Jeremy Lin Kembali Investasi ke Startup, Kali Ini untuk Rukita

Baca Juga: Midtrans Invoicing: Tagih Pembayaran ke Pelanggan Lebih Mudah dan Cepat

Sebelum ini, Threads mengumumkan bahwa aplikasi itu telah memiliki kemampuan Bookmark atau Markah. Markah merupakan salah satu fitur platform yang paling banyak diminta oleh pengguna Threads sejak diluncurkan.

Bookmark telah menjadi fitur populer bagi pengguna X. Fitur ini memungkinkan pengguna menyusun kumpulan tautan dan unggahan, yang mungkin perlu dibaca atau menjadi rujukan kembali.

Tentu saja, mungkin kita sedang melihat berita menarik, tetapi tak memiliki waktu banyak untuk membacanya saat itu juga, jadi baru akan dibaca di lain momen. Atau bisa juga informasi yang kita tandai itu berisikan sesuatu yang penting dan akan dibuka kembali saat dibutuhkan.

Baca Juga: Samsung Beri Tanda Bintang untuk Konten yang Dibuat dengan Galaxy AI

Kepala Instagram, Adam Mosseri, menjelaskan cara untuk menyimpan postingan di Threads. Diawali dengan mengetuk menu tiga titik yang terletak di kanan atas postingan.

Baca Juga: Yuk Daftar Mudik Gratis Bareng Kemenhub!

"Setelah diketuk, kamu akan melihat opsi 'Simpan' tepat di bagian atas, diikuti dengan menyembunyikan, menonaktifkan, berhenti mengikuti, dan melaporkan postingan atau pengguna," kata Adam, di suatu unggahan Threads.

Fitur ini tidak datang ke semua pengguna Threads secara serentak, melainkan bertahap.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Threads Punya Fitur Edit dan Voice Note

Jumat 13 Oktober 2023, 17:54 WIB
Threads Punya Fitur Edit dan Voice Note
Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)