Apple Sedang Kerjakan MGIE, Bisa Edit Gambar Berdasarkan Perintah Berbasis Teks

Rahmat Jiwandono
Jumat 09 Februari 2024, 15:48 WIB
MGIE milik Apple yang bisa mengubah input teks menjadi gambar. (Sumber: Apple)

MGIE milik Apple yang bisa mengubah input teks menjadi gambar. (Sumber: Apple)

Techverse.asia - Apple memang bukanlah salah satu pemain terbaik dalam bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini, namun model AI open source baru untuk pengeditan gambar menunjukkan kemampuannya dalam berkontribusi terhadap bidang AI.

Model itu disebut dengan MLLM-Guided Image Editing (MGIE), yang menggunakan model bahasa besar multimodal (MLLM) untuk menafsirkan perintah berbasis teks saat memanipulasi gambar.

Dengan kata lain, model MGIE, yang sedang dikerjakan Apple bersama Universitas California, Santa Barbara, dapat memotong, mengubah ukuran, membalik, dan menambahkan filter ke gambar melalui perintah teks.

Meskipun ini bukan alat pertama yang dapat melakukan hal tersebut, 'instruksi manusia terkadang terlalu singkat untuk ditangkap dan diikuti oleh metode saat ini,' demikian tertulis dalam makalah proyek (PDF) itu.

Baca Juga: Google Merilis Alat GenAI untuk Pembuatan Musik, MusicFX dan TextFX

MGIE dapat diterapkan pada tugas penyuntingan gambar yang sederhana dan lebih kompleks seperti memodifikasi objek tertentu dalam foto untuk menjadikannya bentuk yang berbeda atau menjadi lebih cerah. Model ini memadukan dua penggunaan model bahasa multimodal yang berbeda.

MLLM memiliki kekuatan untuk mengubah perintah teks sederhana atau ambigu menjadi instruksi yang lebih rinci dan jelas yang dapat diikuti oleh editor foto.

Pertama, ia mempelajari cara menafsirkan perintah pengguna. Kemudian ia 'membayangkan' seperti apa hasil editannya, misalnya, meminta langit yang lebih biru pada foto berarti menaikkan kecerahan pada bagian langit suatu gambar.

Misalnya juga, jika pengguna ingin mengedit foto pizza pepperoni untuk 'membuatnya lebih sehat', MLLM dapat menafsirkannya sebagai tambahkan topping sayuran dan edit foto tersebut.

Baca Juga: Apple Sedang Membuat iPhone dan iPad yang Dapat Dilipat?

Atau foto harimau di Gurun Sahara tampak gelap, tapi setelah memberi tahu model untuk menambahkan lebih banyak kontras untuk menyimulasikan lebih banyak cahaya, gambarnya tampak menjadi lebih cerah.

Selain melakukan perubahan besar pada gambar, MGIE juga dapat memotong, mengubah ukuran dan memutar foto, serta meningkatkan kecerahan, kontras, dan keseimbangan warna, semuanya melalui petunjuk teks.

Ia juga dapat mengedit area tertentu pada foto dan, misalnya, memodifikasi rambut, mata, dan pakaian orang yang ada di dalamnya, atau menghapus elemen di latar belakang.

“Alih-alih memberikan panduan yang singkat tapi ambigu, MGIE memperoleh maksud sadar visual yang eksplisit dan mengarah pada pengeditan gambar yang wajar. Kami melakukan studi ekstensif dari berbagai aspek pengeditan dan menunjukkan bahwa MGIE kami secara efektif meningkatkan kinerja sekaligus menjaga efisiensi kompetitif.”

Baca Juga: Rumor Bocoran iPhone 16: Desain Kamera Beda, Peningkatan RAM, dan Kapasitas Baterai

“Kami juga percaya kerangka kerja yang dipandu MLLM dapat berkontribusi pada penelitian visi dan bahasa di masa depan,” kata para peneliti dalam makalah tersebut dilansir, Jumat (9/2/2024).

Seperti yang dicatat oleh VentureBeat, Apple merilis model tersebut melalui GitHub, tetapi mereka yang tertarik juga dapat mencoba demo yang saat ini di-hosting di Hugging Face Spaces.

Kendati demikian, Apple belum mengatakan apakah mereka berencana untuk menggunakan apa yang dipelajari dari proyek ini ke dalam alat atau fitur yang dapat dimasukkan ke dalam produknya.

Beberapa platform pembuatan gambar, seperti DALL-E 3 OpenAI, dapat melakukan tugas pengeditan foto sederhana pada gambar yang mereka buat melalui input teks. Pencipta Photoshop, Adobe, yang digunakan kebanyakan orang untuk mengedit gambar, juga memiliki model pengeditan AI sendiri.

Model Firefly AI-nya mendukung pengisian generatif, yang menambahkan latar belakang yang dihasilkan ke foto.

Baca Juga: Mindvalley Rilis Aplikasi Pengembangan Pribadi dan Meditasi di Apple Vision Pro

Apple belum menjadi pemain besar dalam bidang AI generatif, tidak seperti Microsoft, Meta, atau Google, namun CEO Apple Tim Cook menyatakan bahwa perusahaannya ingin menambahkan lebih banyak fitur AI ke perangkatnya tahun ini.

Pada Desember 2023, peneliti Apple merilis kerangka pembelajaran mesin sumber terbuka yang disebut MLX untuk mempermudah pelatihan model AI pada chip Apple Silicon.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)