Negara Butuh 20 Persen Talenta Digital Tapi Baru Punya 1 Persen, Apa Yang Dilakukan Telkom? Cek Di Sini

Uli Febriarni
Selasa 27 September 2022, 22:12 WIB
karyawan muda PT Telkom Tbk / Telkom Indonesia

karyawan muda PT Telkom Tbk / Telkom Indonesia

Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat diiringi dengan pola hidup masyarakat yang turut berubah, literasi dipandang tidak hanya sekedar melek huruf. Melainkan juga, melek dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai aktivitas.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia sadar, bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk mendukung digitalisasi di Indonesia melalui penyediaan infrastruktur, platform, dan layanan digital.

Baca Juga: Wuling Punya 'Mobil Jimny', Meluncur 2023 Nih

Menteri BUMN Republik Indonesia, Erick Thohir mengatakan, pembangunan ekonomi digital Indonesia akan menjadi elemen penting dari target pertumbuhan dengan potensi mencapai Rp4.500 triliun. Angka ini jauh lebih cepat 8 kali dari pertumbuhan GDP negara.

"Sementara itu, saat ini BUMN di Indonesia baru memiliki total 1% digital talent, sedangkan minimal total yang dibutuhkan adalah 20%," kata Erick, dikutip dari laman Telkom, Selasa (27/9/2022).

Untuk itu, Telkom dan Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital harus menjadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia dengan berbagai inovasinya. Karena dengan terus berinovasi, ekosistem digital Indonesia bisa dimiliki kembali oleh negeri.

Telkom Bangun Kedaulatan Digital

Telkom saat ini secara kontinyu terus fokus pada bisnis digital dan menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara. Langkah transformasi di bisnis digital ini, sejalan dengan misi Pemerintah Indonesia, terkait pemerataan akses digital di seluruh pelosok Indonesia.

Baca Juga: Ingin Bekerja Di Startup Jangan Pernah Berharap Zona Nyaman, Miliki Juga Skill Berikut

Hingga Juni 2022, Telkom telah membantu menghadirkan berbagai infrastruktur. Seperti 171.654 kilometer kabel fiber optic yang membentang di sepanjang negeri dan 255.107 Base Trasceiver Station (BTS), yang melayani 8,9 juta pelanggan IndiHome dan 169,7 juta pelanggan Telkomsel yang terhubung dengan dunia melalui sambungan internet.

Namun, Telkom sadar, bahwa untuk mencapai kedaulatan digital tersebut setidaknya ada tiga ranah yang harus diciptakan. Yaitu lingkungan, masyarakat, dan ekonomi digital.

Lingkungan digital salah satunya bisa diciptakan melalui pemenuhan kebutuhan infrastruktur telekomunikasi yang merata. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, sejak 2019 hingga 2022 investasi APBN untuk pembangunan infrastruktur digital telah mencapai Rp75 triliun.

Literasi Digital Masyarakat Terus Ditingkatkan

Dalam pembangunan kedaulatan digital, literasi dan inklusi digital masyarakat harus terus ditingkatkan. Demi menambah kualitas digitalisasi dan mendukung langkah transformasi digital Indonesia.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengungkap, mengacu kepada data Kementerian Komunikasi dan Informatika, indeks literasi digital Indonesia ada di angka 3,49 dari rentang 0-5.

Baca Juga: Mengenal Tanam Paksa di Tanggamus Dengan Teknologi AR, Inovasi Mahasiswa Unila Untuk Siswa SMA

"Ini menandakan tingkat literasi digital masyarakat kian matang dan siap menjadi modal kuat untuk bersaing di era society 5.0," sebut dia.

Upaya membentuk masyarakat digital yang tangguh, Telkom menyediakan berbagai produk dan layanan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan BUMN, Telkom berupaya meningkatkan literasi digital melalui pengembangan aplikasi PeduliLindungi, pelaksanaan pendampingan melalui Rumah BUMN, penyediaan sarana inkubasi Amoeba dan Indigo, serta berbagai upaya lain. Selanjutnya, lingkungan dan masyarakat digital tersebut bisa mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi digital yang kuat.

"Melalui digitalisasi, taraf kehidupan masyarakat dapat semakin meningkat dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ungkap Chairman B20 Task Force Digitalization itu. Sebagai informasi, Business 20 (B20) adalah business engagement group dari Government 20 (G20), beranggotakan lebih dari 900 perusahaan global.

Segini Nilai Transaksi Digital E-commerce Indonesia

Di kesempatan itu, Ririek menjelaskan, menurut laporan Google, Temasek, dan Bain & Company, pada 2021 lalu nilai transaksi digital yang terjadi di sektor e-commerce Indonesia mencapai Rp1.000 triliun atau US$70 miliar. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga US$146 miliar pada 2025.

Untuk menyokong pertumbuhan ekonomi digital, berbagai produk dan layanan dibutuhkan masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu, Telkom telah menghadirkan sejumlah solusi seperti PaDi UMKM (UMKM), Agree (pertanian dan perikanan), Logee (Logistik), BigBox (Satu Data Indonesia), MySooltan, dan banyak layanan digital lainnya.

Baca Juga: Laporan iPrice Kuartal 1/2022: Tokopedia Jadi E-commerce Paling Banyak Terhubung Dengan Konsumen

Telkom memiliki tiga misi untuk membantu perusahaan mewujudkan visi tersebut. Pertama, mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan, ekonomi, dan dapat diakses semua kalangan. Kedua, mengembangkan talenta digital untuk mendorong kemampuan serta tingkat adopsi digital masyarakat. Ketiga, memimpin pembentukan ekosistem digital yang memberi pengalaman terbaik bagi pengguna.

“Masa depan Indonesia akan tergantung pada seberapa mampu negara ini mengoptimalkan kekayaan dan potensinya di ranah digital," kata dia.

"Dengan talenta terbaik, teknologi mumpuni, dan ekosistem bisnis yang kuat, Indonesia bisa menjadi pelaku utama ekonomi di regional bahkan dunia dalam beberapa tahun ke depan. Telkom akan berdiri bersama masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” tegasnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno30 April 2026, 13:41 WIB

Insta360 Rilis Pembaruan Software untuk Gimbal Genggam Seri Flow

Pembaruan ini meningkatkan kompatibilitas untuk Samsung, Google Pixel, Huawei, Vivo, Oppo, iPhone, dan banyak lagi.
Insta360 Flow 2 Series mendapat pembaruan software.
Techno30 April 2026, 13:26 WIB

Vivo T5 Series Meluncur di Indonesia, Begini Spesifikasi dan Harganya

Dengan T5 dan T5 Pro 5G vivo kedepankan “performance meets style” ramah di kantong untuk Mahasiswa dan Profesional Muda.
Vivo T5 Series. (Sumber: Vivo)
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)