Spesifikasi dan Harga Advan OnePC, Perangkat Desktop Cocok untuk Pebisnis

Rahmat Jiwandono
Kamis 26 Oktober 2023, 17:03 WIB
Advan OnePC. (Sumber : Dok. Advan Indonesia)

Advan OnePC. (Sumber : Dok. Advan Indonesia)

Techverse.asia - Desktop Advan OnePC resmi dirilis pada awal Oktober ini, OnePC sendiri adalah singkatan dari One Piece of Computer. Perangkat desktop ini hadir dengan tampilan stylish, teknologi tinggi, dan dapat ditingkatkan. OnePC jadi solusi ideal untuk pelaku bisnis yang memerlukan komputer hemat energi, hemat ruang, dan gampang dibawa kemana saja. 

Baca Juga: Lenovo Meluncurkan Desktop ThinkCentre M90a Pro Gen 4, Cek Speknya

Advan OnePC mempunyai desain yang minimalis dan elegan berkat warna silver dan layar ukuran 24 inci Full High Definition (FHD) dengan resolusi 1920x1080 piksel. Layar tersebut juga bisa disesuaikan tingkat kemiringannya supaya lebih nyaman untuk konsumen. Tak hanya itu, OnePC juga menghadirkan kamera dengan resolusi lima megapiksel yang dapat dipakai buat melakukan video conference. 

Direktur Advan Indonesia, Tjandra Tansri mengatakan bahwa perangkat komputer ini dilengkapi dengan pilihan prosesor Intel Core i5 atau Intel Core i7 untuk memastikan performa komputasi yang lebih optimal. "Kami ingin memberikan jawaban atas komputer yang praktis, tapi tetap berkualitas bagi para pebisnis. OnePC merupakan produk PC All-in-One yang punya teknologi tinggi dan tampil gaya," ujar Tjandra. 

OnePC menawarkan dua opsi prosesor yaitu Intel Core i5 dan Intel Core i7 generasi ke-12 yang diklaim sebagai prosesor tercanggih saat ini. Prosesor tersebut dapat menangani berbagai macam tugas komputasi secara cepat dan lancar, baik itu berselancar di internet, mengerjakan tugas administratif, edit video, pengembangan perangkat lunak, hingga pemrosesan grafis. 

Baca Juga: Samsung Rilis Dua Monitor Gaming Terbaru, Bisa Terhubung Nirkabel ke PC atau Mac

Perusahaan pun memberikan keleluasaan dan kebebasan untuk konsumen yang ingin melakukan peningkatan kapasitas (upgrade storage) maupun RAM yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. "Kami memberikan opsi kepada pelanggan agar dapat meng-upgrade RAM dan storage-nya," ungkapnya. 

Dijelaskannya bahwa Advan OnePC memiliki RAM sebesar 8GB untuk prosesor Intel Core i5, sedangkan RAM sebesar 16GB tersedia untuk OnePC yang menggunakan prosesor Intel Core i7. Selain itu, storage Solid State Drive (SSD) berkapasitas 512GB juga bisa ditingkatkan hingga kapasitas yang lebih besar.

"Dengan kebebasan untuk meningkatkan dan menyertakan hardware yang lebih baru, Advan berharap agar OnePC bisa terus beradaptasi dengan perkembangan bisnis para penggunanya," kata dia. 

Fitur konektivitas yang dibawa oleh komputer Advan OnePC antara lain port USB 2.0, USB 3.2 Gen 1, HDMI, USB Type C, USB Type A, Mic In, RJ 45, Line Out, DC Jack, dan masih banyak lagi. Dengan port-port tersebut, pengguna dapat menghubungkan berbagai perangkat lain dengan mudah dan cepat. "OnePC juga sudah mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.1 untuk koneksi tanpa kabel yang andal dan stabil," tambahnya. 

Baca Juga: Penjualan Perangkat Laptop dan Komputer Apple Anjlok Drastis, Ada Apa?

Soal sistem operasinya (OS), Advan OnePC menjalankan Windows 11 Home dengan garansi selama satu tahun. Terakhir, OnePC memiliki kabel adaptor 90 Watt. 

Menurutnya, Advan OnePC cocok untuk digunakan berbagai sektor bisnis di Indonesia, mulai dari rumah sakit, hotel, sekolah, restoran, retail, hingga kantor. Apalagi bobot perangkat desktop ini kurang lebih lima kilogram (kg) dan bentuknya yang compact, jadi mudah untuk dipindah-pindahkan atau ditempatkan ke sudut ruangan yang tidak terlalu lebar.  

Advan OnePC telah dirilis secara eksklusif di lokapasar (e-commerce) lokal yakni di Tokopedia pada 10-16 Oktober lalu. Perihal harganya, Advan OnePC dengan prosesor Intel Core i5 dibanderol di kisaran Rp5,9 juta, sementara untuk prosesor Intel Core i7 dijual sekitar Rp9,9 juta. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle15 Desember 2025, 17:39 WIB

52% Konsumen Indonesia Secara Dominan Berbelanja Melalui Social Commerce

DoubleVerify Mengungkap Perilaku Konsumen dalam Sosial Media pada Laporan 2025 Global Insights 'Walled Gardens'
Ilustrasi social commerce. (Sumber: istimewa)
Techno15 Desember 2025, 17:29 WIB

Meta Desain Ulang Facebook, Apa Saja yang Berubah?

Meta mencoba membuat Facebook menjadi lebih baik dengan menyederhanakan beberapa hal.
Ilustrasi Facebook Marketplace. (Sumber: Meta)
Techno15 Desember 2025, 17:07 WIB

Spek Lengkap Huawei Mate X7, Ada Model Collector Edition

Perangkat ini bukan hanya indah dipandang, tetapi juga merupakan bukti ketahanan yang luar biasa.
Huawei Mate X7. (Sumber: Huawei)
Techno15 Desember 2025, 15:32 WIB

Apple Fitness Plus Berekspansi ke 28 Pasar Baru

Untuk bisa menggunakan layanan ini, pengguna harus berlangganan bulanan.
Apple Fitness Plus. (Sumber: Apple)
Techno15 Desember 2025, 15:21 WIB

OpenAI x Disney: Hadirkan Ratusan Karakter ke Sora dan ChatGPT

Karakter Disney akan hadir di Sora, dan konten AI murahan akan ada di Disney Plus.
OpenAI dan Disney bekerja sama untuk menghadirkan karakter Disney ke Sora. (Sumber: OpenAI)
Automotive15 Desember 2025, 14:31 WIB

Harga dan Spesifikasi Kawasaki Z900RS Series, Tawarkan 2 Model

Z900RS Series memadukan estetika klasik dan engineering modern.
Kawasaki Z900RS. (Sumber: Kawasaki)
Automotive15 Desember 2025, 13:56 WIB

Aksesori Resmi Honda Scoopy Bikin Tampilannya Tambah Retro

Yuk bikin motormu tampil beda.
Aksesori resmi Honda Scoopy.
Techno12 Desember 2025, 19:39 WIB

TicNote Pods: Earbud Pencatat Catatan Bertenaga AI 4G Pertama di Dunia

Earbud ini tersedia dalam dua kelir dan harganya hampir mencapai Rp5 juta.
TicNote Pods. (Sumber: Mobvoi)
Hobby12 Desember 2025, 19:15 WIB

Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Ini adalah film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, tapi belum diungkap tanggal rilisnya untuk 2026 mendatang.
Poster film Para Perasuk. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 18:00 WIB

Instagram Beri Kendali Atas Algoritma Konten yang Muncul di Reels

Instagram akan memungkinkan penggunanya untuk mengontrol topik mana yang direkomendasikan oleh algoritmanya.
Pengguna bisa mempersonalisasi algoritma Reels yang muncul di Instagram. (Sumber: Instagram)