Elon Musk: Akun Gratis Jadi Wajib Bayar & Pengguna X Berbayar Wajib Setor Data KTP

Uli Febriarni
Rabu 20 September 2023, 12:15 WIB
Elon Musk ingin semua pengguna X membayar berlangganan (Sumber : Getty Images via NPR)

Elon Musk ingin semua pengguna X membayar berlangganan (Sumber : Getty Images via NPR)

Elon Musk berencana mengenakan biaya berlangganan kepada semua pengguna X (dulu Twitter). 

Pernyataan itu kemukakan saat berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kala ditanya cara yang ia lakukan dalam menghadapi bot yang berjumlah besar. Terlebih diketahui, bot tersebut gemar menyebarkan ujaran kebencian.

"Membuat X seutuhnya berbayar. Ini adalah satu-satunya cara yang dapat saya pikirkan untuk memerangi pasukan bot dalam jumlah besar. Karena saat ini AI mulai bisa meloloskan keamanan CAPTCHA," kata dia, seperti dilaporkan The New York Post, kami kutip Rabu (20/9/2023). 

Meski demikian, Musk mengakui, diskusi mengenai kewajiban membayar bagi seluruh pengguna X ini akan memunculkan diskusi panjang. Tetapi Elon Musk meyakini, menambahkan biaya berlangganan untuk mengakses situs media sosial X akan mempersulit bot dalam membuat akun, karena masing-masing harus mendaftarkan kartu kredit.

Musk tidak merinci berapa biaya yang akan dikenakan, namun dia menyebut, biayanya 'lebih murah' dibanding dengan biaya berlangganan premium yang selama ini ditawarkan sekitar USD8 (sekitar Rp123.000).

Baca Juga: Amerika Serikat dan Vietnam Makin Akrab Karena Chip dan AI?

"Alasan mengapa media sosial populer adalah karena gratis dan teman-teman Anda menggunakannya. Tidak semua orang mampu membayar," ujar dia.

Musk mengklaim, pengguna aktif bulanan X saat ini mencapai 550 juta. Setiap harinya, ada 100-200 juta post yang dipublikasikan di platform X.

Ia tak merinci berapa banyak dari basis pengguna tersebut yang merupakan manusia, bukan bot. Informasi CNBC mencatat, pada Mei 2022 ketika Musk kali pertama diisukan akan mencaplok Twitter, pengguna aktif hariannya di angka 229 juta.

Sementara itu kontroversi lain yang dibawa Elon Musk bulan ini adalah: bagi pengguna X yang telah berstatus pelanggan akun berbayar, platform tersebut akan meminta penggunanya memverifikasi akun mereka kartu identitas resmi, seperti kalau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Berdasarkan persetujuan Anda, kami dapat mengumpulkan dan menggunakan informasi biometrik Anda untuk tujuan keselamatan, keamanan, dan identifikasi," bunyi kebijakan yang diperbarui itu.

Perusahaan menyatakan, tindakan ini dilakukan dalam upaya mencegah peniruan identitas dan menjaga integritas platform.

Perusahaan tersebut mengatakan kepada Bloomberg, kebijakan biometrik tersebut ditujukan untuk pengguna X Premium dan data biometrik dapat diambil dari ID dan gambar, dengan tujuan pencocokan.

Baca Juga: Dapat Dana Rp46 Miliar, Bababos Bakal Hubungkan UMKM dengan Pemasok Bahan Baku Terbaik

"Ini juga akan membantu kami menghubungkan, bagi mereka yang memilih, sebuah akun dengan orang sungguhan dengan memproses tanda pengenal yang dikeluarkan pemerintah. Ini juga akan membantu X melawan upaya peniruan identitas dan membuat platform lebih aman," kata X dalam sebuah pernyataan resmi.

Diberitakan The Verge, X bermitra dengan perusahaan verifikasi yang berbasis di Israel, AU10TIX, untuk memfasilitasi fitur otorisasi baru. Semua informasi verifikasi, termasuk foto ID pengguna dan data biometrik, dapat disimpan oleh AU10TIX hingga 30 hari. 

Pengguna nantinya akan diminta untuk memverifikasi ulang akun mereka menggunakan KTP, jika nama akun atau tujuan yang dimaksudkan diubah. Dengan tujuan keselamatan dan keamanan yang dirahasiakan.

Baca Juga: Levi’s dan Crocs Meluncurkan Koleksi Alas Kaki Terbaru

X juga akan memberikan opsi, untuk menggunakan verifikasi ID untuk fitur X tertentu, sebagai sarana untuk meningkatkan kepercayaan pada platformnya.

Perusahaan tidak merinci apa saja yang diperlukan dari fitur-fitur ini, tetapi mereka mengklaim, pengguna yang memilih untuk berpartisipasi dapat menerima manfaat tambahan yang terkait dengan fitur X tertentu di masa depan.

Di tengah-tengah akan diberlakukannya kebijakan tersebut, X Corp terseret dalam gugatan class action yang diusulkan pada Juli 2023 atas klaim bahwa pengumpulan datanya melanggar Undang-Undang Privasi Informasi Biometrik di negara bagian Illinois, Amerika Serikat (AS).

Gugatan tersebut, menuduh X belum memberikan informasi yang memadai kepada individu bahwa mereka mengumpulkan dan/atau menyimpan pengenal biometrik mereka di setiap foto yang memuat wajah.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)