Penjualan Ponsel Poco Meroket, Telah Distribusikan Puluhan Juta Smartphone ke Seluruh Dunia

Rahmat Jiwandono
Minggu 28 Mei 2023, 16:43 WIB
Poco.

Poco.

Techverse.asia – Poco yang merupakan trendsetting lifestyle technology brand yang populer di kalangan penggemar teknologi muda Indonesia terus memantapkan dominasinya di industri smartphone Indonesia, khususnya bagi anak muda dan Gen Z.

Secara langsung hal ini dapat dilihat dari berbagai pencapaian yang berhasil diraih Poco seperti berhasil memasuki lebih dari 98 pasar global, dan telah mendistribusikan lebih dari 35 juta unit smartphone ke seluruh dunia.

Bahkan di tahun 2022 kemarin, ponsel Poco F4 Series berhasil mencatatkan penjualan mencapai 314 persen lebih tinggi dibanding generasi-generasi sebelumnya. Istimewanya, semua ini bisa dicapai hanya dalam waktu dua tahun saja sejak pertama kali Poco menjadi brand independen di Indonesia.

Head of Marketing Poco Indonesia, Andi Renreng mengatakan, apabila ditanya smartphone apa yang sejak awal membuktikan performanya yang tidak kenal takut (fearless) dan selalu menjadi flagship killer, jawabannya adalah Poco F Series.

Baca Juga: POCO X5 5G Sudah Dijual di Indonesia, Terdapat 3 Pilihan Warna

Alasannya, menurut dia, kenapa smartphone seri ini selalu diburu, diantaranya karena performanya yang super kencang, enak digunakan untuk berbagai kegiatan, dan pastinya tanpa banyak gimmick.

"Terlalu banyak gimmick biasannya cuma untuk membuat smartphone jadi tambah mahal, tanpa ada impact langsung bagi konsumen, khususnya buat anak muda," ujar Andi pada Minggu (28/5/2023). 

Meroketnya Poco sebagai salah satu brand smartphone pendatang baru di Indonesia terjadi bukan tanpa alasan, dimana Poco secara konsisten terus mempelajari apa yang dibutuhkan konsumen, khususnya anak muda, yang disesuaikan dengan karakter, hobi, dan kebiasaan yang bervariasi.

Perusahaan melihat banyak anak muda membutuhkan smartphone dengan performa kencang, dan terbaik, yang dapat memuaskan hobi dan kebutuhan mereka, baik untuk gaming, media sosial, maupun mengakses hiburan.

Dan sejak pertama diluncurkan, Poco F Series sebagai smartphone flagship andalan Poco selalu sukses mendobrak pasar smartphone Indonesia berkat kombinasi sempurna dari flagship dengan performa ekstrem, tapi harganya ekstrem.

Poco F series memang dilahirkan sebagai lini smartphone ‘Flagship Killer’, karena itu jelas spesifikasi, fitur, dan teknologi yang digunakan layaknya smartphone premium kelas flagship.

Baca Juga: Cuma 2 Jutaan, POCO M5 Jadi Smartphone Paling Ngegas di Kelasnya

Di Indonesia sendiri, seri ini dimulai dari Poco F1 yang saat diluncurkan langsung mendobrak pasar karena menjadi smartphone dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 dengan harga paling terjangkau.

Dobrakan ini dilanjutkan oleh Poco F2 Pro, smartphone 5G dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 865 yang gahar, Poco F3 yang sering disebut ‘Flagship Killer Reborn’, Poco F4 dengan chipset kencang dan stabil Snapdragon 870, dan Poco F4 GT, smartphone pertama yang memiliki L1+R1 Triggers.

Hingga di tahun 2023 ini, di kancah global, Poco pun telah mendobrak pasar dunia dengan peluncuran global Poco F5 Series terbarunya pada 9 Mei lalu.

"Goal (tujuan) Poco adalah untuk menjadi trendsetting lifestyle technology brand. Dan untuk Poco Fans di Indonesia, di tahun 2023 ini pastinya kami telah mempersiapkan berbagai lini produk smartphone Fearless! Yang tentu enggak akan lepas dari ciri khas Poco, yaitu extreme performance, extreme price, dan diciptakan sesuai dengan kebutuhan Poco fans, khususnya Gen Z supaya kalian bisa semakin fearless! Jadi jangan lupa, tetap pantau informasi terbaru dari kami," terangnya.

Baca Juga: Leica Luncurkan Kamera Full Frame Leica Q3: Banyak Fitur Baru dan Lensa Summilux

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)