Sejumlah Selebritis dan Atlet Ogah-Ogahan Bayar Berlangganan Twitter Blue

Uli Febriarni
Sabtu 01 April 2023, 18:51 WIB
isi unggahan cuitan LeBron James yang enggan membayar berlangganan Twitter Blue

isi unggahan cuitan LeBron James yang enggan membayar berlangganan Twitter Blue

Seperti telah diberitakan di sejumlah media, termasuk Techverse.Asia, mulai Sabtu (1/4/2023), Twitter akan menghapus tanda centang biru dari pengguna yang 'diverifikasi sebelumnya' atau terverifikasi sejak lama (Twitter mengistilahkannya dengan Twitter Blue Legacy). Centang biru mereka akan terhapus, jika mereka tidak mendaftar untuk berlangganan Twitter Blue, tidak peduli seterkenal apapun si pemilik akun.

Ini adalah bagian dari rencana besar pemilik baru Elon Musk untuk membuat Twitter menguntungkan, tetapi skema khusus ini memiliki masalah mencolok: Jika siapapun dengan $8 per bulan bisa mendapatkan centang biru, simbolnya tidak akan keren lagi. Demikian ulasan Techcrunch, yang sepertinya diamini oleh banyak pengguna Twitter.

Sebetulnya, Twitter awalnya meluncurkan sistem verifikasinya pada 2009 untuk melindungi selebritas dari peniruan identitas. Lalu, Twitter Blue baru diluncurkan pada November 2022, tetapi di awal kemunculannya, Elon Musk mendapat banyak kritik dari pengguna Twitter. Karena dengan hanya membayar langganan Twitter Blue, saat itu muncul banyak akun yang menyerupai akun orang-orang terkenal. Pengguna lain merasa dirugikan dengan ini. 

Atlet bola basket LeBron James misalnya, ia pernah jadi korban peniruan akun. Jangan salah, Elon Musk dan Doja Cat juga pernah ditiru oleh banyak pihak. Dan LeBron James menjadi salah satu tokoh yang ogah-ogahan membayar biaya berlangganan Twitter Blue.

Terkait penghapusan centang biru bagi akun yang tak berlangganan Twitter Blue, aktor William Shatner sempat berkomentar di akun twitter Elon Musk!, begini kata dia "Sekarang Anda memberi tahu saya bahwa saya harus membayar untuk sesuatu yang Anda berikan kepada saya secara gratis?"

LeBron James juga memprotes kebijakan ini, kalau James mencuit dengan nada gurauan yang mana ia enggan membayar $5 untuk sebuah centang biru; walau kita tahu harga sesungguhnya adalah $8.

Sementara Monica Lewinsky, mengunggah di akunnya yang isinya serangkaian tangkapan layar yang menunjukkan apa yang terjadi saat kita mencari namanya di Twitter. Sudah banyak peniru akunnya, beberapa di antara akun-akun yang ia unggah memiliki cek biru berbayar.

Untuk beberapa selebritas, ini bukan tentang $8. Ini tentang prinsip mereka. 
Selebritas, atlet atau tokoh terkenal lain mungkin meluangkan waktu untuk memberi tahu pengikut mereka bahwa 'itulah akun mereka yang sesungguhnya', meskipun mereka kehilangan centang biru. Tetapi mereka tetap tidak mau membayar untuk verifikasi.

Sementara itu VOA memberitakan, kebijakan centang biru berbayar dengan masuk dalam barisan pelanggan berbayar Twitter Blue, menurut Elon Musk akan menjadi hal yang luar biasa.

Setelah membeli Twitter senilai $44 miliar pada Oktober lalu, Musk berusaha meningkatkan pendapatan dari platform itu dengan mendorong lebih banyak orang untuk membayar langganan premium. Namun langkah itu juga mencerminkan pernyataannya, bahwa tanda verifikasi biru telah menjadi simbol status yang tidak pantas atau 'korup' bagi para tokoh elit dan reporter berita.

Sebelumnya diulas oleh Techverse.Asia, pemberian centang biru di masa sebelumnya oleh Twitter, dianggap Elon Musk sebagai sesuatu yang tidak masuk akal.

Diketahui lewat laman resmi mereka, Twitter juga telah mulai menerima aplikasi untuk tanda centang abu-abu yang memverifikasi pejabat dan organisasi pemerintah, dan yang setara di lembaga multilateral.

Kriterianya lebih ketat. Pelamar harus menggunakan ID pemerintah atau alamat email yang valid, dan harus menjelaskan posisi dan fungsinya. Sementara untuk akun bisnis sudah dapat mengajukan tanda centang emas.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno10 Maret 2026, 15:40 WIB

Cip Snapdragon Wear Elite Dibuat untuk Smartwatch dan Perangkat AI

Snapdragon Wear Elite didukung oleh berbagai mitra, termasuk Google, Motorola, dan Samsung.
Snapdragon Wear Elite. (Sumber: Qualcomm)
Travel10 Maret 2026, 15:29 WIB

Pakar Bilang Mudik Gratis Efisien dalam Melindungi Kelompok Rentan

Dalam program mudik gratis yang menjadi salah satu sorotan utama adalah tingginya angka kecelakaan.
Ilustrasi mudik gratis.
Techno10 Maret 2026, 15:03 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Nothing Headphone (a), Tersedia 4 Kelir

Headphone over-ear terbaru dari Nothing's mampu memutar musik selama lima hari dengan sekali pengisian daya.
Nothing Headphone (a). (Sumber: Nothing)
Lifestyle10 Maret 2026, 14:51 WIB

ASICS Luncurkan Nagino Collection untuk Merayakan Hari Perempuan Internasional

Koleksi ini sekarang sudah tersedia di beberapa gerai ASICS tertentu di seluruh Indonesia.
ASICS Nagino Collection. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 14:27 WIB

Xiaomi Rilis Redmi Buds 8 Pro dan UltraThin Magnetic Power Bank

Cek mengenai harga dan spesifikasi lengkap dua produk tersebut.
Redmi Buds 8 Pro. (Sumber: Xiaomi)
Automotive10 Maret 2026, 14:10 WIB

Ford Experience Center Hadir sebagai Multi-functional Hub Pertama di Indonesia

Pembukaan tempat baru tersebut berfungsi untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Peresmian Ford Experience Center oleh Ford RMA Indonesia. (Sumber: istimewa)
Techno10 Maret 2026, 13:58 WIB

Pertama dalam Sejarah Seri V, Vivo V70 FE Disematkan 200MP OIS Main Camera

Traveling Portrait Master, Bawa Kualitas Kamera Paling Jernih di Segmennya.
Vivo V70 FE. (Sumber: Vivo)
Startup09 Maret 2026, 20:16 WIB

Bagaimana Para Perempuan Pendiri Startup Mendorong Pertumbuhan yang Menguntungkan

Usaha rintisan di Asia Tenggara yang didirikan oleh perempuan yaitu Astro, Durianpay, Xendit, hingga Supermom.
Ilustrasi pemimpin startup perempuan. (Sumber: istimewa)
Techno09 Maret 2026, 19:53 WIB

Nothing Luncurkan Phone 4A dan Phone 4A Pro, Desainnya Tampil Berbeda

Desain unibody logam baru menempatkan transparansi Nothing klasik hanya pada modul kamera.
Nothing Phone 4A Pro. (Sumber: Nothing)
Automotive09 Maret 2026, 16:19 WIB

Polytron Sukses Jual Ratusan Unit Mobil Listrik Sepanjang 2025

Penjualan Mobil Listrik disebut Polytron sukses melampui Merek Jepang dan Korea Selatan.
Polytron G3 Plus. (Sumber: Polytron)