Banyak Penulis yang Mulai Menggunakan ChatGPT Untuk Bekerja, Penerbit Mulai Khawatir Soal Kualitas

Uli Febriarni
Rabu 22 Februari 2023, 20:31 WIB
ChatGPT (Sumber : OpenAI)

ChatGPT (Sumber : OpenAI)

ChatGPT terdaftar sebagai 'penulis' atau rekan penulis dari sedikitnya 200 buku yang dipajang di Amazon's Kindle Store, menurut media Reuters.

Diduga, jumlah sebenarnya dari buku yang ditulis bot kemungkinan jauh lebih tinggi dari itu. Karena kebijakan Amazon, tidak secara eksplisit mengharuskan penulis untuk mengungkapkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam karya mereka.

Beberapa hal di bawah ini adalah contoh terbaru dari tulisan buatan AI, yang membanjiri pasar. Tulisan-tulisan itu juga berperan dalam pembuatan konten yang meragukan, secara etis sejak alat gratis OpenAI dirilis November tahun lalu.

Seorang salesman Rochester, New York, yakni Brett Schickler, ia mengatakan kalau ia bisa melihat ada banyak orang yang membangun karir mereka dari penggunaan bot ChatGPT.

"Gagasan menulis buku akhirnya tampak mungkin," menurut lelaki yang perusahaannya itu menerbitkan buku anak-anak di Kindle Store, dilansir Techverse.Asia, Rabu (22/2/2023).

Bahkan, kisah Schickler yang diterbitkan sendiri, The Wise Little Squirrel: A Tale of Saving and Investing, adalah cerita anak setebal 30 halaman ditulis dan diilustrasikan oleh AI. Buku itu dijual seharga $2,99 untuk salinan digital dan $9,99 untuk versi cetak.

Meskipun Schickler mengatakan bahwa buku tersebut menghasilkan kurang dari $100 sejak dirilis pada Januari, ia hanya menghabiskan beberapa jam untuk membuatnya dengan petunjuk ChatGPT. Seperti contoh, menulis cerita tentang seorang ayah yang mengajari putranya tentang literasi keuangan.

Contoh lain konten buatan AI di Kindle Store, termasuk cerita anak-anak The Power of Homework; koleksi puisi berjudul Echoes of the Universe; dan epik fiksi ilmiah tentang rumah bordil antar bintang, Galactic Pimp: Vol. 1.

Direktur Eksekutif Authors Guild, Mary Rasenberger menjelaskan, kondisi itu adalah sesuatu yang benar-benar perlu mereka khawatirkan.

"Buku-buku ini akan membanjiri pasar dan banyak penulis akan kehilangan pekerjaan," kata dia.

Sehingga, menurut Mary, harus ada transparansi dari penulis dan platform; tentang bagaimana buku-buku ini dibuat.

"Atau, Anda akan mendapatkan banyak buku berkualitas rendah," ujarnya. 

Sementara itu, publikasi fiksi ilmiah Majalah Clarkesworld untuk sementara menghentikan pengiriman cerita pendek mereka. Setelah menerima banjir artikel yang diduga menggunakan AI tanpa pengungkapan, seperti dilansir PCMag.

Editor dari majalah ini, yaitu Neil Clarke tidak merinci bagaimana dia mengidentifikasi mereka. Ia mengenali diduga cerita yang dibantu bot, karena ditemukan beberapa pola yang sangat jelas.

"Yang bisa saya katakan adalah jumlah pengiriman spam yang mengakibatkan larangan telah mencapai 38 persen bulan ini," katanya.

"Meskipun menolak dan melarang pengiriman ini adalah langkah sederhana, itu berkembang pada tingkat yang memerlukan perubahan. Lebih buruk lagi, teknologinya hanya akan menjadi lebih baik, jadi deteksi akan menjadi lebih menantang," tuturnya.

Clarkesworld saat ini melarang cerita yang ditulis, ditulis bersama, atau dibantu oleh AI. Perusahaan publikasi tersebut telah melarang lebih dari 500 pengguna bulan ini, karena mengirimkan konten yang diduga dibantu oleh AI.

Clarkesworld membayar 12 sen per kata, menjadikannya target utama.

"Dari apa yang saya tahu, ini bukan tentang kredibilitas. Ini tentang kemungkinan menghasilkan uang dengan cepat. Hanya itu yang mereka pedulikan," tweet Clarke dalam akun Twitternya @clarkesworld.

Selain masalah etika tentang transparansi, ada juga pertanyaan tentang misinformasi dan plagiarisme.

Misalnya, bot AI, termasuk ChatGPT, Microsoft Bing AI, dan Google Bard, cenderung berhalusinasi, istilah untuk menyebarkan informasi palsu dengan percaya diri.

Selain itu, mereka dilatih tentang konten buatan manusia -hampir selalu tanpa sepengetahuan atau izin penulis asli-, dan terkadang menggunakan sintaks yang identik dengan materi sumber.

Mulai tahun lalu, publikasi teknologi dari media CNET menggunakan model AI internal, untuk menulis sedikitnya 73 penjelasan ekonomi. Sayangnya, terlepas dari pendekatan awal yang cerdik -yang hanya mengungkapkan bahwa itu ditulis oleh AI jika kalian mengklik byline-, itu juga menyertakan banyak kesalahan faktual. Bahkan frasa yang hampir sama dari artikel situs web lain.

Akibatnya, CNET terpaksa melakukan koreksi ekstensif dan menjeda penggunaan alat tersebut. Namun, salah satu 'situs saudaranya', setidaknya telah bereksperimen untuk menggunakannya lagi.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain Modular Pertama di Industri untuk Fleksibilitas Maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon Nirkabel Ringkas DJI Dilengkapi Penutup Depan Berwarna-warni untuk Menyesuaikan dengan Gaya Apa Pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat Untuk Memberikan Pengalaman yang Nyaman Bagi Keluarga Tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Motorola Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)