Yeay! Bukan Hanya Untuk Pengguna iOS, Mengunci Sesi 'Incognito Mode' Chrome Bisa Dilakukan Pengguna Android

Uli Febriarni
Jumat 27 Januari 2023, 21:11 WIB
kantor Google (Sumber : GOOGLE)

kantor Google (Sumber : GOOGLE)

Kabar baru untuk pengguna Android. Chrome meluncurkan pembaruan untuk pengguna Android, yang memungkinkan pengguna untuk mengunci sesi penyamaran dengan kode sandi atau info biometrik, saat keluar dari aplikasi.

Fitur ini telah tersedia untuk pengguna iOS selama beberapa waktu, kira-kira Juli 2021 lalu, tetapi sekarang tersedia untuk orang yang menggunakan Chrome di Android.

Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini dengan membuka Setelan Chrome > Privasi & Keamanan dan mengaktifkan 'Kunci tab penyamaran saat Anda menutup Chrome'.

Setelah mengaktifkan ini, saat pengguna keluar dari Chrome, sesi penyamaran mereka akan dikunci secara otomatis. Untuk membuka kunci tab penyamaran, pengguna dapat menggunakan buka kunci biometrik di ponsel, seperti buka kunci sidik jari atau kode kunci.

Laman Techcrunch yang kami kutip mengulas, fitur ini bekerja dengan baik saat mencari topik yang tidak ingin kamu tampilkan di rekomendasi atau riwayat pencarian.

Karena Google baru saja meluncurkan fitur tersebut, ada kemungkinan pembaruan tersebut tidak tersedia untukmu secara langsung, meskipun kamu menggunakan Chrome versi terbaru.

Kalau kamu ingin langsung memanfaatkan fitur ini, sebagai pengguna, kamu bisa mengetik: chrome://flags/#incognito-reauthentication-for-android, dan mengaktifkan bendera untuk membuka kunci fitur secara instan.

Sebagai bagian dari pembaruan yang lebih luas, Google mengatakan pihaknya juga memperbarui fitur Safety Check, untuk mengirimkan lebih banyak rekomendasi yang dipersonalisasi kepada pengguna tentang izin yang telah mereka bagikan dengan situs tertentu. Misalnya, jika sebuah situs mengirimkan terlalu banyak notifikasi, Safety Check akan memintamu untuk mengubah pengaturan akses notifikasi.

Apa Itu Incognito Mode?

Fitur Incognito mode ada di dalam browser atau laman pencarian; baik itu Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Opera Mini, dan web browser lain.

Incognito mode atau mode penyamaran bukanlah fitur yang berbahaya, melainkan fitur yang bisa membantu pengguna untuk bisa melakukan selancar di internet dengan 'mode senyap'.

Maksudnya, ketika kamu menggunakan laman tersebut untuk mencari sesuatu atau mengunjungi laman tertentu, maka riwayat (history), cookies, data website, hingga unduhan (download) yang kamu lakukan dari sana tidak akan terekam oleh browser tersebut.

Bahkan, dengan mengaktifkan fitur incognito mode ini informasi yang kamu input dalam form di suatu laman tidak akan tersimpan oleh browsermu.

Incognito mode menjadi salah satu cara aman untuk berselancar, mengakses berbagai macam website, apabila memang informasi yang kamu input tidak ingin terlihat oleh pengguna lain atau bahkan oleh browser yang kamu gunakan.

Incognito mode ini menjadi salah satu layanan (services) bagi pengguna halaman layanan pencarian, terkait masalah privasi yang penting dan dapat diaplikasikan di web-based maupun mobile-based.

Kamu bisa menggunakan fitur incognito mode kapanpun di manapun. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini, selama ada 'mesin pencarian' di dalam perangkat yang berada di hadapanmu. 

Kamu bisa membuka incognito mode pada public device, baik di kantor, sekolah, tempat print, rental komputer, ruang komputer kantor, komputer temanmu, bahkan di perangkat milikmu sendiri.

Kamu bisa memutuskan menggunakan fitur ini, ketika saat itu kamu sedang menerapkan prinsip bahwa seluruh aktivitasmu di mesin pencari itu merupakan privasi.

Dengan demikian, ketika incognito mode aktif, maka website penting, file yang baru saja kamu unduh, riwayat halaman yang kamu telusuri tidak diketahui oleh orang lain yang selanjutnya memakai perangkat tersebut.

Jadi, hanya kamu dan incognito 'bertopi hitam' yang tahu :)

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)