Gandeng OpenAI, CEO Microsoft: ChatGPT Bisa Diakses pada Fitur Tertentu

Rahmat Jiwandono
Senin 23 Jan 2023, 14:44 WIB
Gandeng OpenAI, CEO Microsoft: ChatGPT Bisa Diakses pada Fitur Tertentu

CEO Microsoft Satya Nadella (Sumber : Twitter @SatyaNadella)

Techverse.asia - Microsoft telah membuat sebuah pertaruhan besar pada kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan mengintegrasikan teknologi ke email tempat kerja, tayangan slide, dan spreadsheet. Ini adalah bagian dari kemitraan berkelanjutannya dengan OpenAI, perusahaan di balik chatbot ChatGPT yang populer.

Raksasa teknologi itu mengumumkan pada awal pekan ini membuka akses ke Layanan Azure OpenAI, yang menggunakan teknologi komputasi awan Microsoft untuk memungkinkan perusahaan menggunakan alat AI seperti ChatGPT, menurut siaran pers perusahaan.

"Dengan Layanan OpenAI Azure yang sekarang tersedia secara umum, lebih banyak bisnis dapat mengajukan akses ke model AI tercanggih di dunia," kata pengumuman tersebut.

Baca Juga: Duet OpenAI dan Microsoft Tingkatkan ChatGPT: Karena Tambah Banyak Pengguna, Sistem AI Bakal Lebih Cerdas

Peluncuran Azure OpenAI Service mengikuti integrasi teknologi OpenAI Microsoft ke dalam produknya sendiri seperti Excel, PowerPoint dan Bing. Dan juga melanjutkan tren luas dalam teknologi besar yang merangkul teknologi AI generasi saat ini.

Itu juga datang menyusul laporan bahwa perusahaan telah dalam pembicaraan untuk menginvestasikan $10 miliar di OpenAI pada akhir tahun 2022, setelah pertama kali menginvestasikan $1 miliar di perusahaan pada tahun 2019. Berbicara di panel Wall Street Journal dalam World Economic Forum di Davos, Swiss awal pekan ini, CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan perusahaan berencana untuk segera mengkomersialkan alat AI secara luas di seluruh produknya.

"Setiap produk Microsoft akan memiliki beberapa kemampuan AI yang sama untuk mengubah produk sepenuhnya," kata Nadella. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa pekerja harus merangkul alat AI baru daripada takut pada mereka, Journal melaporkan.

"Cara terbaik untuk mempersiapkannya adalah dengan tidak bertaruh melawan teknologi ini, dan teknologi ini membantu Anda dalam pekerjaan dan proses bisnis Anda," paparnya.

Baca Juga: Microsoft Dilaporkan Akan Investasi Sebesar $10 Miliar ke OpenAI

Namun karena Microsoft bersandar pada AI untuk produk dan layanan barunya, PHK yang meluas baru-baru ini di perusahaan telah memengaruhi tim yang bekerja untuk mengintegrasikan ChatGPT. Gelombang pertama sekitar 1.000 pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan minggu ini termasuk anggota tim internal yang bertanggung jawab untuk mengintegrasikan teknologi ChatGPT ke Bing. Perusahaan berencana untuk memberhentikan total 10.000 pekerja pada bulan Maret 2023.

Editor :
Berita Terkini