Logo Baru Instagram Jadi Bahan Olok-olokan Netizen: Dibaca “Instagzam”

Rahmat Jiwandono
Senin 17 Agustus 2026, 17:07 WIB
Teks Instagram yang telah didesain ulang. (Sumber: Meta)

Teks Instagram yang telah didesain ulang. (Sumber: Meta)

Techverse.asia - Instagram resmi meluncurkan wordmark baru pada 13 Agustus 2026. Ini adalah perubahan pertama pada tulisan nama aplikasi tersebut dalam satu dekade terakhir. Kepala Instagram, Adam Mosseri, mengumumkan pembaruan itu lewat akun pribadinya di Instagram dan Threads.

Baca Juga: Sony FX5 Harganya Rp95 Juta untuk Pasar Indonesia, Aksesori Dijual Terpisah

Ia menyebut desain baru ini “lebih ramping dan modern”, dengan referensi ke logo asli serta kesederhanaan dan kerajinan yang selama ini menjadi ciri khas Instagram. Wordmark lama yang menggunakan gaya tulisan tangan kursif diganti dengan campuran setengah kursif dan huruf cetak.

Ikon kamera berwarna-warni yang familiar tetap tidak berubah. Menurut Mosseri, sudah waktunya melakukan penyegaran karena wordmark di bagian atas aplikasi belum diubah selama sepuluh tahun. Namun, reaksi publik justru jauh dari antusias. Hampir seketika setelah pengumuman, media sosial dipenuhi candaan dan kritik tajam.

Banyak warganet membaca tulisan baru itu sebagai “Instagzam”, “Instagwam”, atau bahkan “Instaguam”. Huruf “r” terlihat menyerupai “z” atau “u”, sementara huruf “s” tampak seperti hasil acak dari generator tipografi. Beberapa pengguna mengeluhkan spasi antarhuruf yang tidak nyaman dan garis yang terputus-putus, membuat logo terasa kurang legible.

Baca Juga: TikTok Bermitra dengan Cameo Guna Meningkatkan Popularitas

Kritik paling pedas datang dari sudut pandang desain. Beberapa pengamat menyebut logo baru ini seperti hasil keluaran AI generatif - teks yang hampir benar tapi tidak sepenuhnya, dengan huruf yang terpotong dan spasi aneh.

Tidak semua orang membenci perubahan ini. Ada yang menilai desain baru terlihat lebih segar dan modern, tetap setia pada akar brand, serta cocok dengan perkembangan zaman. Sejumlah desainer dan pengamat media sosial menyebutnya sebagai langkah yang berani, meski mengakui bahwa proses adaptasi akan memakan waktu.

Mosseri sendiri sepertinya sudah mengantisipasi gelombang reaksi. Ia membagikan pengumuman yang sama di Threads sambil menulis bahwa ia penasaran melihat “hot takes” yang akan muncul.Di balik candaan soal “Instagzam”, muncul juga keluhan yang lebih serius. Beberapa pengguna mempertanyakan prioritas perusahaan.

Baca Juga: Instants Akhirnya Tersedia di Instagram, Begini Cara Mengaksesnya

Mereka merasa Instagram lebih sibuk merombak logo daripada menangani masalah yang dianggap lebih mendesak: konten AI yang membanjiri feed, bot yang semakin banyak, serta akun-akun kreator dan bisnis yang tiba-tiba hilang tanpa penjelasan jelas. Satu akun besar bahkan langsung menyinggung isu pemulihan akun yang hilang dalam balasan kepada Mosseri.

Perubahan logo di dunia teknologi memang hampir selalu memicu perdebatan. Merek besar sering mengalami penolakan awal ketika meninggalkan desain yang sudah familiar. Wordmark Instagram sebelumnya, meski sudah terasa agak usang, memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali.

Versi baru mencoba mempertahankan elemen kursif pada beberapa huruf sambil menyederhanakan keseluruhan tampilan. Hasilnya, menurut banyak pihak, justru berada di tengah-tengah yang tidak memuaskan: tidak sepenuhnya modern, tapi juga tidak lagi memiliki pesona tulisan tangan klasik.

Baca Juga: Baru Seumur Jagung, Meta Hapus Fitur Muse Image, Ada Apa?

Tim desain Instagram sempat memamerkan beberapa alternatif tipografi yang mereka coba. Beberapa di antaranya terlihat lebih mudah dibaca. Keputusan akhir memilih desain yang memicu kontroversi ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin mengambil risiko visual.

Apakah keputusan itu akan bertahan lama masih menjadi pertanyaan. Sejarah menunjukkan bahwa beberapa rebranding yang semula dikritik akhirnya diterima, sementara yang lain diganti lagi dalam waktu relatif singkat. Bagi pengguna sehari-hari, perubahan ini mungkin hanya sekadar detail visual di bagian atas aplikasi.

Namun, bagi komunitas desain dan pengamat budaya internet, logo baru ini menjadi cerminan zaman. Di era di mana AI semakin sering menghasilkan konten yang “hampir benar”, sebuah logo resmi yang secara tidak sengaja menyerupai keluaran mesin terasa seperti ironi yang sempurna.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)