Minta Pekerja Hentikan Protes, Foxconn Janjikan Uang Sebesar Sepuluh Ribu Yuan

Rahmat Jiwandono
Kamis 24 November 2022, 20:42 WIB
Foxconn

Foxconn

Techverse.asia - Foxconn telah menawarkan uang sebesar 10.000 yuan ($ 1.400) atau sekitar Rp21,9 juta dalam upaya untuk mengakhiri protes yang kemarin terjadi di fasilitas tersebut, mendorong staf yang baru direkrut untuk berhenti dan kemudian meninggalkan pabrik perakitan iPhone di Zhengzhou, Tiongkok Tengah. CNN melaporkan bahwa pembayaran, setara dengan gaji satu atau dua bulan, terjadi setelah aksi protes yang berujung kekerasan antar polisi anti huru hara dan pekerja Foxconn meletus pada Selasa (22/11/2022) lantaran gaji mereka ditahan dan kondisi kerja yang diderita selama penguncian Covid-19 yang ketat.

Mitra manufaktur Apple itu dilaporkan membuat penawaran pada Rabu (23/11/2022) melalui pesan teks yang dikirim dari departemen sumber daya manusianya, meminta agar para pekerja "tolong kembali ke asrama Anda," di samping sumpah untuk menghormati perjanjian pembayaran. Perusahaan menawarkan 8.000 yuan (sekitar $1.120) kepada pekerja yang setuju untuk berhenti dari posisi mereka di pabrik, dan 2.000 yuan (sekitar $280) lagi setelah mereka naik bus untuk meninggalkan fasilitas.

Kota Zhengzhou juga dijuluki sebagai 'kota iPhone' terpaksa harus menjalani karantina wilayah sejak bulan Oktober lalu. Setelah wabah Covid-19 di pabrik Foxconn sesuai dengan kebijakan ketat "nol-covid" Tiongkok. Ketika para pekerja mulai melarikan diri, Foxconn meluncurkan upaya perekrutan yang melibatkan lebih dari 100 ribu orang mendaftar untuk mengisi lowongan. Menurut dokumen yang menguraikan paket gaji, karyawan baru dijanjikan subsidi 3.000 yuan (sekitar $420) jika mereka menyelesaikan 30 hari kerja, dengan bonus 3.000 yuan kedua yang akan dibayarkan setelah 60 hari.

Protes meletus pada 22 November 2022 ketika para pekerja diberi tahu bahwa pembayaran bonus ini akan ditunda hingga tahun depan, dengan pembayaran subsidi pertama akan dikeluarkan pada tanggal 15 Maret, dan yang kedua pada bulan Mei. “Para rekrutan baru harus bekerja lebih lama untuk mendapatkan bonus yang dijanjikan, sehingga mereka merasa tertipu,” kata seorang pekerja kepada CNN.

Foxconn sejak itu mengakui bahwa perubahan tanggal pembayaran adalah miskomunikasi. "Tim kami telah menyelidiki masalah ini dan menemukan kesalahan teknis yang terjadi selama proses onboarding," kata Foxconn dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, dikutip Techverse.asia, Kamis (24/11/2022).  

Baca Juga: Tiongkok Lockdown Akibat Covid-19, Pengiriman iPhone 14 Pro dan Pro Max Bakal Terhambat

“Kami mohon maaf atas kesalahan input di sistem komputer dan menjamin bahwa gaji sebenarnya sama dengan yang disepakati dan poster perekrutan resmi.” Apple adalah pelanggan terbesar Foxconn, juga telah mempertimbangkan, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh CNN bahwa perusahaan bekerja sama dengan Foxconn untuk memastikan kekhawatiran karyawan mereka ditangani.

Sebelumnya diberitakan, aksi saling dorong terjadi antara pekerja pabrik iPhone Foxconn dengan polisi anti huru hara yang memegang tongkat di Zhengzhou, Tiongkok Tengah. Kericuhan tersebut terekam kamera dan videonya beredar luas di media sosial. 

Dalam video tersebut menunjukkan para pekerja tidak hanya bentrok dengan polisi saja, tetapia juga orang yang mengenakan alat pelindungi diri (APD) hazmat. Protes dimulai setelah para pekerja, yang telah berada di bawah penguncian Covid-19 yang ketat selama berminggu-minggu, mengetahui bahwa pembayaran bonus akan ditunda, seperti dilaporkan The Wall Street Journal.

Seperti diketahui, bahwa sebelumnya Apple mengumumkan bahwa awal bulan ini mereka memberi pernyataan jika pengiriman model iPhone 14 akan terhambat lantaran gangguan yang disebabkan oleh penguncian Covid di fasilitas Foxconn. Kota Zhengzhou, yang dikenal secara lokal sebagai 'kota iPhone', adalah rumah bagi sekitar 200 ribu pekerja yang bertanggung jawab atas sebagian besar produksi iPhone.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa protes dimulai pada Selasa malam di dekat akomodasi karyawan Foxconn di fasilitas Zhengzhou. Pemerintah yang melakukan pengetatan agar virus Covid-19 tidak meluas menyebabkan Foxconn telah mengisolasi karyawannya. Sehingga memaksa mereka untuk tinggal dan bekerja di tempat (dengan makanan dan persediaan terbatas) untuk mencegah wabah lebih lanjut di Zhengzhou. Sejak Oktober kemarin, banyak pekerja telah melarikan diri dari fasilitas karantina, itu membuat Foxconn menjanjikan insentif seperti gaji yang lebih tinggi dan bonus untuk mempertahankan staf.

Baca Juga: Alasan Apple Relokasi Produksi dari Tiongkok ke India Meski Kuasai Pasar Smartphone

Rekaman video yang diambil hari Rabu (23/11/2022) menunjukkan ratusan pekerja memprotes di kampus, meneriakkan "berikan kami gaji kami" sambil dikelilingi oleh polisi anti huru hara dan orang-orang dengan pakaian hazmat. Rekaman streaming langsung malam itu melihat protes meningkat, dengan para pekerja meneriakkan “Bela hak kami! Pertahankan hak kami!” saat mereka menghadapi petugas polisi, menurut kantor berita Agence France-Presse.

"Foxconn tidak pernah memperlakukan manusia sebagai manusia," kata orang lain dalam video media sosial di tempat kejadian. 

Masalah tersebut di pabrik Zhengzhou dapat menyebabkan output ‌‌iPhone‌‌ turun sebanyak 30 persen. Foxconn telah berusaha untuk mengurangi masalah pasokan dengan menawarkan bonus dan meningkatkan produksi di pabrik lainnya di Shenzhen, tetapi para pekerja di pabrik Zhengzhou menuduh Foxconn tidak memenuhi perjanjian kontrak. Di sisi lain, pekerja lain yang ditangkap di siaran langsung mengatakan mereka memprotes kekurangan makanan selain pembayaran yang tertunda. 

"Mereka mengubah kontrak sehingga kami tidak bisa mendapatkan subsidi seperti yang mereka janjikan. Mereka mengarantina kami tetapi tidak menyediakan makanan. Jika mereka tidak memenuhi kebutuhan kami, kami akan terus berjuang," kata seorang pekerja Foxconn dalam video yang dibagikan secara online. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)