Savvy Games Beli Moonton dari ByteDance Seharga Ratusan Triliun

Rahmat Jiwandono
Jumat 27 Maret 2026, 14:07 WIB
Mobile Legends: Bang Bang (Sumber: Mobile Legends)

Mobile Legends: Bang Bang (Sumber: Mobile Legends)

Techverse.asia - Setelah diskusi yang pertama kali dilaporkan di awal tahun ini, ByteDance telah setuju untuk menjual unit gimnya yaitu Moonton, kepada Savvy Games Group seharga US$6 miliar atau setara dengan Rp101,76 triliun.

Moonton sendiri dikenal dengan judul-judul game mobile yang populer di Asia seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), yang telah diunduh 1,5 miliar kali. Transaksi tersebut akan diselesaikan dalam waktu dekat, menurut memo internal dari CEO Moonton yang dilihat oleh Bloomberg.

Baca Juga: Spek Lengkap dan Harga Amazfit Active 3 Premium

ByteDance telah mengurangi divisi gimnya dan menawarkan Moonton sejak 2023, hanya dua tahun setelah pertama kali mengakuisisi pengembang tersebut. Sekitar periode yang sama, perusahaan induk TikTok tersebut menutup divisi gim Nuverse-nya, yang menerbitkan judul-judul terkenal seperti Marvel Snap dan Ragnarok X: Next Generation.

Perusahaan tersebut sejak itu telah mengalihkan fokusnya ke Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, bersaing dengan pesaing Tiongkok untuk mengembangkan chatbot dan model dasar. Savvy Games, yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, telah bergerak ke arah yang berlawanan.

Tahun lalu perusahaan (melalui anak perusahaannya Scopely) mengakuisisi pengembang Pokémon Go, Niantic, dengan harga US$3,5 miliar. PIF juga termasuk di antara investor utama yang membeli Electronic Arts (EA) dalam kesepakatan besar senilai US$55 miliar tahun lalu. Dana Saudi tersebut juga memegang 7,5 persen saham di Nintendo.

Baca Juga: Pembuat Game Pokemon Go, Niantic PHK Ratusan Pekerjanya

Penjualan ini merupakan babak terbaru dalam konsolidasi industri gim baru-baru ini yang menyebabkan sekitar 45 ribu pekerjaan hilang dalam periode tiga tahun yang brutal antara tahun 2022 dan 2025. Menurut studi GDC baru-baru ini, sepertiga pekerja industri video gim di Amerika Serikat diberhentikan selama dua tahun terakhir.

Sebagai informasi, Shanghai Moonton Technology, yang biasa dikenal sebagai Moonton, adalah perusahaan video asal Negeri Tirai Bambu yang berdedikasi pada pengembangan gim, penerbitan, dan e-sports. Perusahaan ini memiliki kantor di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Amerika Latin, Hong Kong, dan Tiongkok daratan, di antara lokasi lainnya.

Pada Oktober 2021, ByteDance mengakuisisi Moonton dan perusahaan tersebut tetap beroperasi secara independen. Pada tahun 2024, Yunfan Zhang menjadi CEO Moonton.

Baca Juga: Dituduh Membuat Kecanduan, ByteDance Tarik Fitur Ini dari TikTok Lite di Uni Eropa

Moonton diluncurkan di Shanghai, Tiongkok pada Juli 2014. Rilis komersial pertama perusahaan ini hadir pada April 2015 dengan Magic Rush: Heroes, sebuah game role-playing yang diluncurkan secara global kecuali pasar domestik Tiongkok. Setelah menyelesaikan Magic Rush: Heroes, Moonton mulai mengembangkan gim multiplayer online battle arena (MOBA).

Moonton meluncurkan MLBB pada November 2016, yang dirilis secara global kecuali Tiongkok daratan, dan menjadi populer di Asia Tenggara, terutama di Indonesia, Filipina, dan Malaysia, di mana permainan ini menjadi aplikasi gim mobile gratis yang paling banyak diunduh di kalangan pengguna iPhone pada 2017. Gim ini didistribusikan oleh Skystone di Amerika Serikat.

Pada 2017, Moonton mulai membangun ekosistem esports-nya dengan turnamen esports offline MLBB pertama di Indonesia pada Mei, diikuti oleh MSC (MLBB Southeast Asia Cup) perdana pada September.

Baca Juga: TikTok Luncurkan Aplikasi PineDrama: Tonton Serial TV dalam Durasi 1 Menit

Pada November 2017, perusahaan meluncurkan Mobile Legends Professional League (MPL) di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, kemudian berekspansi ke Filipina pada Maret 2018 dan Myanmar pada Februari 2019.

Perusahaan mendirikan kantor regional, membuka cabang Singapura pada Mei 2018 dan cabang Indonesia pada Oktober 2018. Pada April 2018, MLBB telah melampaui 200 juta total akun terdaftar, tumbuh menjadi lebih dari satu miliar unduhan kumulatif pada Oktober 2020, dengan pengguna aktif bulanan puncak melebihi 100 juta.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle13 Mei 2026, 15:18 WIB

Agenda Crunchyroll di Anime Festival Asia Thailand 2026

Transformasi Bangkok jadi tujuan para pecinta anime di seluruh dunia dengan beragam agenda menarik.
Crunchyroll Ani-May.
Techno13 Mei 2026, 15:08 WIB

HAKII Hadir Eksklusif di Blibli, Sediakan Berbagai Perangkat Wearable

Selain di Blibli Store, HAKII akan dapat dibeli pelanggan secara online melalui aplikasi dan web Blibli.
HAKII hadir di Blibli. (Sumber: ist)
Techno13 Mei 2026, 14:39 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 1 VIII, Bawa Tampilan Baru dalam 4 Warna

Xperia 1 VIII dengan AI yang Baru Terintegrasi untuk Foto yang Lebih Baik Setiap Saat.
Sony Xperia 1 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive12 Mei 2026, 20:01 WIB

Ducati Indonesia Promosikan Bali ke Dunia Lewat We Ride As One

Momen gathering bagi para pecinta merek Ducati di Tanah Air.
Gathering pemilik sepeda motor Ducati di Pulau Bali. (Sumber: istimewa)
Techno12 Mei 2026, 18:16 WIB

Spotify Umumkan Centang Hijau untuk Membedakan Manusia dari AI

Lencana terverifikasi oleh Spotify memberi tahu pengguna bahwa artis ini bukan hasil dari kecerdasan buatan.
Tanda centang hijau untuk membedakan musisi asli dengan AI. (Sumber: Spotify)
Lifestyle12 Mei 2026, 17:57 WIB

The Weeknd akan Konser 2 Hari di Jakarta International Stadium

Untuk pembelian tiketnya akan dijual mulai 18 Mei 2026.
The Weeknd (Sumber: theweeknd.com)
Techno12 Mei 2026, 17:10 WIB

Vivo Watch GT 2 Bisa Dipasangkan dengan Perangkat iOS, Segini Harganya

Salah satu fitur andalan smartwatch ini adalah daya tahan baterai yang diklaim mencapai 25 hari.
Vivo Watch GT 2. (Sumber: Vivo)
Travel12 Mei 2026, 14:59 WIB

Nikmati Pengalaman Kuliner bersama Program Asia Gourmet Circle Mastercard

Sekarang tersedia bagi pemegang kartu Mastercard World Legend, World Elite, dan World Select di 10 pasar Asia Pasifik.
Asia Gourmet Circle. (Sumber: Mastercard)
Techno12 Mei 2026, 14:47 WIB

Instax WIDE 400 Kini Tersedia dalam Warna Jet Black

Memperkenalkan warna hitam pekat pada kamera instan analog format lebar Instax yang populer.
Instax WIDE 400 varian warna Jet Black. (Sumber: Fujifilm)
Startup12 Mei 2026, 14:35 WIB

ARSSI Cabang Bali Ajak Privy Sebagai Penyedia Tanda Tangan Elektronik dan Identitas Digital

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Siap Implementasi Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi di Rekam Medis
Privy x ARSSI Bali 2. (Sumber: ist)