Laporan IDC: Permintaan iPhone 17 Pecahkan Rekor Penjualan Apple

Rahmat Jiwandono
Rabu 10 Desember 2025, 17:14 WIB
iPhone 17 (Sumber: Apple)

iPhone 17 (Sumber: Apple)

Techverse.asia - Menurut laporan International Data Corporation (IDC) Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, pengiriman smartphone atau ponsel pintar di seluruh dunia diperkirakan akan tumbuh 1,5 persen year-on-year (YoY) pada tahun ini menjadi 1,25 miliar unit.

Hal ini tentunya merupakan peningkatan dari pertumbuhan satu persen pada perkiraan sebelumnya, terutama didorong oleh peningkatan kinerja Apple pada kuartal liburan, pertumbuhan pesat di pasar negara berkembang utama, dan stabilisasi di Tiongkok.

Baca Juga: TikTok Umumkan Fitur Nearby Feed dan Shared Feed, Begini Fungsinya

Pengiriman Apple diperkirakan akan tumbuh 6,1 persen YoY pada tahun ini, naik tajam dari 3,9 persen pada siklus terakhir. “Apple akan mencetak rekor di 2025 ini dengan total pengiriman yang diperkirakan akan melampaui 247 juta unit ponsel pintar, berkat kesuksesan fenomenal seri iPhone 17 terbarunya,” kata Direktur Riset Senior di IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker Nabila Popal.

Ia menjelaskan bahwa di Tiongkok, pasar terbesar Apple, permintaan besar untuk iPhone 17 telah secara signifikan mempercepat kinerja Apple.

Pada Oktober dan November 2025, menurut data penjualan bulanan IDC di Tiongkom, Apple menduduki peringkat pertama dengan pangsa pasar lebih dari 20 persen, jauh di depan para pesaingnya, yang menyebabkan IDC merevisi perkiraan pertumbuhan Apple di Negeri Tirai Bambu untuk kuartal keempat dari sembilan persen menjadi 17 persen (YoY).

Baca Juga: Huawei Rilis Mate 80 Series Rilis di China, Kecerahan Puncak Tembus 8.000 Nits?

Hal tersebut mengubah proyeksi penurunan satu persen di Tiongkok untuk tahun 2025 menjadi pertumbuhan positif tiga persen, sebuah perubahan yang fenomenal. Kisah sukses ini terulang di semua wilayah, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Eropa Barat yang sebelumnya mengalami perlambatan.

“Tahun kalender ini tidak hanya akan menjadi periode rekor bagi Apple dalam hal pengiriman tetapi juga dalam hal nilai, yang diperkirakan akan melebihi US$261 miliar, dengan pertumbuhan 7,2 persen YoY pada tahun ini,” ucap dia.

Meskipun perkiraan jangka pendek untuk ponsel pintar telah menguat, pertumbuhan tahun 2026 telah direvisi ke bawah dari pertumbuhan 1,2 persen menjadi penurunan 0,9 persen, karena kombinasi kekurangan komponen dan penyesuaian siklus produk.

Pergeseran strategis Apple terhadap model iPhone dasar berikutnya dari musim gugur 2026 ke awal 2027 diperkirakan akan menurunkan pengiriman iOS sebesar 4,2 persen tahun depan.

Baca Juga: Digital ID: Cara Baru untuk Membuat dan Menampilkan Identitas di Apple Wallet

Lebih lanjut, kekurangan memori global yang sedang berlangsung diperkirakan akan membatasi pasokan dan menaikkan harga, yang akan berdampak lebih signifikan pada perangkat Android kelas bawah hingga menengah karena perangkat tersebut tetap lebih sensitif terhadap harga.

Akibatnya, unit smartphone akan mengalami penurunan yang moderat pada tahun depan, namun demikian, harga jual rata-rata (ASP) akan meningkat menjadi US$465, mendorong pasar ke nilai tertinggi sepanjang masa sebesar US$578,9 miliar.

“Karena komponen memori menjadi lebih terbatas dan lebih mahal, produsen menghadapi tekanan yang meningkat untuk menaikkan harga,” kata Anthony Scarsella selaku Direktur Riset di IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker.

Baca Juga: Samsung Memimpin Pengiriman Smartphone Global dan Layar AMOLED Ukuran Kecil

Anthony mengatakan bahwa vendor perlu mengadopsi strategi yang berbeda untuk melindungi pangsa pasar mereka. Sementara beberapa pabrikan smartphone lain pasti akan terpaksa menaikkan harga, yang lain akan menyesuaikan portofolio mereka ke arah model yang lebih mahal dengan margin yang lebih tinggi untuk menyerap sebagian dampak kekurangan memori pada biaya produksi.

“Tahun depan akan menjadi masa yang penuh tantangan bagi industri ini, tapi kami masih yakin bahwa pasar dapat mencatatkan harga jual rata-rata (ASP) tertinggi,” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)