VSCO AI Labs: Alat Penyuntingan Foto Bertenaga AI Pertamanya

Rahmat Jiwandono
Selasa 21 Oktober 2025, 19:33 WIB
VSCO tambahkan fitur AI Labs. (Sumber: VSCO)

VSCO tambahkan fitur AI Labs. (Sumber: VSCO)

Techverse.asia - Aplikasi edit foto dan video, VSCO baru saja menambahkan serangkaian alat edit gambar bertenaga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) baru, dukungan untuk file RAW beresolusi tinggi, fitur edit non-destruktif, dan deteksi wilayah berbasis konten.

Alat-alat AI ini akan ditempatkan di tab baru bernama AI Labs, yang juga menghadirkan fitur penghapusan objek bertenaga kecerdasan buatan, serupa dengan penawaran bawaan Google dan Apple.

Baca Juga: VSCO Hadirkan Fitur AI Bernama Canvas, Bikin Gambar dari Perintah Teks

Fitur AI Labs pertama VSCO telah tersedia mulai sekarang di aplikasi VSCO untuk iOS; fitur ini juga akan segera hadir di Android, tetapi perusahaan belum ada informasi mengenai waktu pastinya. Untuk menggunakannya, harus berlangganan VSCO Pro aktif, dengan biaya US$13 (Rp215 ribuan) per bulan atau US$60 (Rp996 ribu) per tahun.

Meski begitu, VSCO tidak menetapkan batasan berapa kali pengguna dapat menggunakan fitur AI Labs. Paket Pro ini berisi lebih dari sekadar fitur AI Labs - fitur ini membuka rangkaian edit lengkap di ponsel dan web, pembuatan profil dan situs web profesional, ratusan preset dan pengaturan emulasi film, dan masih banyak lagi.

Pemakai juga dapat menyorot atau menggambar lingkaran di sekitar objek dalam gambar, dan VSCO akan menggantinya dengan objek yang dianggap cocok dengan latar belakang. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka menggunakan 'deteksi area cerdas' untuk membaurkan latar belakang setelah objek dihapus tanpa memengaruhi resolusi atau warna.

Tidak seperti kebanyakan alat penghapus berbasis AI yang terkadang meninggalkan artefak, VSCO mengklaim alatnya lebih presisi dan mempertahankan detail, sehingga lebih cocok untuk fotografer profesional.

Baca Juga: Apple Mengakhiri Dukungan untuk Aplikasi Penyuntingan Videonya: Clips

Selain itu, perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka akan segera meluncurkan fitur berbasis kecerdasan buatan lainnya yang disebut Upscale, yang diklaim dapat meningkatkan resolusi gambar dan mempertajam detail tanpa mengorbankan detail atau komposisi.

Ada alat kuas, ketuk, atau Laso untuk memilih objek yang akan dihapus dari gambar.

VSCO menggunakan model FLUX.1 Kontext dari Black Forest Lab untuk melakukan 'keajaibannya', dikombinasikan dengan teknologi miliknya sendiri yang secara khusus difokuskan untuk menghasilkan hasil yang menurut perusahaan terlihat autentik.

Sekilas tentang Black Forest Lab dan model FLUX.1 menunjukkan bahwa alat ini tampaknya sangat cocok untuk menghapus bagian gambar yang tidak diinginkan dan mengisi ruang yang tersisa dengan tepat.

"Sejak awal berdirinya, VSCO telah mendukung ekspresi kreatif yang autentik dan menyediakan berbagai cara bagi para fotografer untuk mencapai kesuksesan yang mereka inginkan," ujar Eric Wittman selaku CEO VSCO, dalam sebuah pernyataan resminya kami kutip, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga: Kalahkan CapCut, Edits Tembus Tujuh Juta Unduhan dalam Seminggu

Ia melihat betapa besar dampak AI terhadap fotografi, dan berfokus untuk menghadirkan perangkat kecerdasan buatan ke komunitasnya yang dirancang khusus untuk mendukung para fotografer dalam mencapai keunggulan kreatif sekaligus menghargai seni fotografi mereka.

Seiring VSCO mulai mencoba lebih banyak perangkat pengeditan AI, Wittman menekankan bahwa perusahaan ingin tetap berfokus pada membantu para fotografer mewujudkan visi kreatif, alih-alih membantu mereka menghasilkan gambar yang sepenuhnya tidak nyata.

"Selain itu, kami juga ingin menghindari masalah hak cipta dan konten tidak autentik yang membanjiri internet berkat kecerdasan buatan," paparnya.

Perusahaan telah memperkuat perangkatnya agar dapat bersaing lebih baik dengan perangkat pengeditan. Pada Mei tahun ini, VSCO telah meluncurkan papan tulis bertenaga AI yang memungkinkan fotografer dan calon klien mereka berkolaborasi dalam proyek, dan tahun lalu meluncurkan marketplace untuk mempertemukan fotografer dengan klien.

Baca Juga: Memperluas Jangkauan, CapCut for Business Bertenaga AI Resmi Dilansir

"Awal tahun ini, kami juga telah meluncurkan Workspace untuk membantu mereka mengelola pemesanan dan jadwal," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)