Bending Spoons Bakal Mengakuisisi Vimeo Seharga US$1,38 Miliar Secara Tunai

Rahmat Jiwandono
Senin 15 September 2025, 20:22 WIB
Vimeo.

Vimeo.

Techverse.asia - Platform video Vimeo baru-baru ini resmi mengumumkan bahwa mereka telah diakuisisi oleh Bending Spoons, perusahaan teknologi yang berbasis Eropa. Nominal akuisisi secara tunai antar kedua perusahaan tersebut dilaporkan senilai US$1,38 miliar atau setara dengan Rp22,64 triliun.

Vimeo adalah penyedia layanan, berbagi, dan hosting video yang didirikan pada 2004 dan berkantor pusat di Kota New York, Amerika Serikat (AS). Vimeo berfokus pada pengiriman video definisi tinggi di berbagai perangkat dan beroperasi pada model bisnis perangkat lunak sebagai layanan (SaaS).

Saat perdana diluncurkan sebagai spin-off dari CollegeHumor dan menjadi bagian dari IAC pada tahun 2006 melalui akuisisi Connected Ventures senilai US$26 juta oleh IAC, yang saat itu merupakan pemilik CollegeHumor.

Vimeo pun resmi memisahkan diri dari konglomerat internet IAC milik Barry Diller pada 2021, dan menjadi entitas publik independen. Vimeo pernah menjadi platform video umum, dan bahkan pernah berencana meluncurkan layanan streaming berlangganan yang diposisikan sebagai semacam Netflix bagi para pembuat film dan kreator indie.

Baca Juga: Vimeo Akan Kurangi Jumlah Karyawan Hingga 11 Persen

Vimeo kemudian sepenuhnya beralih untuk menyediakan layanan streaming video bagi pelanggan bisnis. Sementara itu, pada minggu lalu, Vimeo resmi mengumumkan bahwa mereka akan memberhentikan sekitar 10 persen karyawannya dalam upaya untuk beroperasi lebih efisien.

Bending Spoons sendiri yang berbasis di Milan, Italia, telah mengakuisisi sejumlah bisnis teknologi digital, termasuk Evernote, Issuu, Meetup, Remini, StreamYard, Splice, dan WeTransfer. Perusahaan tersebut mengklaim produknya saat ini digunakan oleh lebih dari 300 juta orang setiap bulan.

Akuisisi Vimeo oleh Bending Spoon, yang disetujui dengan suara bulat oleh dewan direksi Vimeo, diperkirakan akan selesai pada kuartal keempat tahun ini, dengan tunduk pada persetujuan pemegang saham Vimeo dan ketentuan penutupan yang lazim serta persetujuan peraturan.

Setelah transaksi selesai, Vimeo akan menjadi perusahaan privat dan sahamnya tidak akan lagi tercatat di bursa saham publik mana pun.

Baca Juga: Kapan iPhone 17 Rilis di Indonesia? Begini Kata Menteri Perdagangan

"Setelah peninjauan yang cermat terhadap alternatif-alternatif strategis, dewan direksi dengan suara bulat memutuskan bahwa transaksi tunai ini memberikan nilai yang meyakinkan dan pasti bagi para pemegang saham Vimeo dan memposisikan perusahaan untuk mempercepat peta jalan strategisnya sebagai bagian dari Bending Spoons," ujar Chairman Vimeo Glenn H. Schiffman.

Schiffman yakin mereka adalah mitra jangka panjang yang tepat bagi pelanggan, karyawan, dan merek tersebut. Sementara itu, CEO Bending Spoons Luca Ferrari berkomentar, Vimeo adalah merek pionir di dunia video, melayani komunitas kreator dan bisnis global yang bersemangat.

Di Bending Spoons, mereka mengakuisisi perusahaan dengan harapan memiliki dan mengoperasikannya tanpa batas waktu, dan dia berharap dapat mewujudkan potensi penuh Vimeo seiring perusahaan mencapai tingkat yang lebih tinggi bersama.

Baca Juga: Vimeo Hadirkan 3 Fitur Pengeditan Bertenaga AI, Apa Saja Fungsinya?

"Kami juga berencana untuk melakukan investasi ambisius dalam bisnis Vimeo di AS dan pasar prioritas lainnya, serta semua area utama bisnis, yang mencakup penawaran kreator dan perusahaan," ujar Luca.

CEO Vimeo Philip Moyer menyatakan, Bending Spoons sangat menghormati tim Vimeo, pelanggan mereka, dan komunitas kreator yang dilayaninya. Luca dan timnya puj berkomitmen untuk memperluas produknya di semua segmen: layanan mandiri, OTT/Vimeo Streaming, dan Vimeo Enterprise.

"Kami sangat antusias dengan kemitraan ini, yang kami yakini akan membuka fokus yang lebih besar bagi tim dan pelanggan kami seiring kami terus berupaya mencapai misi global kami untuk menjadi platform video paling inovatif dan tepercaya di dunia bagi para pelaku bisnis," tambah Moyer.

Baca Juga: Vidio X Shopee Hadirkan Fitur Vidio Shopping, Bisa Nonton Sambil Belanja

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno13 Maret 2026, 17:33 WIB

X Memperbarui Creator Subscriptions dengan Sejumlah Fitur Anyar

Ini adalah bagian dari upaya monetisasi yang lebih luas yang disebut 'Creator Subscriptions 2.0.'
Aplikasi X/Twitter. (Sumber: Getty Images)
Techno13 Maret 2026, 17:13 WIB

Realme Perkenalkan Ramadan Campaign 2026 Lewat TVC

Kompetisi #MakeSorryReal, mendorong anak muda membagikan momen permintaan maaf dengan hadiah ratusan juta rupiah.
Hadiah yang bisa kamu menangkan dari program TV Commercial. (Sumber: Realme)
Techno13 Maret 2026, 16:53 WIB

Roblox Tambahkan Fitur Penyaring Obrolan Berbasis AI untuk Kata-kata Terlarang

Fitur ini akan mengganti dan mengedit bahasa yang tidak diizinkan berdasarkan kebijakan Roblox.
Roblox sensor omongan yang tak pantas di kolom chat. (Sumber: Roblox)
Techno13 Maret 2026, 16:28 WIB

Kamera GoPro Generasi Berikutnya akan Ditenagai Prosesor GP3, Mendukung AI

Menetapkan standar kualitas gambar baru dalam pengambilan gambar cahaya rendah, waktu pengoperasian, dan kinerja termal.
Contoh hasil jepretan gambar GoPro yang ditenagai cip GP3. (Sumber: GoPro)
Techno13 Maret 2026, 14:36 WIB

Damac Digital Hadirkan Data Center di Tengah Kota Jakarta

Fasilitas ini akan memperkokoh infrastruktur digital di Indonesia.
Damac Digital. (Sumber: istimewa)
Techno13 Maret 2026, 14:25 WIB

Laporan Coursera: Perempuan Selesaikan Kursus AI Generatif Lebih Tinggi Ketimbang Pria

Temuan ini menyoroti ketekunan yang tinggi di kalangan peserta didik perempuan.
Ilustrasi AI generatif.
Techno13 Maret 2026, 14:11 WIB

Colorful Hadirkan Seri iGame GeForce RTX 50 Ultra

Ada dua kartu grafis yang ditawarkan.
Colorful iGame GeForce RTX 50 Ultra Series. (Sumber: Colorful)
Techno13 Maret 2026, 13:52 WIB

2 Headphone Live Terbaru JBL Menawarkan Masa Baterai hingga 80 Jam

Suara lebih jernih. Peredam kebisingan yang lebih cerdas. Dirancang untuk tampil beda.
JBL Live Series. (Sumber: Harman)
Lifestyle12 Maret 2026, 20:38 WIB

Rooster Fighter Bakal Tayang di Crunchyroll Mulai 15 Maret 2026

Anime ini dipastikan tayang di Asia Tenggara dan India.
Anime Rooster Fighter. (Sumber: Crunchyroll)
Techno12 Maret 2026, 20:23 WIB

Honor Robot Phone akan Didukung Sistem Pencitraan oleh ARRI

Intip sekilas bocoran Robot Phone: spesies smartphone baru.
Honor Robot Phone. (Sumber: Honor)