Elon Musk akan Mengembalikan Arsip Vine yang Telah Dihapus?

Rahmat Jiwandono
Rabu 06 Agustus 2025, 20:55 WIB
Vine.

Vine.

Techverse.asia - Elon Musk baru-baru ini mengumumkan akan mengembalikan arsip Vine, setelah mengisyaratkan kembalinya platform sosial tersebut selama kurang lebih selama seminggu terakhir.

Pemilik X/Twitter mengumumkan pada minggu ini bahwa perusahaan menemukan arsip video untuk aplikasi video pendek populer tersebut, yang diduga telah dihapus, dan sedang berupaya memulihkan akses penggunanya.

Baca Juga: Doku Gandeng Meta Resmi Hadirkan PayChat, Bayar Langsung di WhatsApp

Elon Musk menyatakan bahwa para pengguna X/Twitter akan dapat mengunggah (upload) Vine ini, tetapi itu hanyalah sebuah arsip. Dengan kata lain, hal ini tidak terdengar seperti kebangkitan untuk platform yang sebenarnya.

Vine - semacam aplikasi pendahulu TikTok saat ini, tetapi hanya dengan video berulang berdurasi enam detik - diakuisisi oleh Twitter pada Oktober 2012 seharga US$30 juta untuk memperluas ambisi video platform media sosial tersebut.

Namun, sayangnya bagi para kreator dan penggemar Vine, perusahaan tersebut gagal memanfaatkan potensi aplikasi ini dan memutuskan untuk menutup Vine pada 2016 dengan membatasi semua unggahan baru.

Lalu tahun berikutnya, Vine dihentikan sepenuhnya, meskipun arsip pengguna tetap ada untuk sementara waktu. Meskipun tidak lagi hadir di App Store, Vine masih memiliki tempat dalam kesadaran budaya kolektif internet.

Baca Juga: Elon Musk Mau Beli OpenAI, Beri Tawaran Sebesar Rp1.595 Triliun

Melalui kompilasi daring Vine terbaik yang diunggah ke Youtube, dan melalui karier banyak kreator yang memulai karier mereka di Vine, perusahaan ini tetap bertahan hingga batas tertentu, dan kontennya terus ditemukan oleh generasi baru.

Elon Musk sendiri tampaknya tertarik untuk menghidupkan kembali Vine setelah mengakuisisi X pada Oktober 2022. Dalam jajak pendapat yang diunggah di aplikasi media sosial tersebut, ia bertanya kepada pengguna Twitter, "Kembalikan Vine?" yang hampir 70% menjawab "ya."

Sedangkan, Axios melaporkan saat itu bahwa X telah menugaskan beberapa teknisi untuk mengerjakan pembaruan Vine, tetapi tidak pernah membuahkan hasil.

Masih belum jelas apakah niat Musk untuk merek tersebut, tetapi pengumuman tentang kembalinya arsip tersebut disertai dengan iklan untuk platform kreasi video Grok Imagine. Ia menyebut layanan tersebut 'AI Vine.'

Baca Juga: Grok 3 Resmi Dilansir oleh xAI, Mampu Melakukan 'Penalaran Manusia'

Hal itu menunjukkan bahwa minatnya dalam kreasi video tidak lagi terletak pada kreativitas manusia, tetapi pada dorongan AI yang diarahkan oleh manusia. Mengapa harus menghabiskan energi untuk membuat konten berdurasi pendek jika kamu bisa mengetik beberapa kata ke dalam kolom yang tersedia?

Elon Musk sendiri diketahui tidak memiliki rekam jejak terbaik dalam hal memenuhi janji. Kita lihat saja nanti apakah arsip video Vine benar-benar kembali dan apa yang terjadi setelahnya.

Apakah dia benar-benar akan memenuhi janjinya masih harus dilihat, karena postingan X tersebut bisa jadi hanya cara lain untuk menarik perhatian ke Grok AI, alih-alih mewakili upaya nyata perusahaan untuk membuat Vine lama tersedia untuk diposting ulang.

Untuk diketahui, Vine adalah layanan hosting video berdurasi pendek asal Amerika Serikat (AS) yang memungkinkan pengguna berbagi klip video berulang berdurasi hingga enam detik. Didirikan pada Juni 2012 oleh Rus Yusupov, Dom Hofmann, dan Colin Kroll.

Baca Juga: Snap Perkuat My AI Snapchat dengan Google Gemini, Makin Paham Banyak Informasi

Vine resmi diluncurkan dengan aplikasi iOS-nya pada 24 Januari 2013, diikuti oleh versi Android dan Windows. Video yang dipublikasikan di media sosial Vine juga dapat dibagikan di berbagai platform ketiga lainnya seperti Facebook dan Twitter.

Aplikasi Vine juga digunakan untuk menelusuri video, bersama dengan sekelompok video yang diunggah berdasarkan tema, dan berharap pengguna dapat membuat 'tren' pada video. Saat itu, Vine bersaing dengan layanan media sosial lain seperti Instagram dan Snapchat. Pada Desember 2015, Vine memiliki lebih dari 200 juta pengguna aktif.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)