Doku Gandeng Meta Resmi Hadirkan PayChat, Bayar Langsung di WhatsApp

Rahmat Jiwandono
Rabu 06 Agustus 2025, 18:40 WIB
Doku menghadirkan fitur PayChat. (Sumber: null)

Doku menghadirkan fitur PayChat. (Sumber: null)

Techverse.asia - Doku, penyedia layanan pembayaran digital, bersama Meta menghadirkan PayChat, sebuah fitur yang memungkinkan pelaku usaha untuk melakukan chat, pesan, hingga bayar langsung di dalam WhatsApp. Fitur ini mempermudah proses jual beli tanpa perlu pindah ke aplikasi.

Dengan memanfaatkan WhatsApp Business, Doku PayChat memungkinkan bisnis untuk menerima pembayaran, mengirim tagihan, mengelola interaksi pelanggan dalam satu obrolan, hingga menjadwalkan pengingat otomatis.

Baca Juga: Laptop Pertama Polytron Luxia Series Resmi Dijual di Indonesia, Ada 3 Model

Berbeda dengan chatbot biasa, Doku PayChat dirancang guna mendorong konversi - dari obrolan sampai check out, tanpa adanya hambatan. Fitur ini sekaligus menjawab tantangan selama ini, di mana proses transaksi via WhatsApp masih dilakukan secara manual dan terpisah-pisah.

Co-founder dan Chief Operating Officer (COO) Doku Nabilah Alsagoff mengatakan, Doku PayChat memungkinkan cara bisnis dan konsumen di Indonesia berinteraksi saat ini, yakni lewat chat. Dengan menghilangkan kebutuhan untuk pindah aplikasi atau platform, layanan tersebut memberikan pengalaman transaksi yang lebih mulus langsung di WhatsApp.

"Kemudahan ini akan membantu untuk meningkatkan konversi dan mengurangi risiko pembatalan transaksi," ujar Nabilah baru-baru ini.

PayChat hadir sebagai solusi praktis untuk pelaku usaha yang mau menyederhanakan proses transaksi di WhatsApp. Adapun keunggulannya antara lain transaksi all-in-one tanpa perlu pindah aplikasi seluruh proses pemesanan, pencatatan data, hingga pembayaran dirampungkan langsung di aplikasi.

Baca Juga: Bank dan Dompet Digital Diimbau Tak Pakai Kode OTP karena Bisa Jadi Celah Penipuan

Sudah terintegrasi API untuk skala besar yang mendukung integrasi dengan sistem internal merchant sebagai ERP, ticketing, verifikasi ID, dan otomatisasi invoice. PayChat juga sanggup merekap data secara otomatis dalam Excel Data order serta status pembayaran akan otomatis tercatat.

Dasbor tanpa coding merchant bisa membantu alur chatbot sendiri dengan mudah, tanpa memerlukan keahlian teknis atau pengaturan perimeter yang rumit. Selain itu, juga akses ke 45 lebih metode pembayaran merchant dapat menerima lebih dari 45 jenis pembayaran seperti kartu debit/kredit, paylater, e-money, dan lain-lain, tanpa integrasi tambahan.

Billboard Cash yang merupakan fitur broadcast tagihan massal yang langsung terintegrasi dengan sistem pembayaran, tanpa integrasi tambahan pula. Minim pekerjaan manual dan kesalahan manusia seluruh proses pencatatan dan verifikasi data berjalan secara otomatis, mengurangi risiko akibat input manual atau copy-paste dari platform lain.

Baca Juga: Flip Rilis Fitur Flexi Cicil, Ini 4 Keunggulaan yang Ditawarkan

"Format order and welcome message fleksibel untuk merchant dapat mengatur format order, menampilkan gambar produk, syarat dan ketentuan, hingga menambahkan tautan (link) pada chatbot sesuai dengan kebutuhan bisnis," ujarnya.

Agar jangkauan Doku PayChat lebih luas, maka perusahaan turut menggandeng sejumlah mitra lokal seperti koperasi, LPD, BMT, sampai lembaga keuangan mikro. Dengan demikian, edukasi tentang fitur baru bisa dilakukan secara lebih relevan sesuai dengan karakter Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masing-masing daerah.

Di tahap awal, Doku memastikan bahwa biaya pemakaian PayChat tetap ramah di kantong. Biaya yang akan dikenakan dari pihak WhatsApp, sedangkan merchant discount rate (MDR) bisa disesuaikan dengan standar umum transaksi digital.

"Pada fase awal kami mau memastikan kalau produk ini memang tepat guna bagi merchant. Jadi, biaya yang akan dikenakan cuma berupa biaya WhatsApp yang memang sekarang ini masih menjadi bagian dari Meta sebagai pemilik platform. Tapi di luar itu pastinya ada MDR sebagai biaya transaksi yang memang biasa dikenakan saat melakukan pembayaran secara digital," tambah Chief of Product Experience Doku Rama Prahara.

Baca Juga: Jepang Terus Dorong Penggunaan Sistem Pembayaran Digital Bersama 'Pemain Besar'

Solusi ini tidak memerlukan integrasi teknis yang rumit, sehingga cocok untuk bisnis dari berbagai skala - dari usaha menengah hingga korporasi. Dengan menggabungkan percakapan dan transaksi dalam satu platform terpadu, Doku memberdayakan bisnis untuk berkembang lebih cepat, mempercepat arus pembayaran, dan mempererat hubungan dengan pelanggan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)