Startup Swap Energi Raih Pendanaan Seri A dari 3 Investor Besar China

kegiatan usaha di startup Swap Energi (Sumber: Swap.id)

Startup Indonesia, yang bergerak pada usaha layanan isi ulang baterai listrik, Swap Energi, meraih pendanaan seri A dari tiga investor berbasis di China. Ketiga investor besar tersebut antara lain Qiming Venture Partners, GGV Capital dan Ondine Capital.

Dalam pendanaan senilai US$22 juta (sekitar Rp341,4 miliar) itu, Qiming Venture Partners memimpin pendanaan seri A itu dengan investasi sekitar US$12 juta. Sedangkan GGV Capital dan Ondine Capital, masing-masing menyumbang US$8 juta dan US$2 juta.

Alternatives.pe memperkirakan valuasi post-money Swap Energi adalah sebesar US$76 juta, atau naik 64% dibandingkan Agustus 2023 US$46,2 juta.

Pada April 2023, Swap Energi mengumpulkan putaran pra-seri A US$ 7,2 juta. Investasi ini dipimpin oleh Ondine Capital. Berikutnya, daftar dukungan investor yang turut andil saat itu, berasal dari investor sebelumnya seperti Kejora-SBI Orbit, Baramulti Group, dan New Energy Nexus Indonesia.

"Sekurangnya dana U$7,25 juta yang dibukukan dalam putaran tersebut, digunakan untuk meningkatkan penetrasi dan kehadiran layanan infrastruktur dan penukaran baterai motor listrik, di berbagai wilayah Indonesia," ungkap Katadata, dikutip Kamis (4/1/2024).

Mengintip situs resmi Swap Energi, diketahui bahwa saat ini sudah ada lebih dari 1.300 area pusat penukaran baterai yang tersebar di puluhan kota di Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Perusahaan yang juga bekerja sama dengan ritel modern, untuk penempatan infrastruktur penukaran baterai. Beberapa di antaranya ritel itu adalah Alfamart, Alfamidi, Shell, BP-AKR, dan Circle-K.

Baca Juga: LG Styler Terbaru: Berasa Dry Cleaning di Rumah, Mudah, Cepat Rapi, Higienis

Baca Juga: Aplikasi Tambal Ban Online TambalQue, Penyelamat Ketika Ban Bermasalah di Tengah Perjalanan

Swap Energi bermitra dengan Smoot dan Minerva Electrons. Startup ini juga bekerja sama dengan Grab dan Perusahaan Listrik Negara, dalam membangun ekosistem kendaraan listrik.

Smoot dan Minerva, dua motor listrik, yang menjadi mitra Swap Energi (sumber: Swap.id)

Aplikasi Swap Energi yang terhubung ke Smoot Motor Listrik memiliki berbagai fitur seperti cek kondisi motor, pemesanan atau pemesanan baterai hingga dapat mematikan motor.

Startup Swap Energi berdiri pada 2019. Ada tiga produk utama Swap Energi, yaitu:

(1) mereka menyediakan Swap Battery yang didesain dengan standardisasi ke berbagai jenis sepeda motor listrik,

(2) Swap Stations untuk penukaran baterai listrik,

(3) Swap App sebagai aplikasi manajemen pengguna.

Baca Juga: Kapsul Diet Ini Bekerja dengan Cara Bergetar dalam Perut, Bikin Nafsu Makan Berkurang

Akselerasi bisnis Swap berada pada momentum yang tepat di saat pemerintah memiliki target ambisius untuk konversi listrik. Pada 2023 diperkirakan sudah ada sekitar 75.000 unit motor listrik yang mengaspal. Pemerintah menargetkan ada 13 juta unit motor listrik pada 2030.

Sementara itu, Co-Founder & CEO Swap Energi, Irwan Tjahaja, mengatakan bahwa fokus utama Swap adalah menjadi supporting system dalam hal penyediaan infrastruktur, guna memberikan pengalaman pengendara dan layanan purnajual kendaraan listrik yang lebih baik.

Kepada DailySocial, Irwan menyatakan bahwa berdasarkan pengujian yang telah dilakukan bersama Smoot, pengisian baterai diklaim sukses dan akan direplikasi ke merek-merek motor listrik lain di Indonesia.

Baca Juga: Awal 2024, Realme Ganti Slogan Menjadi 'Make It Real'

Perusahaan teknologi yang terlibat dalam pasar kendaraan listrik di Indonesia mengadopsi dua pendekatan berbeda. Pendekatan pertama melibatkan produksi kendaraan listrik untuk konsumen dengan opsi pembelian atau langganan, dengan pemain seperti Charged, Alva One, ION Mobility, dan Electrum.

Di sisi lain, pendekatan kedua difokuskan pada pengembangan komponen kunci kendaraan listrik, terutama baterai, dengan perusahaan seperti Swap dan Gogoro. Gogoro mulai masuk Indonesia setelah mendapatkan dukungan pendanaan dari Gojek.

Swap juga pernah bekerja sama dengan Startup kuliner Haus!. Bentuk kerja sama yang dijalani, yakni Swap Energi menyediakan lokasi Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), di beberapa store Haus!.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI