Ekspansi ke Taiwan, Grab akan Beli Foodpanda Senilai Rp10 Triliun Lebih

Foodpanda.

Techverse.asia - Raksasa pengiriman Grab mengumumkan akan mengakuisisi bisnis Foodpanda milik Delivery Hero di Taiwan senilai US$600 juta atau sekitar Rp10 triliun lebih secara tunai, menandai ekspansi pertamanya di luar Asia Tenggara. Grab mencatat bahwa kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan diperkirakan akan selesai pada paruh kedua tahun 2026.

Perusahaan ini bertujuan untuk menyelesaikan transisi penuh pengguna, pedagang, dan mitra pengemudi ke platformnya pada awal tahun 2027. Langkah ini dilakukan sekitar setahun setelah Uber Technologies membatalkan rencana akuisisi operasi Foodpanda di Taiwan pada Maret 2025, setelah kesepakatan tersebut diblokir oleh regulator antimonopoli Taiwan karena kekhawatiran persaingan.

Baca Juga: Cerita Tessa Wijaya dari Xendit Membangun Infrastruktur Pembayaran Global

Pada saat itu, Uber Eats dan Foodpanda adalah pemain dominan di pasar pengiriman makanan Taiwan. Sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan Foodpanda memegang pangsa pasar 52 persen, sementara Uber Eats menyumbang 48 persen antara tahun 2022 dan 2023.

Komisi Perdagangan Adil Taiwan mengatakan entitas gabungan tersebut akan mengendalikan sekitar 90 persen pasar, menimbulkan kekhawatiran tentang berkurangnya persaingan dan potensi kenaikan harga.

Namun, kasus ini mungkin menghadirkan dinamika yang berbeda. Jika Grab mengakuisisi bisnis Foodpanda di Taiwan, perusahaan transportasi dan pengiriman berbasis Singapura ini akan memperoleh pangsa pasar lebih dari 50 persen, memposisikannya sebagai pesaing yang lebih kuat bagi Uber Eats daripada menciptakan hampir monopoli.

Baca Juga: Grab Umumkan Tren Layanan Pesan-Antar dan Belanja Konsumen Sepanjang 2025

“Ini adalah langkah selanjutnya yang wajar bagi kami, karena pengalaman kami di Asia Tenggara sangat cocok untuk pasar ini. Keahlian kami yang telah lama dalam mengelola logistik pengiriman yang kompleks untuk kota-kota padat dan ramai sangat cocok untuk kota-kota di Taiwan yang ramai,” kata Anthony Tan selaku CEO Grup dan salah satu pendiri Grab, dalam pernyataan resminya kami kutip, Kamis (26/3/2026).

Dikatakannya bahwa populasi Taiwan yang berjumlah sekitar 23 juta jiwa juga memiliki permintaan yang tinggi untuk layanan berbasis seluler, mirip dengan konsumen Asia Tenggara yang dilayani Grab setiap hari. Kami melihat peluang signifikan untuk mengembangkan bisnis pengiriman makanan dan bahan makanan di sini.

Grab pun akan memperluas kehadirannya ke 21 kota di seluruh Taiwan setelah akuisisi ini, memperkuat posisinya di pasar utama. Kesepakatan ini menggabungkan platform berbasis AI dan pengalaman operasional Grab dengan jangkauan lokal Foodpanda yang luas. Bisnis Foodpanda di Taiwan menghasilkan nilai penjualan kotor (Gross Merchandise Value/GMV) sekitar 1,8 miliar dolar AS, menurut perusahaan tersebut.

Baca Juga: Tokopedia Luncurkan Fitur Ambil di Tempat, Mirip dengan PickUp Kalo Jajan di GoFood

Untuk diketahui, Foodpanda merupakan pelantar pengiriman makanan dan bahan makanan di Asia yang berkantor di Singapura. Sebagai bagian dari raksasa pengiriman makanan asal Berlin, Jerman, yakni Delivery Hero, perusahaan tersebut menghubungkan jutaan pengguna dengan restoran lokal dan toko ritel lewat aplikasinya.

Berdiri sejak 2012, pendirinya ialah Benjamin Bauer dan Ralf Wenzel. Layanan utama Foodpanda adalah pengantaran makanan siap saji, pengantaran bahan makanan, pengambilan di tempat, hingga pengiriman paket. Hingga kini, mereka beroperasi di 11 pasar utama di kawasan Asia: Pakistan, Bangladesh, Singapura, Filipina, Malaysia, Kamboja, Laos, Myanmar, Hong Kong, dan Taiwan.

Foodpanda sejatinya pernah menjajal pasar Indonesia tapi resmi hengkang satu dekade silam usai kalah bersaing dengan kompetitor lokal seperti GoFood dan Grab Food. Hal serupa juga terjadi di Tailan yang resmi berhenti pada 23 Mei 2025, setelah beroperasi selama 13 tahun lebih lantaran kondisi pasar tak lagi sejalan dengan strategi jangka panjangnya.

Baca Juga: Grab Membuat Terjemahan di GrabChat Lebih Akurat

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI