Startup eFishery Dapat Pendanaan Seri D Triliunan Rupiah, Kini Jadi Perusahaan Unicorn

Rahmat Jiwandono
Selasa 30 Mei 2023, 16:48 WIB
CEO dan Co-founder e-Fishery Gibran Huzaifah. (Sumber : Istimewa)

CEO dan Co-founder e-Fishery Gibran Huzaifah. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Perusahaan startup (rintisan) akuakultur Indonesia yang berbasis di Bandung, eFishery baru-baru ini telah mengumpulkan pendanaan seri D sebesar US$108 juta atau kurang lebih Rp1,6 triliun. Dengan demikian, mendorong nilai valuasi perusahaan pasca-uangnya menjadi US$1,3 miliar, menurut VentureCap Insights, sehingga eFishery sudah termasuk perusahaan startup Unicorn. 

Sekadar diketahui, perusahaan startup yang sudah menyandang predikat unicorn adalah perusahaan tertutup yang taksiran nilainya sudah melewati US$1 miliar atau di kisaran Rp14,9 triliun.

Merespons statusnya perusahaan rintisannya yang menjadi Unicron, CEO dan Co-founder eFishery Gibran Huzaifah mencuitkan di akun Twitter-nya @gibranhuzaifah pada 26 Mei 2023, eFishery dari 1.206 perusahaan senilai lebih dari US$1 miliar di dunia, 251 perusahaan finansial teknologi (fintek), 228 SaaS, 103 e-commerce, 66 logistik, dan 31 edtech. 

Namun, katanya hanya ada satu perusahaan startup yang bergerak di sektor akuakultur dengan bantuan teknologi atau ia menyebutnya dengan 'fishtech', secara global, dan itu dari Indonesia. Menurutnya, itu membuktikan bahwa kalau manusia berfokus pada persoalan lokal yang ada di tanah air, maka niscaya bisa jadi pemenang global. 

"Buktinya jika kami fokus pada masalah lokal, kami bisa menjadi pemenang global," dikutip Techverse.asia pada Selasa (31/5/2023). 

Baca Juga: Akselerator Startup yang Didukung Kominfo, Startup Studio Indonesia Targetkan 150 Perusahaan Rintisan hingga Awal 2024

Pendanaan ke efishery senilai triliunan rupiah tersebut dipimpin oleh 42XFund atau juga dikenal dengan 642 Global Expansion Fund yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Investor lainnya yang ikut menanamkan modal yaitu SoftBank Vision Fund dan Northstar Group. 

Adapun nominal investasi yang dilakukan 42XFund nilainya mencapai US$100 juta. Sementara itu, masing-masing SoftBank Vision Fund Northstar Group berinvestasi hampir US$5 juta dan US$3 juta. Sebelumnya, e-Fishery terakhir mengumpulkan pendanaan senilai US$90 juta dalam putaran pendanaan seri C pada Januari 2022 lalu.

Efishsery sendiri mulai didirikan pada tahun 2013 di Kota Kembang, perusahaan startup ini memasuki pasar dengan perangkat Internet of Things (IoT) bernama eFishery Feeder, yang memungkinkan pemberian pakan secara otomatis di tambak ikan dan udang.

Menurut Gibran, ia mendirikan usaha ini agar Indonesia bisa memiliki kurang lebih satu juta pembudidaya ikan sebagai anggota koperasi digital setidaknya sampai tahun 2025 mendatang. "Pada 2025 kami ingin punya paling tidak satu juta petani ikan dan mereka bisa menjadi anggota koperasi digital efishery," ujarnya. 

Di samping mendapat modal fantastis, sumber pendapatan lainnya termasuk eFishery Mall (pasar untuk menjual pakan ikan dan udang), eFishery Fresh (platform yang menjual ikan dan udang segar kepada pelanggan B2B), dan Kabayan (program bayar nanti untuk pembudidaya ikan).

Sebenarnya rumor terkait dengan eFishery yang menggalang dana sudah beredar sejak Maret 2023 kemarin. Saat itu, startup perikanan tersebut melakukan diskusi dengan perusahaan teknologi Abu Dhabi yaitu 42XFund yang dimiliki oleh Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan.

Baca Juga: Kelas Perempuan Maju Digital: Cara Tokopedia Dukung Perempuan Berdaya di Era Digital

eFishery yang telah menjelma menjadi perusahaan unicorn, maka sejauh ini di Indonesia setidaknya tercatat sudah ada 14 startup unicorn. Ke-14 perusahaan startup unicorn tersebut adalah Gojek, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, Tiket.com, Dana, Xendit, Kredivo, OVO, Blibli, Kopi Kenangan, dan J&T Express. 

Kontribusi terhadap perekonomian

Dilansir dari situs resmi eFishery, sampai saat ini perusahaan sudah membantu lebih dari 70 ribu pembudidaya ikan yang tersebar di 280 kabupaten/kota di Indonesia melalui teknologi. Memfasilitasi transaksi ikan air tawar hingga Rp1,1 triliun, transaksi udang mencapai Rp1,12 triliun, hingga memfasilitasi transaksi pakan mencapai Rp1,99 triliun. 

Selain itu, dari sisi perekonomian, eFishery telah berkontribusi sebesar Rp3,4 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor akuakultur pada 2022. Dengan begitu, jumlah tersebut setara dengan 1,55 persen dari total PDB di sektor akuakultur

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:46 WIB

Shutterstock Memperluas Solusi AI Generatif Komersial dengan AI Video Generator

Sistem kreatif terintegrasi di mana konten premium dan AI berkonvergensi untuk menghasilkan output berkualitas tinggi yang dapat dilisensikan.
Video generator milik Shutterstock. (Sumber: Shutterstock)
Techno01 Mei 2026, 17:36 WIB

Colorful Luncurkan 2 Motherboard Battle-Ax Terbaru dengan Wi-Fi 7

Konektivitas Wi-Fi 7 untuk latensi lebih rendah dan koneksi lebih stabil.
Colorful B860M dan B870M Series. (Sumber: istimewa)
Techno01 Mei 2026, 17:08 WIB

Hollyland Melo P1, Studio Nirkabel yang Dirancang untuk Kreasi Audio Cepat

Set ini terdiri dari mikrofon, mixer, earphone, dan remote control.
Hollyland Melo P1.
Techno01 Mei 2026, 16:38 WIB

Saramonic WiTalk9 X: Sistem Interkom Nirkabel Ringan dengan Desain Modular

Desain modular pertama di industri untuk fleksibilitas maksimal.
Saramonic WiTalk9 X. (Sumber: Saramonic)
Techno01 Mei 2026, 15:54 WIB

DJI Menghadirkan Mikrofon Nirkabel Mic Mini 2 Baru, Intip Speknya

Mikrofon nirkabel ringkas DJI dilengkapi penutup depan berwarna-warni untuk menyesuaikan dengan gaya apa pun.
DJI Mic Mini 2. (Sumber: DJI)
Automotive30 April 2026, 17:45 WIB

Hyundai IONIQ V Dipamerkan di Auto China 2026, Daya Jelajah Sampai 600 Km

Tiongkok diposisikan sebagai pusat strategis untuk inovasi EV dan daya saing global.
Hyundai IONIQ V.
Automotive30 April 2026, 17:16 WIB

Toyota Alphard Hybrid Kini Didukung Welcab Access Seat

Tambahan ini bermanfaat guna memberikan pengalaman yang nyaman bagi keluarga tercinta.
Toyota Alphard Hybrid EV. (Sumber: Toyota)
Techno30 April 2026, 16:52 WIB

Motorola Edge 70 Pro Debut Global, Pakai Cip Dimensity 8500 Extreme

Motorola meluncurkan Edge 70 Pro yang ramping dan modis serta pendekatan desain Collections by Motorola yang baru.
Motorola Edge 70 Pro. (Sumber: Motorola)