Techverse.asia - Floq resmi mengumumkan kerja sama strategisnya yang menunjukkan arah perkembangan industri aset global, yang mencakup Adjust, E-Cloud Valley, Ondo Finance, Ripple dan Verihubs yang mendukung tokenisasi di dunia nyata, infrastruktur komputasi awan (cloud), keamanan digital, identitas, analitik, dan stabilitas platform.
Baca Juga: Laporan Indeks Daya Saing Digital 2026 Soroti Fase Transformasi Digital Indonesia
Floq x Ripple menghadirkan Ripple USD (RLUSD) yang merupakan stablecoin enterprise-grade yang dikembangkan oleh Ripple, di ekosistem aset digital Indonesia.
Adanya RLUSD ini mencerminkan kian pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan di dunia nyata, manajemen likuiditas, hingga akses terhadap aset berbasis dolar Amerika Serikat (AS).
Pun juga berkolaborasi bersama Ondo Finance yang merepresentasikan salah satu tren paling signifikan dalam industri kekinian, yakni tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets. "Perkembangan ini membuka peluang bagi akses yang lebih luas akan instrumen keuangan yang sebelumnya cuma tersedia bagi segmen tertentu," terang Pendiri sekaligus CEO Floq Yudhono Rawis.
Baca Juga: MEXC Ventures Investasi ke Bursa Kripto Triv, Akselerasi Ekspansi di Asia Tenggara
Menurutnya, dua perkembangan itu menunjukkan bagaimana industri aset digital semakin bergerak dari fase spekulasi menuju fase integritas, utilitas, dan adopsi yang lebih luas. Salah satu perubahan paling besar, lanjut dia, terjadi di dalam industri aset digital saat ini ialah terjadinya pergeseran fokus dari adopsi menuju integrasi.
"Kami yakin kalau masa depan industri enggak akan dibangun oleh satu perusahaan secara sendiri-sendiri," ujarnya.
Pertumbuhan yang berkelanjutan memerlukan kolaborasi antara platform, regulasi, intitusi, penyedia teknologi, penyedia infrastruktur dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang punya andil terkait dengan pembentukan fondasi industri.
"Kolaborasi itu tak sekadar logo bersanding dengan logo dalam sebuah acara. Kolaborasi adalah bagaimana sejumlah pihak dengan keahlian yang berbeda dapat bekerja sama guna menciptakan nilai yang lebih besar bagi pengguna maupun industri," katanya.
Baca Juga: Rain Kumpulkan Pendanaan Seri C, Tingkatkan Pembayaran Pakai Stablecoin
Ke depan, perusahaan rintisan ini bakal fokus terhadap pengembangan produk, perluasan kolaborasi strategis, peningkatan pengalaman konsumen, dan kontribusi kepada pertumbuhan industri yang jauh lebih matang, berkelanjutan, dan inklusif.
Di sisi lain, memperingati satu tahun perjalanannya, Floq telah menyelenggarakan acara bertajuk The Genesis, yang menandai dimulainya fase pertumbuhan selanjutnya bagi perusahaan serta ekosistem aset digital Tanah Air.
Floq sendiri juga telah mendapat pendanaan senilai US$11,3 juta melayani lebih dari 1,8 juta pengguna yang sudah terdaftar, dan memperluas kolaborasi dengan sejumlah mitra global dan institusional.
"Pencapaian tersebut membuktikan bahwa kami mampu membangun pelantar yang bisa dipercaya oleh banyak pengguna," imbuhnya.
Baca Juga: Harga Aset Digital Melonjak, Penting untuk Memilih Platform Kripto Terpercaya
Namun yang lebih penting, katanya, tahun pertama Floq memberikan fondasi bagi apa yang mereka bakal bangun ke depannya. Floq juga melihat bila pertumbuhan industri ke depan bakal semakin ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kepercayaan, mendorong inovasi, dan menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.
Tema The Genesis sendiri dipilih untuk menandai suatu awal. Dengan membawa semangat ini, Floq memperkenalkan fase pertumbuhan berikutnya yang fokus pada inovasi, kolaborasi strategis, dan penguatan ekosistem aset digital di dalam negeri.
Sekadar diketahui, Floq didirikan oleh tiga orang yakni Timothy Ronald dan Kalimasada bersama Yudhono Rawis, mereka bertiga membawa pendekatan yang ramah kepada pemula supaya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Kehadiran mantan CEO Tokocrypto itu dalam jajaran pendiri juga semakin memperkuat kredibilitas dan strategi ekspansi perusahaan tersebut.
Baca Juga: Jumlah Investor Terus Meningkat, Reku Tetap Mendorong Masyarakat Bijak Berinvestasi Kripto













