Techverse.asia - Apple baru-baru ini resmi mengumumkan bahwa mereka menaikkan harga banyak produk, termasuk laptop MacBook Neo, yang sekarang mulai diterapkan di Amerika Serikat. Namun demikian, langkah ini tidak memengaruhi produk andalan utamanya yaitu iPhone.
Baca Juga: Oppo Memperkenalkan Reno 16 Series, Punya Desain Planet Pop 3D
Laptop terbaru Apple, MacBook Neo kelas entry-level, mengalami kenaikan harga US$100 dari US$600 menjadi US$700. Selain itu, laptop model MacBook Air 13 inci 512GB sekarang berharga US$1.300, naik dari US$1.100, sementara MacBook Pro 1TB dengan cip M5 sekarang seharga US$2000, juga naik US$300.
Lebih lanjut, perangkat tablet iPad juga mengalami kenaikan harga. Kini, di Negeri Paman Sam, iPad Air sekarang berharga US$750, naik dari US$600, dan Pro sekarang berharga US$1.200, naik dari US$1000. Model iPad dasar dengan cip A16 sekarang berharga US$450, bukan US$350, dan iPad Mini dengan cip A17 berharga US$600, bukan US$500.
Perangkat rumah pintar Apple juga semakin mahal. Apple HomePod standar naik dari US$300 menjadi US$350, HomePod Mini naik dari US$100 menjadi US$130, dan kotak Apple TV naik dari US$100 menjadi US$130. Headset Apple Vision Pro sekarang dihargai US$3.700, dari harga sebelumnya yang sudah mahal yaitu US$3.500.
Baca Juga: Apple Memperkenalkan Siri AI: Asisten yang Jauh Lebih Mumpuni dan Personal
“Industri elektronik konsumen menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ekspansi pesat pusat data AI (kecerdasan buatan) kini telah menciptakan lonjakan permintaan yang luar biasa untuk memori dan penyimpanan,” bunyi pernyataan resmi Apple.
Kenaikan harga tersebut disebabkan oleh kekurangan cip memori yang sedang berlangsung, yang telah menyebabkan harga RAM dan penyimpanan SSD yang digunakan dalam produk seperti MacBook Neo meroket.
Pada Maret 2026, firma analis Counterpoint mencatat bahwa harga DRAM smartphone telah melonjak sebesar 50 persen, dan harga penyimpanan NAND Flash telah melonjak lebih dari 90 persen dari kuartal ke kuartal pada kuartal pertama (Q1) 2026.
Baca Juga: Daftar iPhone yang Kompatibel dengan iOS 27, Ini Pembaruan yang Dijanjikan
Perusahaan seperti OpenAI dan Meta pun telah membeli sejumlah besar cip memori untuk server AI mereka, yang mengakibatkan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang mendorong kenaikan harga.
"Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebanyak ini, secepat ini. Sejauh ini kami telah melindungi pelanggan kami dari kenaikan ini, tetapi sekarang kami telah mencapai titik di mana kami perlu mulai menaikkan harga sejumlah produk, termasuk kenaikan harga hari ini untuk iPad dan Mac," kata CEO Apple Tim Cook.
Perusahaan besutan Steve Jobs ini belum mengungkapkan langkah-langkah apa selain kenaikan harga yang telah diambil untuk mengatasi kenaikan biaya memori. Analis memperkirakan Apple akan menaikkan harga iPhone dalam beberapa bulan mendatang dan mengatakan kenaikan harga terbaru ini dapat mendorong beberapa calon pembeli untuk mempercepat keputusan pembelian mereka.
Baca Juga: OpenAI Resmi Mengakuisisi Roi: Aplikasi Investasi Pribadi Berbasis Kecerdasan Buatan
“Ponsel iPhone tidak akan luput, kenaikan harganya akan segera terjadi. Sangat strategis bagi Apple untuk membuat pengumuman kenaikan harga sebelum peluncurannya pada September mendatang, sehingga berita utama saat peluncuran bukanlah kenaikan harga tetapi nilai yang dibawa oleh ponsel baru tersebut," kata Direktur Riset Senior IDC Nabila Popal.
Harga memori akses acak dinamis (DRAM), yang digunakan di hampir semua perangkat teknologi modern, naik hingga 98 persen pada kuartal pertama tahun ini dan diperkirakan akan melonjak lagi sebesar 58 persen hingga 63 persen pada kuartal saat ini, menurut pelacak industri TrendForce.
Sebelumnya diberitakan pula bahwa Tim Cook mengatakan kepada The Wall Street Journal (WSJ) bahwa kenaikan harga adalah sesuatu yang "tidak dapat dihindari" karena situasi seputar cip memori telah menjadi "tidak berkelanjutan".
“Pasokan (cip) berkurang pada saat konsumen menginginkan perangkat dan para produsen memori menaikkan harga secara signifikan,” katanya.
Baca Juga: Apple Memperkenalkan MacBook Neo, Intip Harga dan Speknya













