Floq Kantongi Pendanaan Senilai Rp203 Miliar, Ramaikan Daftar Pelantar Penukaran Kripto

Rahmat Jiwandono
Senin 08 Juni 2026, 17:24 WIB
Floq. (Sumber: ist)

Floq. (Sumber: ist)

Techverse.asia - Pelantar penukaran kripto asal Indonesia, Floq, resmi mengumumkan telah mendapat modal baru senilai US$11 juta atau setara dengan Rp203 miliaran. Uang ini dilaporkan bakal digunakan untuk mengakselerasi ekspansi bisnis startup ini di Indonesia.

Juga untuk memperkuat keamanan siber, infrastruktur teknologi, tata kelola, pengembangan produk, hingga kepatuhan regulasi. Pendanaan tersebut datang dari investor swasta serta institusi, yakni Ascent HFX Group dan MD Capital.

Baca Juga: MEXC Ventures Investasi ke Bursa Kripto Triv, Akselerasi Ekspansi di Asia Tenggara

Pendanaan ini hadir di kala lonjakan adopsi aset digital, baik di dalam negeri atau pun luar negeri, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kripto di kawasan Asia Tenggara.

Sekadar diketahui, Floq didirikan oleh tiga orang yakni Timothy Ronald dan Kalimasada bersama Yudhono Rawis, mereka bertiga membawa pendekatan yang ramah kepada pemula supaya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Kehadiran mantan CEO Tokocrypto itu dalam jajaran pendiri juga semakin memperkuat kredibilitas dan strategi ekspansi perusahaan tersebut.

Baca Juga: Puluhan Tim Dapatkan Hibah Pendanaan dari Program My First $1000

Di sisi lain, keberhasilan Floq ini berkelindan dengan pencapaian Floq yang sukses mendapatkan lebih dari 1,8 juta pengguna yang telah terdaftar dalam waktu kurang dari setahun. Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi aset digital, khususnya di kalangan para pemilik modal.

Lebih jauh, Floq juga mempercepat pengembangan produk mereka, termasuk fitur xStocks yang telah dirilis pada akhir tahun kemarin. Fitur ini memungkinkan pemakai aplikasi Floq guna melakukan perdagangan aset saham berbasis global seperti Apple, Nvidia, hingga Tesla dalam bentuk token yang tersedia 24 jam lewat teknologi blockchain.

Inovasi itu menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menjembatani keuangan tradisional dengan ekosistem Web3, sekaligus membuka akses investasi global yang lebih eksklusif lagi bagi pemakai domestik.

Baca Juga: 5 Tahun Usia Tokocrypto, Terus Dorong Pertumbuhan Pasar dan Adopsi Kripto di Indonesia

Floq sendiri beroperasi di bawah pengawasan regulator nasional dan telah memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Startup ini juga terdaftar sebagai salah satu dari sembilan Pedagang Aset Keuangan Digital (PKAD) berizin yang menjadi anggota CFX sebagai penukaran kripto resmi pertama di Tanah Air.

Dengan begitu, mereka juga menjadi anggota bursa kripto nasional, memastikan operasionalnya berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Tak berhenti di situ, pendanaan tersebut mencerminkan potensi besar akan industri kripto di Indonesia, sejalan dengan semakin matangnya regulasi industri aset itu.

Apalagi, per 10 Januari 2025, pengawasan industri ini telah resmi berganti dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK. Berkat adanya transaksi berdampak tersebut, pelantar penukaran kripto bakal sangat menarik para investor di dalam negeri yang mencapai 21,37 juta akun per Maret tahun ini.

Sehingga membuat Indonesia menduduki ranking ketiga secara global dalam indeksi adopsi kripto. Sementara itu, volume perdagangan pasar spot pada periode 1-31 Maret 2026 tercatat mencapai sebesar Rp22,2 triliun.

Baca Juga: Minat Crypto Futures Meningkat, Reku Hadirkan Fitur Flexible Leverage 1-25x

Pertumbuhan ini didorong oleh lebih meningkatnya literasi digital, penetrasi teknologi finansial atau tekfin, dan dukungan aturan yang lebih klir. Floq jadi salah satu pemain yang memanfaatkan momentum tersebut guna memperluas cakupan inovasi serta layanan mereka.

Berkat kombinasi pendanaan anyar, inovasi produk, dan pertumbuhan pengguna, Floq menargetkan posisinya di pasar domestik sekaligus membuka peluang ekspansi ke tingkat regional. Sekadar informasi, Floq sejatinya merupakan hasil rebranding atau reka ulang merek dari PT Kripto Maksima Koin, entitas bisnis yang sebelumnya diakuisisi oleh PT Gojek Tokopedia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juli 2026, 22:34 WIB

LG Xboom Stage 501: Speaker Portabel dengan Daya Tahan Baterai Seharian

Perangkat ini menggabungkan karaoke bertenaga AI, output suara yang kuat, dan fitur audio adaptif.
LG Xboom Stage 501.
Techno17 Juli 2026, 22:22 WIB

Harga Samsung Galaxy A27 5G di Indonesia, Ada 2 Varian Memori

Komitmen update software 6 generasi dan 6 tahun pembaruan keamanan menjadikan Galaxy A27 5G investasi produktivitas jangka panjang.
Samsung Galaxy A27 5G. (Sumber: Samsung)
Travel17 Juli 2026, 16:55 WIB

Traveloka Bantu Promosi Singapura Supaya Dikunjungi Wisatawan dari Indonesia

Kesepakatan keempat sejak 2019 ini memperkuat kampanye pemasaran bersama (co-branded campaigns) dan pemasaran destinasi berbasis data di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia.
Traveloka x Singapore Tourism Board. (Sumber: ist)
Startup17 Juli 2026, 16:15 WIB

Rize Dapat Pendanaan Seri B Sebesar Setengah Triliun

Percepat pertanian padi berkelanjutan di seluruh Asia Tenggara dan modernisasi salah satu komoditas pangan terpenting di dunia.
Rize. (Sumber: istimewa)
Techno17 Juli 2026, 16:13 WIB

Roblox Build: Cara Baru untuk Berkreasi di Platform Roblox

Kreator dengan berbagai tingkat pengalaman dapat segera mengubah perintah teks menjadi gim yang siap dipublikasikan melalui aplikasi Roblox.
Roblox Build. (Sumber: roblox)
Techno17 Juli 2026, 15:53 WIB

Huawei Pura 90s Series Meluncur Global, Cek Spesifikasinya

Perangkat ini terdiri dari dua model yakni Huawei Pura 90s Pro Max dan Pro.
Huawei Pura 90s Series. (Sumber: Huawei)
Lifestyle17 Juli 2026, 13:54 WIB

The Odyssey Targetkan Pendapatan Pembukaan Rp1,79 Triliun di Box Office Domestik

Karya terbaru Nolan yang diadaptasi dari cerita Kuda Troya Yunani yang melegenda.
Karakter Odysseus diperankan oleh Matt Damon. (Sumber: Universal Pictures.)
Automotive17 Juli 2026, 13:51 WIB

Ford Hadirkan 4 Mobil Sekaligus untuk Pasar Indonesia, Cek Selengkapnya

Ford RMA Indonesia Perkuat DNA Built Ford Tough melalui mobil-mobil tersebut.
Ford meluncurkan  Everest Platinum 3.0L V6 dan tiga model Ranger terbaru. (Sumber: Ford)
Techno16 Juli 2026, 20:14 WIB

Bang & Olufsen Beo Grace Sekarang Tersedia dalam Warna Honey Tone

Earbud ini telah dirilis pada awal tahun ini.
Bang & Olufsen Beo Grace warna Honey Tone. (Sumber: null)
Techno16 Juli 2026, 18:53 WIB

OpenAI Merilis Model Suara Baru untuk Percakapan Langsung yang Lebih Alami

Model GPT-Live-1 yang baru dapat berbicara dan mendengarkan secara bersamaan.
GPT-Live-1 dan GPT-Live 1 mini. (Sumber: OpenAI)